Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Fuji Pamer Momen F1 Date dengan Rakin Khan, Netizen Yakin Keduanya Berpacaran
Astronaut Italia Luca Parmitano Ditunjuk NASA Jadi Pilot Artemis III

Astronaut Italia Luca Parmitano Ditunjuk NASA Jadi Pilot Artemis III

Astronaut Italia Piloti Misi Artemis III NASAAstronaut Italia Piloti Misi Artemis III NASA
Luca Parmitano

BANYUMASEKSPRES.ID, AMERIKA SERIKAT – Dalam langkah bersejarah menuju eksplorasi antariksa, NASA telah menunjuk astronaut asal Italia, Luca Parmitano, sebagai pilot untuk misi Artemis III yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.

Penunjukan ini menandai momen penting bagi program penerbangan antariksa berawak utama NASA dan menjadi simbol keterlibatan Eropa dalam upaya besar untuk menjelajahi Bulan.

Dengan penunjukan ini, Parmitano menjadi astronaut Eropa pertama yang terlibat langsung dalam program yang ambisius ini.

Pengumuman resmi mengenai kru Artemis III disampaikan oleh Administrator NASA, Jared Isaacman.

Ia mengungkapkan bahwa kru tersebut terdiri dari empat astronaut: Randy Bresnik sebagai komandan misi, Luca Parmitano sebagai pilot, serta Andre Douglas dan Frank Rubio sebagai spesialis misi.

Mereka akan melakukan serangkaian pengujian yang melibatkan manuver penyambungan kapsul Orion dengan wahana pendarat Bulan di orbit Bumi.

Ini merupakan langkah penting sebagai persiapan menuju misi Artemis IV yang direncanakan pada tahun 2028.

Isaacman menyatakan bahwa misi Artemis III adalah langkah krusial dalam upaya membawa manusia kembali ke Bulan.

Menurutnya, kru ini akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun oleh misi sebelumnya dan membuka era baru eksplorasi ruang angkasa dengan melibatkan mitra internasional.

“Hari ini kita mengambil langkah berani berikutnya dalam upaya umat manusia kembali ke Bulan, dengan membangun fondasi luar biasa yang telah diletakkan para astronaut Artemis II,” ujarnya penuh semangat.

Dari pernyataan Isaacman terlihat jelas bahwa harapan dan impian generasi mendatang ditaruh pada bahu para astronaut Artemis III.

Ia mengaitkan semangat mereka dengan inspirasi yang diberikan oleh astronaut program Apollo kepada banyak orang di seluruh dunia.

Dengan penekanan tersebut, NASA menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya melakukan eksplorasi ilmiah namun juga untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan aspirasi manusia terhadap antariksa.

Luca Parmitano bukanlah nama asing di dunia antariksa. Astronaut berusia 49 tahun ini memiliki latar belakang yang kuat dalam penerbangan dan eksplorasi luar angkasa.

Sebelum bergabung dengan tim Artemis III, Parmitano telah menyelesaikan dua misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan memiliki pengalaman sebagai pilot uji Angkatan Udara Italia.

Selain itu, ia juga pernah menjalani sejumlah aktivitas luar wahana atau spacewalk yang memperkuat keterampilannya dalam situasi ekstrem.

Setelah menerima kabar penunjukannya sebagai pilot untuk misi bersejarah ini, Parmitano berbagi perasaan terhormat dan rendah hati atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya merasa terhormat menjadi bagian dari kru ini, sekaligus rendah hati. Rekan-rekan saya membawa beragam pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan sikap kolaboratif yang penting dalam tim dengan tujuan ambisius seperti misi ke Bulan.

Selain itu, Parmitano juga menyoroti pentingnya kerja sama antar anggota kru untuk mencapai kesuksesan dalam misi tersebut.

Ia mengatakan bahwa setiap anggota kru memiliki kekuatan dan pengalaman masing-masing yang akan sangat membantu dalam pelaksanaan tugas-tugas kritis selama misi berlangsung.

“Saya menantikan kesempatan bekerja bersama mereka, belajar, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai peran saya,” tambahnya penuh semangat.

Presiden Badan Antariksa Italia, Teodoro Valente, memberikan tanggapan positif terhadap keterlibatan Parmitano dalam misi ini.

Ia menilai bahwa penunjukan Parmitano merupakan bukti semakin kuatnya posisi Italia dan Eropa dalam eksplorasi ruang angkasa global.

Menurut Valente, hal ini menunjukkan kemampuan sistem antariksa Eropa untuk mendukung berbagai misi eksplorasi manusia di masa depan.

Keterlibatan negara-negara Eropa dalam proyek besar seperti Artemis III semakin mempertegas komitmen kolaboratif di tingkat internasional untuk menjelajahi luar angkasa. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Diduga Punya Pacar Baru

Fuji Pamer Momen F1 Date dengan Rakin Khan, Netizen Yakin Keduanya Berpacaran