BANYUMASEKSPRES.ID, SKOTLANDIA — Misteri Monster Loch Ness kembali menjadi perhatian setelah dua turis asing melaporkan melihat sosok misterius di Danau Loch Ness, Skotlandia.
Dua laporan terbaru tersebut telah masuk dalam Official Loch Ness Monster Sightings Register dan membuat jumlah laporan penampakan yang tercatat sepanjang 2026 mencapai 15 laporan.
Kabar mengenai penampakan Monster Loch Ness kembali menarik perhatian karena laporan terbaru datang dari dua wisatawan yang berada di lokasi berbeda dan menggambarkan objek misterius dengan karakteristik yang berbeda pula.
Meski demikian, laporan tersebut merupakan klaim penampakan dan belum menjadi bukti ilmiah mengenai keberadaan monster yang selama puluhan tahun menjadi salah satu misteri paling terkenal di dunia.
Laporan pertama datang dari Norbert Kawka, seorang turis asal Malta. Ia mengaku melihat sosok misterius di Danau Loch Ness pada 5 Agustus 2026 sekitar pukul 20.50 waktu setempat.
Menurut Kawka, objek yang dilihatnya berada di permukaan danau selama kurang lebih 15 menit.
Ia menggambarkan sosok tersebut bergerak melawan arus dengan gerakan berlekuk yang menyerupai gerakan belut berukuran sangat besar.
Kawka memperkirakan makhluk tersebut memiliki panjang setidaknya tujuh meter.
Juru bicara Official Loch Ness Monster Sightings Register mengatakan kondisi Danau Loch Ness saat laporan tersebut dibuat relatif tenang. Cuaca dilaporkan berkabut tipis dan disertai gerimis ringan.
“Cuaca saat itu berkabut tipis disertai gerimis halus, tidak ada angin, dan kondisi permukaan air sangat tenang. Dia memperkirakan ukuran makhluk tersebut panjangnya setidaknya tujuh meter,” ujar juru bicara tersebut.
Kondisi permukaan air yang tenang menjadi salah satu faktor yang menurut laporan memungkinkan Kawka mengamati objek misterius tersebut dalam waktu cukup lama.
Beberapa jam kemudian, laporan penampakan lainnya muncul.
Pada 6 Agustus 2026, wisatawan asal Barcelona, Spanyol, Jocelyn Boyce, mengaku melihat objek misterius ketika berada di Danau Loch Ness bersama keluarganya.
Boyce menyebut dirinya melihat objek berwarna gelap yang tampak seperti sebuah gundukan dari jarak sekitar 800 meter.
Ia kemudian sempat mengarahkan kamera ponselnya ke objek tersebut dan merekamnya.
Namun, objek misterius itu kemudian dilaporkan tenggelam ke dalam air sebelum dapat diamati lebih lama.
Laporan Boyce menjadi tambahan terbaru dalam daftar penampakan Monster Loch Ness yang tercatat pada 2026.
Misteri Monster Loch Ness sebelumnya kembali mencuat setelah laporan dari Shaun Sloggie, seorang kapten kapal yang telah selama 11 tahun mengemudikan kapal di Danau Loch Ness.
Pada Mei 2026, Sloggie mengaku mendeteksi sebuah objek di bawah permukaan danau menggunakan pemindai sonar.
Objek tersebut disebut berada di kedalaman sekitar 91 meter. Menurut Sloggie, hasil pemindaian menunjukkan sesuatu yang menurutnya tidak biasa.
“Ini adalah kontak radar paling gila yang pernah saya lihat. Bentuk lengkungannya mengindikasikan adanya kantong udara, menandakan objek itu makhluk hidup,” kata Sloggie.
Sloggie bahkan menduga bentuk objek yang terdeteksi melalui sonar tersebut menyerupai plesiosaurus, reptil laut purba yang telah lama punah.
Namun, dugaan tersebut tetap merupakan interpretasi terhadap hasil deteksi dan bukan bukti bahwa plesiosaurus atau Monster Loch Ness benar-benar hidup di danau tersebut.
Monster Loch Ness atau yang sering dijuluki Nessie merupakan makhluk legendaris yang dipercaya sebagian orang menghuni Danau Loch Ness di Skotlandia.
Kisah mengenai Nessie telah berkembang selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dari daya tarik wisata kawasan tersebut.
Berbagai laporan mengenai sosok misterius di permukaan maupun bawah air Danau Loch Ness telah muncul dari waktu ke waktu.
Sejumlah teori telah dikemukakan untuk menjelaskan berbagai penampakan.
Selain kemungkinan hewan besar, objek yang terlihat dari kejauhan juga dapat berupa gelombang, kayu yang mengapung, burung air, atau fenomena alam lainnya.
Sementara itu, dugaan bahwa Nessie merupakan plesiosaurus juga menghadapi persoalan ilmiah karena plesiosaurus diketahui merupakan kelompok reptil laut purba yang telah punah dan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan hewan tersebut bertahan hidup hingga zaman modern.
Dengan masuknya dua laporan dari Norbert Kawka dan Jocelyn Boyce, jumlah laporan penampakan Monster Loch Ness yang tercatat dalam Official Loch Ness Monster Sightings Register sepanjang 2026 disebut telah mencapai 15 laporan.
Dua laporan terbaru tersebut kembali menghidupkan perbincangan mengenai Nessie, terutama karena salah satu saksi memperkirakan melihat objek sepanjang tujuh meter, sementara saksi lainnya mengaku berhasil merekam objek gelap yang kemudian tenggelam.
Meski menarik perhatian publik, setiap laporan penampakan Monster Loch Ness tetap perlu dilihat secara kritis.
Kesaksian dan rekaman visual dapat menjadi bahan dokumentasi, tetapi belum secara otomatis membuktikan keberadaan makhluk misterius tersebut.
Untuk saat ini, misteri Monster Loch Ness masih menjadi teka-teki. Danau Loch Ness pun tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Skotlandia, sekaligus lokasi yang terus memunculkan cerita tentang sosok legendaris bernama Nessie. (*/stch/dda)













