Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Sampah Elektronik Menggunung, Kebiasaan Ganti HP Picu Persoalan E-Waste
Status Pernikahan Eza Gionino dan Meiza Aulia Masih Menggantung, Gugatan Cerai Belum Berlanjut

Status Pernikahan Eza Gionino dan Meiza Aulia Masih Menggantung, Gugatan Cerai Belum Berlanjut

Status Pernikahan Masih MenggantungStatus Pernikahan Masih Menggantung
Eza Gionino dan Meiza Aulia

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Status pernikahan pesinetron Eza Gionino dan Meiza Aulia Coritha hingga kini belum resmi berakhir.

Gugatan cerai yang sebelumnya diajukan Meiza ke Pengadilan Agama tidak berlanjut setelah majelis hakim membatalkan perkara tersebut karena pertimbangan syarat formil terkait durasi pisah rumah.

Kondisi itu membuat Eza Gionino dan Meiza Aulia secara hukum negara masih tercatat sebagai pasangan suami istri.

Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Meiza, Rendi Rumapea, yang menyampaikan perkembangan terbaru perkara tersebut pada Senin (14/9/2026).

Menurut Rendi, proses perceraian antara kliennya dengan Eza saat ini masih berada dalam kondisi menggantung.

Dengan belum adanya putusan perceraian yang berkekuatan hukum, status pernikahan keduanya belum berubah secara administratif maupun hukum.

“Antara Eza dan juga klien kami ya, untuk perceraiannya belum, masih ngegantunglah poin pertamanya gitu, dan masih status suami-istri,” ujar Rendi Rumapea.

Rendi menjelaskan, pembatalan gugatan cerai tersebut berkaitan dengan pertimbangan majelis hakim mengenai syarat formil dalam perkara perceraian.

Saat perkara diproses, durasi pisah rumah Eza Gionino dan Meiza Aulia dinilai belum memenuhi batas minimal yang menjadi pertimbangan pengadilan.

Ketika itu, keduanya disebut belum menjalani pisah rumah selama enam bulan.

“Pertimbangan dari pengadilan hanya karena memang belum pisah rumah 6 bulan,” jelas Rendi.

Keputusan tersebut membuat gugatan cerai yang sebelumnya diajukan Meiza tidak berujung pada perceraian resmi.

Dengan demikian, secara hukum negara Eza dan Meiza masih berstatus sebagai pasangan suami istri.

Perkembangan ini menjadi babak baru dalam perjalanan rumah tangga keduanya yang sebelumnya telah memasuki proses hukum perceraian.

Meski perkara perceraian dibatalkan karena persoalan durasi pisah rumah, Rendi mengatakan Eza Gionino dan Meiza Aulia pada kenyataannya sudah tidak tinggal dalam satu rumah sejak perkara tersebut mulai bergulir.

Bahkan, menurut penjelasan Rendi, masa pisah rumah keduanya kini telah berlangsung sekitar satu tahun.

“Sepengetahuan saya masih pisah rumah dari awal gugatan sampai sekarang,” ungkap Rendi.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa kondisi rumah tangga keduanya masih belum kembali seperti sebelumnya.

Namun, belum ada keputusan hukum terbaru yang secara resmi mengakhiri pernikahan mereka.

Sebelumnya, keretakan rumah tangga Eza Gionino dan Meiza Aulia mulai menjadi perhatian publik setelah Meiza mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Cibinong pada September 2025.

Perkara tersebut kemudian menjadi bagian dari proses panjang yang menentukan status hubungan keduanya.

Dengan kondisi masa pisah rumah yang kini telah melampaui enam bulan, Meiza Aulia secara aturan sudah memiliki kemungkinan untuk kembali mengajukan gugatan cerai baru.

Namun, hingga Senin (14/9/2026), belum ada instruksi dari Meiza kepada tim kuasa hukumnya untuk kembali mendaftarkan perkara perceraian ke pengadilan agama.

Rendi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari klien. Meiza disebut masih mengambil waktu untuk menentukan langkah berikutnya setelah proses hukum sebelumnya tidak berlanjut.

“Untuk saat ini klien kami masih take time ya, sambil mungkin mengumpulkan energi juga. Nanti ke depannya mau seperti apa, saya tinggal tunggu informasi dari klien,” kata Rendi.

Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah Meiza akan kembali mengajukan gugatan cerai atau memilih langkah lain untuk menyelesaikan persoalan rumah tangganya bersama Eza.

Sebelum persoalan perceraian mencuat, Eza Gionino dan Meiza Aulia telah menjalani kehidupan rumah tangga selama beberapa tahun. Keduanya menikah pada 2018 dan telah dikaruniai tiga anak.

Gugatan cerai Meiza terhadap Eza sebelumnya didaftarkan di Pengadilan Agama Cibinong pada September 2025.

Saat itu, perkara tersebut turut menjadi perhatian publik karena keduanya telah menjalani rumah tangga selama sekitar tujuh tahun.

Dalam perkembangan sebelumnya, kuasa hukum Meiza menyebut gugatan cerai berkaitan dengan akumulasi persoalan rumah tangga dan tidak adanya lagi kesesuaian serta keharmonisan dalam hubungan mereka.

Kuasa hukum juga pernah membantah adanya isu orang ketiga sebagai alasan utama perceraian.

Di sisi lain, Eza sebelumnya menyampaikan bahwa persoalan rumah tangga mereka berkaitan dengan komunikasi yang kurang baik.

Ia juga sempat menyatakan keinginan untuk mempertahankan rumah tangganya dan berharap proses yang dijalani dapat mengarah pada perdamaian.

Perkembangan terbaru menegaskan bahwa proses perceraian belum menghasilkan status hukum baru bagi Eza Gionino dan Meiza Aulia.

Meski keduanya telah lama disebut menjalani pisah rumah, secara hukum negara pernikahan mereka belum dinyatakan berakhir.

Status tersebut baru berubah apabila terdapat proses perceraian baru yang diajukan dan kemudian diputus oleh pengadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, untuk saat ini Eza Gionino dan Meiza Aulia masih berstatus sebagai pasangan suami istri secara hukum.

Belum adanya gugatan baru juga membuat kelanjutan rumah tangga keduanya masih belum dapat dipastikan.

Meiza melalui kuasa hukumnya masih menunggu waktu dan keputusan untuk menentukan langkah berikutnya.

Kondisi tersebut sekaligus membuat kisah rumah tangga Eza Gionino dan Meiza Aulia masih menjadi perhatian publik.

Setelah gugatan sebelumnya dibatalkan, keputusan mengenai apakah proses perceraian akan kembali ditempuh sepenuhnya masih menunggu langkah dari pihak Meiza.

Untuk saat ini, belum ada kepastian apakah keduanya akan kembali mencoba memperbaiki rumah tangga atau melanjutkan proses perceraian melalui gugatan baru.

Yang jelas, secara hukum negara, status pernikahan Eza Gionino dan Meiza Aulia hingga kini masih sah. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pasar HP Bekas Makin Tumbuh

Sampah Elektronik Menggunung, Kebiasaan Ganti HP Picu Persoalan E-Waste