BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Program Beasiswa BAZNAS Kabupaten Kebumen 2026 mendapat antusiasme tinggi dari pelajar dan mahasiswa.
Ratusan peserta mengikuti tahapan seleksi setelah mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan pendidikan yang disediakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen.
Berdasarkan data BAZNAS Kebumen, tercatat 558 orang mendaftar program beasiswa tahun ini.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 470 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tertulis.
Seleksi tes tertulis Beasiswa BAZNAS Kebumen digelar di Aula Setda Kebumen.
Para peserta mengikuti ujian dengan harapan dapat memperoleh bantuan pendidikan untuk mendukung kebutuhan sekolah maupun perkuliahan.
Program beasiswa tersebut memiliki total alokasi anggaran mencapai Rp856 juta.
Besarnya anggaran yang disiapkan menunjukkan komitmen BAZNAS Kebumen dalam membantu masyarakat, khususnya peserta didik yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Ketua BAZNAS Kebumen Mahmud Fauzi mengatakan, peminat program beasiswa BAZNAS Kebumen 2026 berasal dari berbagai kelompok penerima manfaat.
Peserta tidak hanya berasal dari kalangan pelajar SMA dan SMK, tetapi juga mahasiswa serta peserta program tahfidz dan tenaga pendidik keagamaan.
“Dari total 558 pendaftar, sebanyak 470 peserta lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes tertulis. Khusus untuk kategori tahfidz, rangkaian seleksi masih akan dilanjutkan dengan uji wawancara,” ujar Mahmud Fauzi, Jumat (28/8).
Dengan demikian, peserta yang telah lolos administrasi harus mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai kategori yang dipilih.
Khusus peserta kategori tahfidz, proses seleksi belum berhenti pada tes tertulis karena masih terdapat tahapan wawancara.
Program beasiswa pendidikan BAZNAS ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kebumen.
Bantuan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
BAZNAS Kabupaten Kebumen menyediakan anggaran sebesar Rp856 juta untuk program beasiswa tahun 2026.
Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung peserta dari sejumlah kategori pendidikan dan keagamaan.
Mahmud Fauzi berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Kebumen dapat terus meningkat.
Menurutnya, semakin besar perolehan ZIS, semakin banyak pula masyarakat yang berpotensi mendapatkan manfaat dari berbagai program BAZNAS, termasuk program bantuan biaya pendidikan.
Peningkatan penghimpunan ZIS diharapkan mampu memperluas cakupan penerima beasiswa pada tahun-tahun mendatang.
Antusiasme peserta terlihat dalam pelaksanaan seleksi tes tertulis. Salah seorang peserta, Abbad Ushaim, mengaku telah melakukan persiapan sebelum mengikuti ujian.
Ia mengatakan telah belajar sejak malam sebelumnya agar dapat menghadapi tes dengan lebih siap.
“Kami di sini lagi antre buat ikut seleksi beasiswa BAZNAS. Persiapannya tadi malam saya sudah belajar,” ungkap Abbad.
Ia berharap dapat melewati seluruh tahapan seleksi dan memperoleh hasil terbaik dari program Beasiswa BAZNAS Kabupaten Kebumen.
Bagi peserta, bantuan pendidikan tersebut menjadi kesempatan penting untuk meringankan kebutuhan biaya pendidikan sekaligus mendukung pencapaian cita-cita.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menilai program beasiswa yang diselenggarakan BAZNAS memiliki arti penting bagi masyarakat.
Menurutnya, beasiswa BAZNAS Kebumen dapat membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap mengejar pendidikan dan cita-cita.
Program tersebut juga dinilai sebagai bentuk nyata pengembalian dana zakat kepada masyarakat melalui investasi sumber daya manusia.
Lilis optimistis para peserta yang mengikuti seleksi sedang memperjuangkan masa depan mereka sekaligus berusaha meningkatkan kondisi keluarga.
“Saya optimistis, melalui langkah awal seleksi ini, para peserta sedang memperjuangkan masa depan gemilang yang kelak dapat mengangkat derajat keluarga,” ujar Lilis.
Bupati Kebumen juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi secara jujur dan percaya diri.
Peserta diminta tidak menggunakan cara-cara yang tidak dibenarkan demi mendapatkan kelulusan.
Menurut Lilis, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh seberapa mudah jalan yang ditempuh.
Ketangguhan dalam menghadapi keterbatasan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih masa depan.
Pesan tersebut menjadi penting karena program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa bukan hanya memberikan bantuan secara finansial, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki karakter dan tanggung jawab.
Dengan jumlah 558 pendaftar dan 470 peserta lolos administrasi, program Beasiswa BAZNAS Kebumen 2026 menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dukungan pendidikan.
Dengan anggaran mencapai Rp856 juta, program ini diharapkan mampu membantu penerima manfaat melanjutkan pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kebumen.
Tahapan seleksi selanjutnya akan menentukan peserta yang berhak menerima bantuan.
Khusus kategori tahfidz, peserta masih harus mengikuti proses wawancara sebelum hasil akhir ditetapkan.
Program Beasiswa BAZNAS Kebumen 2026 pun menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk membantu masyarakat sekaligus membuka peluang pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Kebumen. (cah/stch/dda)














