Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tantangan Sebagai Ibu Tunggal: Kimberly Ryder Beri Pemahaman Anak soal Keberadaan Ayah

Beri pemahaman anak soal keberadaan ayahBeri pemahaman anak soal keberadaan ayah

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Setelah resmi mengakhiri pernikahannya dengan Edward Akbar pada akhir tahun 2024, Kimberly Ryder mengungkapkan bahwa ia terus menerima nafkah untuk anak-anaknya dari mantan suaminya tersebut.

Meski demikian, Kimberly menegaskan bahwa dia masih harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan lain yang tidak termasuk dalam tanggungan hukum itu.

Menurut Kimberly, nafkah yang diberikan oleh Edward saat ini hanya mencakup kebutuhan dasar yang telah ditetapkan oleh pengadilan. Sementara itu, biaya penting lainnya seperti pendidikan dan kesehatan anak-anak belum termasuk dalam jangkauan kewajiban tersebut.

“(Nafkah) sesuai angka iya, cuma di luar itu kan masih ada kesehatan dan juga sekolah, yang itu belum ditambahkan,” ujar Kimberly ketika ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

Menjadi orang tua tunggal bagi dua anaknya, aktris film Bangsal Isolasi ini harus memikul sebagian besar beban finansial sendiri.

Tantangan ini terasa lebih berat karena Edward Akbar dikabarkan sudah lama tidak menjalin komunikasi, bahkan sekadar menanyakan kabar anak-anak mereka.

“Kalau anak-anak nanyain ayahnya, jawabannya sekarang cuma, ‘Ya maaf ya Papa belum bisa datang’,” kata Kimberly dengan nada tenang.

Meski menghadapi situasi yang sulit, Kimberly berusaha keras menjaga perasaan dan emosi anak-anaknya.

Ia berusaha memberikan penjelasan yang lembut kepada mereka agar bisa memahami tanpa merasa ditinggalkan.

“(Aku bilang pada anak-anak) ‘Mungkin Papa saat ini butuh ruang sendiri gitu, Papa lagi ada masalah mungkin dan kita tunggu aja sampai Papa selesai’,” jelas Kimberly.

Untuk diketahui, perceraian antara Kimberly dan Edward disahkan pada 29 November 2024 lalu. Dalam putusan pengadilan tersebut, Kimberly diberikan hak asuh penuh atas dua anak mereka, Rayden Starlight Akbar dan Aisyah Moonlight Akbar.

Sementara itu, Edward diwajibkan membayar nafkah sebesar Rp6 juta setiap bulan untuk kedua anaknya dengan ketentuan adanya kenaikan sebesar 10 persen setiap tahunnya.

Kewajiban ini menjadi sumber utama bagi Kimberly dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anaknya.

Namun demikian, tantangan finansial tetap menghampiri karena banyaknya kebutuhan lain yang harus dipenuhi di luar nafkah bulanan tersebut.

Pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama Kimberly dalam memastikan masa depan cerah untuk anak-anaknya.

Meskipun situasi ini menuntut kerja keras ekstra dari pihak Kimberly, ia tetap optimis dapat menjalani perannya sebagai ibu tunggal dengan baik. Ia berusaha memberikan perhatian penuh kepada Rayden dan Aisyah agar mereka merasa dicintai dan didukung sepenuhnya.

Kesulitan dalam komunikasi dengan mantan suami tak menyurutkan semangatnya untuk memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.

Dengan tekad kuat dan dukungan dari orang-orang terdekatnya, Kimberly yakin mampu menghadapi tantangan hidup demi kebahagiaan keluarganya.

Melalui perjuangannya sehari-hari sebagai ibu tunggal, Kimberly Ryder menunjukkan betapa kuatnya seorang ibu dalam menghadapi berbagai rintangan demi masa depan anak-anak tercinta.

Semangat juangnya menjadi inspirasi bagi banyak orang tua tunggal lainnya di luar sana yang tengah berjuang menghadapi kondisi serupa. (*stch)

Berita Sebelumnya
Indonesia kekurangan 50 ribu kepala sekolah

Indonesia Kekurangan 50 Ribu Kepala Sekolah, Kemendikdasmen Percepat Penugasan Kepala Sekolah

Berita Selanjutnya
28 years later

Produksi Film "28 Years Later" Gunakan iPhone 15 Pro Max, Ini Alasannya