Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Ular Kobra Jawa Masuk Lemari Pakaian Warga Purbalingga, Damkar Lakukan Evakuasi

Kobra Masuk Lemari, Warga Panggil DamkarKobra Masuk Lemari, Warga Panggil Damkar
EVAKUASI ULAR: Petugas Pos Damkar Purbalingga mengevakuasi ular kobra Jawa yang bersembunyi di dalam lemari pakaian milik warga di Kelurahan Kandanggampang, Minggu (12/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Seekor ular kobra Jawa (Naja sputatrix) membuat panik penghuni rumah di Gang Kepatihan, Kelurahan Kandanggampang RT 3 RW 1, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Minggu (12/7/2026).

Ular berbisa tersebut diketahui masuk ke dalam lemari pakaian di salah satu kamar tidur sehingga pemilik rumah segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama saat musim kemarau ketika ular kerap memasuki permukiman untuk mencari tempat berlindung maupun sumber makanan.

Pemilik rumah, Wawan, mengaku terkejut ketika memasuki kamar tidur dan melihat seekor ular kobra bergerak masuk ke dalam lemari pakaian.

Karena khawatir ular berbisa tersebut membahayakan keselamatan anggota keluarga, Wawan memilih tidak melakukan penangkapan sendiri.

Ia kemudian menghubungi Pos Damkar Purbalingga untuk meminta bantuan evakuasi.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 11.25 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan dua personel menuju lokasi kejadian.

Petugas jaga Pos Damkar Purbalingga, Galih Eka W, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan segera setelah petugas tiba di rumah warga.

“Pemohon layanan pada saat masuk kamar tidur melihat ular masuk ke dalam lemari pakaian. Dikhawatirkan mengganggu keamanan dan kenyamanan, kemudian menghubungi Pos Damkar Purbalingga untuk mengevakuasi ular tersebut,” jelas Galih.

Petugas kemudian melakukan penyisiran secara hati-hati di dalam lemari untuk memastikan posisi ular.

Sekitar pukul 11.40 WIB, ular kobra Jawa berhasil ditemukan bersembunyi di sela-sela tumpukan pakaian.

Dengan menggunakan peralatan khusus, petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di dalam rumah.

Ular kobra Jawa (Naja sputatrix) merupakan salah satu spesies ular berbisa yang banyak ditemukan di Pulau Jawa.

Racunnya dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan kondisi serius apabila korban tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Selain mampu menggigit, kobra Jawa juga dikenal dapat menyemburkan bisa ke arah musuh sebagai mekanisme pertahanan diri.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak mendekati ataupun mencoba menangkap ular tersebut tanpa keahlian dan perlengkapan yang memadai.

Usai proses evakuasi, Damkar Purbalingga kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang apabila menemukan ular masuk ke dalam rumah.

Warga disarankan menjaga jarak dari ular, mengawasi lokasi persembunyiannya, serta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran atau instansi terkait agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman.

Upaya menangkap ular secara mandiri sangat berisiko karena dapat memicu serangan dan menyebabkan gigitan yang membahayakan keselamatan.

Petugas juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah, menutup celah yang berpotensi menjadi akses masuk ular, serta mengurangi keberadaan tikus yang sering menjadi sumber makanan reptil tersebut.

Dengan langkah pencegahan tersebut, diharapkan potensi kemunculan ular berbisa di lingkungan permukiman dapat diminimalkan sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
100 Lebih Kelompok Rentan Belum Rekam E KTP

Layanan Jemput Bola e-KTP Banjarnegara Berhasil Rekam 174 Warga Kelompok Rentan

Berita Selanjutnya
Trans Banyumas Bidik 2,2 Juta Penumpang

Jembatan Serayu Kembali Dibuka, Penumpang Trans Banyumas Ditargetkan Tembus 2,2 Juta