Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Cita Citata Tekuni Hobi Melukis Setelah Menikah dengan Didi Mahardika
Prediksi Crystal Palace vs Manchester City: Duel Dua Pelatih Baru, The Citizens Diunggulkan Menang

Prediksi Crystal Palace vs Manchester City: Duel Dua Pelatih Baru, The Citizens Diunggulkan Menang

Adu Taktik Dua Pelatih BaruAdu Taktik Dua Pelatih Baru

BANYUMASEKSPRES.ID, Crystal Palace akan menghadapi ujian berat saat menjamu Manchester City pada pekan kedua Liga Primer Inggris 2026/2027.

Pertandingan Crystal Palace vs Manchester City dijadwalkan berlangsung di Selhurst Park, Sabtu (29/8/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga ini menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik perhatian karena mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang memasuki era baru bersama pelatih anyar.

Crystal Palace datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Everton pada pertandingan pembuka.

Hasil tersebut membuat The Eagles harus segera memperbaiki efektivitas permainan jika ingin mendapatkan poin saat menghadapi Manchester City.

Menariknya, kekalahan dari Everton tidak sepenuhnya menggambarkan performa Palace.

Tim asuhan Pierre Sage sebenarnya mampu menciptakan peluang dengan lebih baik.

Palace mencatat expected goals (xG) sebesar 1,96, sedangkan Everton hanya 1,12. Persoalannya adalah penyelesaian akhir yang belum maksimal.

Pelatih Pierre Sage menyadari bahwa timnya harus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan peluang.

Menghadapi Manchester City, peluang sekecil apa pun harus dapat dikonversi menjadi ancaman serius.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi lini depan Palace. Eddie Nketiah dan Jean-Philippe Mateta diharapkan mampu tampil lebih efektif ketika berhadapan dengan pertahanan The Citizens.

Palace sebenarnya memiliki kenangan positif ketika bertemu Manchester City. The Eagles pernah mengalahkan City dengan skor 1-0 pada final Piala FA 2025.

Namun, catatan tersebut tidak otomatis membuat Palace menjadi favorit pada pertandingan kali ini.

Apalagi, Manchester City datang dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan pada laga perdana.

Dalam dua pertemuan Premier League musim lalu, City juga berhasil mengalahkan Palace dengan skor 3-0.

Manchester City mengawali era Enzo Maresca dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Bournemouth.

The Citizens sempat tertinggal sebelum Marc Guehi menyamakan kedudukan dan Josko Gvardiol mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

Kemenangan tersebut memberikan modal penting bagi Maresca, terutama karena City masih harus beradaptasi dengan perubahan besar setelah era Pep Guardiola berakhir.

Maresca mengakui timnya masih berada dalam proses pembangunan. Pelatih asal Italia tersebut bahkan terus mencari solusi untuk mengatasi berbagai persoalan di dalam skuad. Salah satu eksperimennya adalah memainkan Marc Guehi di lini tengah.

Meski belum tampil sempurna, mentalitas City mendapatkan apresiasi. Mereka mampu membalikkan keadaan pada pertandingan pertama dan menunjukkan karakter kuat hingga menit-menit akhir.

Crystal Palace menghadapi sejumlah persoalan kebugaran menjelang pertandingan.

Ismaila Sarr dipastikan belum dapat bermain karena cedera pangkal paha. Chadi Riad juga masih diragukan setelah mengalami masalah pada lutut.

Namun, kedatangan Axel Disasi menjadi kabar positif bagi Pierre Sage. Bek yang dipinjam dari Chelsea tersebut sudah mengikuti latihan dan berpeluang menjalani debut bersama Palace.

Situasi di kubu Manchester City juga belum sepenuhnya ideal. Jérémy Doku masih menepi akibat cedera betis. Sementara itu, kondisi Matheus Nunes belum sepenuhnya fit.

Elliot Anderson sempat mengalami kram, tetapi laporan terbaru menyebut kondisinya baik-baik saja.

City juga sedang melakukan penyesuaian besar terhadap komposisi skuad. Maresca harus menemukan keseimbangan antara pemain lama, rekrutan baru, serta sejumlah pemain yang baru kembali setelah menjalani agenda internasional.

Duel Pierre Sage vs Enzo Maresca

Pertandingan Crystal Palace vs Manchester City bukan hanya tentang pertarungan pemain di atas lapangan.

Duel ini juga menjadi kesempatan bagi Pierre Sage dan Enzo Maresca untuk menunjukkan perkembangan proyek masing-masing.

Sage harus membangun kembali Palace setelah kepergian Oliver Glasner, sementara Maresca mendapat tugas jauh lebih besar karena harus membawa City melewati periode transisi setelah Guardiola.

Kedua pelatih sama-sama membutuhkan hasil positif. Palace ingin menghindari kekalahan kedua secara beruntun, sedangkan City berambisi meraih kemenangan kedua untuk menjaga momentum awal musim.

Bagi Manchester City, kemenangan atas Bournemouth menjadi bukti bahwa mereka mampu merespons tekanan. Namun, performa mereka masih perlu ditingkatkan.

Reuters mencatat City masih harus beradaptasi dengan sistem Maresca dan kehilangan sejumlah pemain penting dalam periode transisi.

Prediksi Crystal Palace vs Manchester City

Secara kualitas skuad dan pengalaman, Manchester City masih lebih diunggulkan.

The Citizens juga memiliki momentum setelah meraih kemenangan pada pertandingan pembuka.

Namun, Palace memiliki keuntungan bermain di kandang dan dapat memanfaatkan masalah adaptasi City.

Jika Nketiah dan Mateta mampu memaksimalkan peluang, pertandingan berpotensi berlangsung ketat.

Manchester City kemungkinan akan lebih dominan dalam penguasaan bola, sedangkan Palace dapat mengandalkan serangan balik dan memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan City.

Pertandingan ini juga menjadi laga yang menarik untuk melihat seberapa cepat Maresca dan Sage mampu membentuk identitas baru tim masing-masing.

Dengan bursa transfer yang masih berjalan hingga awal September, komposisi kedua skuad bahkan masih berpotensi mengalami perubahan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tekuni Hobi Melukis

Cita Citata Tekuni Hobi Melukis Setelah Menikah dengan Didi Mahardika