Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Timnas Indonesia Hadapi China Tanpa Marselino dan Paes di Laga Krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pincang jelang lawan chinaPincang jelang lawan china

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – TIMNAS Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain kuncinya, Marselino Ferdinan dan Maarten Paes, saat menjamu China di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025.

Laga ini adalah bagian dari lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kedua tim masih memiliki waktu kurang dari tiga pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting tersebut.

Timnas Indonesia berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan China. Skuad Garuda menempati urutan keempat Grup C dengan raihan 9 poin. Ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk lolos ke fase berikutnya.

Di sisi lain, China masih tertahan sebagai juru kunci grup dengan hanya 6 poin, setelah menelan dua kekalahan beruntun pada periode Maret 2025. Namun, absennya Marselino dan Paes menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia.

Maarten Paes dan Marselino Ferdinan harus melewatkan laga melawan China karena akumulasi kartu kuning. Terutama Marselino, yang memiliki peran vital di lini tengah.

Pemain Oxford United itu telah mengantongi kartu kuning pertamanya saat melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024, tepatnya di menit 90+4.

Kemudian, ia kembali mendapat kartu kuning dalam pertandingan ulang melawan Bahrain pada Maret 2025, kali ini di menit ke-34.

Sesuai regulasi AFC, pemain yang terkena dua kartu kuning harus menjalani skorsing satu pertandingan. Maka, Marselino dipastikan absen dalam laga melawan China.

Kehilangan Marselino tentu sangat disayangkan. Sejak debutnya pada 2022, pemain berusia 20 tahun itu telah mencatatkan 34 penampilan dan menyumbangkan lima gol untuk Timnas Indonesia senior.

Ia juga selalu menjadi starter dalam tiga pertandingan terakhir di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kontribusinya di lapangan tak bisa diabaikan, sehingga absennya Marselino menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda.

Untuk menggantikan posisi Marselino, ada beberapa nama yang bisa dipertimbangkan. Rafael Struick, Eliano Reijnders, hingga Egy Maulana Vikri dinilai layak untuk mengisi kekosongan tersebut. Namun, ada pandangan berbeda dari Herry Kiswanto, bek legendaris Timnas Indonesia era 1980-an.

“Yakob memang punya kecepatan tinggi dan daya kejut yang sulit diantisipasi lawan. Kemampuan Yakob tentunya harus dipantau oleh tim pelatih Timnas Indonesia. Untuk membongkar pertahanan lawan, kita perlu pemain-pemain yang punya daya kejut seperti Yakob,” ujar Herry Kiswanto dalam podcast Bicara Bola by Akmal.

Menurut Herry, Yakob Sayuri dan Beckham Putra memiliki gaya bermain yang mirip dengan Marselino. Keduanya dianggap mampu mengisi peran yang ditinggalkan oleh pemain Oxford United tersebut.

Namun, faktanya hanya Yakob yang bisa memenuhi harapan Herry Kiswanto, karena Beckham Putra tidak mendapat panggilan ke Timnas Indonesia dalam daftar terbaru.

“Saya lihat, sekarang tidak banyak pemain Indonesia yang bisa membongkar pertahanan lawan. Jadi, apa salahnya Yakob dan Beckham masuk Timnas. Gaya main Beckham dengan Marselino memang mirip. Cuma, sekarang ini masalah mental. Di sepak bola level internasional, memang mentalitas yang berbicara,” tandas Herry Kiswanto, yang memiliki 40 caps bersama Timnas Indonesia.

Dengan absennya Marselino dan Maarten Paes, pelatih Shin Tae-yong harus segera menemukan solusi agar Timnas Indonesia tetap kompetitif.

Kehilangan dua pemain penting ini jelas memengaruhi strategi tim, namun bukan berarti misi meraih poin penuh di GBK menjadi mustahil.

Dengan dukungan penuh dari suporter fanatik, Indonesia bisa memanfaatkan momentum ini untuk mengamankan hasil maksimal.

Laga melawan China ini akan menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia. Meski tanpa Marselino dan Paes, skuad Garuda harus tetap fokus dan memaksimalkan potensi pemain yang ada. Persiapan matang dalam sisa waktu yang ada akan menjadi kunci kesuksesan tim. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Kebumen job fair 2025

Job Fair Kebumen 2025 Sediakan Ribuan Lowongan Kerja, Sasar Lulusan SMK hingga S1 dan Difabel

Berita Selanjutnya
Permintaan sapi kurban naik 50 persen

Permintaan Sapi Kurban di Banjarnegara Naik 50 Persen, Sapi "Paket Ekonomi" Jadi Favorit Menjelang Iduladha 2025