Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sampah Cilacap Capai 1.000 Ton per Hari, Pemkab dan Bank Indonesia Gelar Aksi Bersih Pantai Teluk Penyu

Tiap Hari, Sampah Capai 1.000 TonTiap Hari, Sampah Capai 1.000 Ton
BERSIH PANTAI : Plt Bupati Cilacap bersama Forkopimda bersihkan area Pantai Teluk Penyu dari sampah

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Permasalahan sampah di Kabupaten Cilacap masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Setiap hari, timbulan sampah di wilayah ini diperkirakan mencapai hampir 1.000 ton, namun hanya sekitar 200 ton yang mampu dikelola.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap bersama Bank Indonesia menggelar aksi bersih pantai di kawasan Pantai Teluk Penyu, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aksi membersihkan sampah di kawasan pesisir, tetapi juga diisi dengan pelepasan tukik (anak penyu) serta kampanye Gerakan Cinta Rupiah.

Ratusan peserta yang terdiri atas masyarakat, pelajar, komunitas, hingga unsur pemerintah ikut ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem pantai.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengatakan persoalan sampah merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam mengurangi produksi sampah dan meningkatkan pengelolaannya.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Pengelolaan sampah tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dari semua pihak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aksi bersih Pantai Teluk Penyu menjadi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam mengurangi sampah plastik yang banyak mencemari kawasan pesisir.

Selain membersihkan pantai, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah rumah tangga, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Perwakilan Bank Indonesia, Mahdi Abdilah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Menurutnya, selain menggelar aksi bersih Pantai Teluk Penyu, kegiatan juga dirangkai dengan pelepasan tukik sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian satwa laut serta pelayanan kas untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di Kecamatan Kampunglaut.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan jajaran Pemkab Cilacap, meliputi aksi bersih Pantai Teluk Penyu, pelepasan tukik, serta pelayanan kas untuk wilayah 3T di Kampunglaut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap, Ahmad Nurlaely, menegaskan bahwa pihaknya memiliki semangat yang sama dengan Bank Indonesia dalam mengajak masyarakat mencintai kebersihan lingkungan.

Menurutnya, salah satu solusi untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) adalah dengan membiasakan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Melalui langkah tersebut, sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali sehingga volume sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan secara signifikan.

“Pada prinsipnya, DLH dan Bank Indonesia memiliki semangat yang sama, yaitu mengajak masyarakat mencintai kebersihan dan menjaga lingkungan,” jelasnya.

DLH juga terus mendorong masyarakat agar tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menangani persoalan sampah.

Kesadaran individu dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pantai Teluk Penyu sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Cilacap yang setiap tahun dikunjungi ribuan wisatawan.

Karena itu, menjaga kebersihan kawasan pantai menjadi hal penting agar tetap nyaman dikunjungi sekaligus menjaga ekosistem laut dari ancaman pencemaran.

Melalui aksi bersih pantai ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah terus meningkat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, persoalan timbulan sampah yang mencapai hampir 1.000 ton per hari diharapkan dapat ditekan sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kebiasaan Bangun Pagi Baik Untuk Tubuh

Kebiasaan Bangun Pagi Ini Berikan Manfaat Pada Kesehatan Mental

Berita Selanjutnya
PDI P Terima Bantuan Parpol Terbesar

Pemkab Banyumas Salurkan Bantuan 3,08 Miliar untuk 9 Partai Politik, PDI-P Terima Dana Terbesar