BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Fasilitas internet gratis di Alun-Alun Purwokerto mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyumas seiring tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banyumas menyiapkan opsi penambahan kapasitas jaringan untuk mengakomodasi lebih banyak pengguna.
Saat ini, fasilitas WiFi gratis Alun-Alun Purwokerto dapat digunakan masyarakat selama 24 jam setiap hari.
Layanan tersebut memiliki kapasitas hingga 100 pengguna yang dapat terhubung secara bersamaan.
Sekretaris Dinkominfo Kabupaten Banyumas Imam Munsyarif mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan internet gratis di kawasan tersebut.
Berdasarkan hasil monitoring, jumlah pengguna yang memanfaatkan layanan secara bersamaan berada di kisaran 100 orang.
“Masih 24 jam, setiap hari. Kita monitor ada sekitar 100 pengguna,” kata Imam.
Tingginya penggunaan fasilitas internet gratis menjadi salah satu pertimbangan Dinkominfo Banyumas untuk meningkatkan kapasitas jaringan.
Monitoring dilakukan untuk mengetahui seberapa besar intensitas masyarakat dalam menggunakan layanan tersebut.
Dengan pemantauan tersebut, pemerintah dapat menentukan apakah kapasitas yang tersedia saat ini masih mencukupi atau perlu ditambah.
Terlebih, Alun-Alun Purwokerto kini menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.
Imam menjelaskan, penambahan kapasitas belum dapat dilakukan secara langsung karena perangkat pendukung yang tersedia saat ini masih terbatas.
Namun, Dinkominfo Banyumas membuka kemungkinan untuk menambah peralatan apabila penggunaan jaringan terus mengalami peningkatan.
“Insha Allah kalau memang kami monitoring intensitas pengguna tinggi, kami upayakan tambah lagi di sisi Barat. Bisa ditambah sampai 200 orang,” ujarnya.
Rencana peningkatan tersebut akan dilakukan dengan menambah perangkat di sisi barat Alun-Alun Purwokerto.
Jika terealisasi, kapasitas internet gratis yang saat ini dapat digunakan oleh sekitar 100 orang secara bersamaan berpotensi meningkat menjadi 200 pengguna sekaligus.
Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat lebih nyaman ketika memanfaatkan fasilitas internet di ruang publik.
Dengan jumlah pengguna yang lebih banyak, akses WiFi gratis juga diharapkan tetap dapat digunakan secara optimal ketika kawasan alun-alun sedang ramai.
Keberadaan fasilitas internet gratis menjadi salah satu layanan publik yang semakin dibutuhkan masyarakat.
Internet tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga untuk berkomunikasi, mencari informasi, mengakses layanan digital, hingga menunjang aktivitas pekerjaan maupun pendidikan.
Dinkominfo Banyumas mencatat peningkatan penggunaan internet gratis mulai terlihat setelah Alun-Alun Purwokerto dibuka untuk umum.
Intensitas penggunaan semakin tinggi ketika jumlah pengunjung kawasan tersebut meningkat.
Kondisi paling terlihat terjadi pada akhir pekan. Banyaknya masyarakat yang datang ke alun-alun membuat kebutuhan terhadap akses internet gratis ikut meningkat.
“Terutama pada akhir pekan ketika pengunjung ramai,” pungkas Imam.
Karena itu, Dinkominfo tidak hanya melihat jumlah pengguna pada hari biasa, tetapi juga memperhatikan pola penggunaan saat akhir pekan.
Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan penambahan perangkat dan kapasitas jaringan.
Rencana penambahan kapasitas WiFi gratis di Alun-Alun Purwokerto menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fasilitas digital di ruang publik.
Jika jumlah pengguna terus bertambah, kapasitas hingga 200 orang secara bersamaan dapat menjadi solusi untuk mengantisipasi kepadatan akses internet.
Namun, keputusan penambahan perangkat tetap akan menyesuaikan hasil monitoring Dinkominfo.
Pemerintah perlu memastikan kebutuhan jaringan memang cukup tinggi sehingga investasi perangkat dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan layanan yang tersedia selama 24 jam, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan akses internet ketika berada di kawasan Alun-Alun Purwokerto.
Penambahan kapasitas juga berpotensi meningkatkan kenyamanan pengunjung, khususnya pada waktu-waktu ramai seperti akhir pekan.
Jika terealisasi, peningkatan kapasitas dari 100 menjadi 200 pengguna sekaligus berarti fasilitas internet gratis tersebut berpotensi melayani dua kali lipat jumlah pengguna dibandingkan kapasitas saat ini.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan fasilitas publik yang menyesuaikan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital. (res/stch/dda)














