BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Proyek peningkatan jalan melalui Program Alus Dalane di Kabupaten Purbalingga mulai menunjukkan percepatan setelah mendapat sorotan dari Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga.
Sejumlah rekanan mempercepat pekerjaan di berbagai titik guna mengejar target penyelesaian yang telah ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Percepatan pekerjaan terlihat di beberapa ruas jalan utama, termasuk Jalan S. Parman dan Jalan Jenderal Soedirman Timur, pada Selasa (21/7/2026).
Lubang-lubang jalan yang sebelumnya dibiarkan terbuka selama beberapa hari kini mulai ditutup menggunakan aspal.
Selain itu, rambu-rambu penanda proyek yang sebelumnya berada di badan jalan juga telah dipindahkan ke trotoar untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Langkah percepatan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan inspeksi lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, para anggota dewan menyoroti lambatnya progres proyek serta memberikan sejumlah catatan mengenai kualitas pekerjaan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Sebelumnya, DPRD mencatat progres pelaksanaan proyek baru mencapai sekitar 19 persen, meskipun waktu pelaksanaan terus berjalan.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap pencapaian target penyelesaian seluruh paket pekerjaan.
Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wahyono, menjelaskan bahwa hingga Selasa (21/7/2026), baru lima dari total 18 ruas jalan yang telah selesai dikerjakan.
Lima ruas jalan yang telah rampung meliputi Padamara–Kedungwuluh, Karanganyar–Karangmoncol, Brobot–Wirasana, Jalan MT Haryono, serta ruas Pepedan–Tegalpingen.
Menurut Drajat, ruas Pepedan–Tegalpingen menjadi proyek terbaru yang berhasil diselesaikan oleh rekanan.
Sementara itu, 13 ruas jalan lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan terus dipacu agar selesai sesuai jadwal.
DPUPR memastikan proses pengawasan terhadap seluruh pekerjaan akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas hasil pembangunan.
Pemerintah daerah berharap seluruh rekanan mampu memenuhi target waktu sekaligus menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan spesifikasi teknis.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD Purbalingga meminta DPUPR meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Alus Dalane.
Hasil inspeksi lapangan menemukan sejumlah pekerjaan yang dinilai belum maksimal, baik dari sisi kecepatan pelaksanaan maupun mutu hasil pekerjaan.
DPRD juga menegaskan bahwa proyek infrastruktur jalan merupakan salah satu program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional agar kualitas jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Dengan adanya percepatan yang mulai terlihat di lapangan, diharapkan seluruh proyek Program Alus Dalane Purbalingga dapat diselesaikan tepat waktu.
Pemerintah daerah bersama DPRD juga akan terus melakukan pemantauan agar pembangunan infrastruktur berjalan sesuai target, memenuhi standar kualitas, serta mampu meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Purbalingga. (tya/stch/dda)














