Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris 2025 untuk Guru SD dan SMP, Cek Syaratnya

Beasiswa pelatihan bahasa inggris guru 2025Beasiswa pelatihan bahasa inggris guru 2025
Pemerintah melalui Ditjen GTK dan LPDP membuka Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris 2025 untuk guru SD dan SMP.

BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris Tahun 2025 bagi guru SD dan SMP di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi profesional guru agar mampu mengajar Bahasa Inggris secara interaktif dan berstandar internasional.

Mengutip dari laman resmi Kemendikdasmen, pelatihan ini termasuk dalam kategori Program Pelatihan Teknis Non Gelar dan menggandeng Monash University, Australia sebagai mitra penyelenggara.

Seluruh kegiatan akan dilakukan secara daring (online) sehingga peserta dari berbagai daerah dapat mengikutinya tanpa hambatan jarak.

Fokus utama dari program ini adalah memperkuat kompetensi pedagogik Bahasa Inggris yang interaktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Guru peserta diharapkan mampu mengembangkan metode pengajaran yang lebih bermakna serta dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Beasiswa ini ditujukan khusus bagi guru SD kelas 3, 4, 5, atau 6, serta guru SMP yang mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris.

Mengutip dari unggahan akun Instagram resmi @guru.dikdas.dikdasmen, pendaftaran program dibuka mulai 3 hingga 20 Oktober 2025 dan dilakukan secara online melalui tautan ini.

Untuk bisa mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan umum dan khusus.

Persyaratan umum antara lain adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 55 tahun per 31 Desember 2025, memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta sehat jasmani dan rohani.

Sementara untuk persyaratan khusus, peserta wajib berstatus sebagai Pendidik ASN atau guru tetap yayasan, memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun berturut-turut, serta kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dengan IPK sekurang-kurangnya 3,00.

Selain itu, peserta juga harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat resmi, seperti TOEFL ITP 450, Duolingo 75, TOEFL iBT 45, IELTS 5.0, TOEIC 440, atau English Score 290.

Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri dengan masa kelulusan kurang dari dua tahun sejak pendaftaran, sertifikat kemampuan Bahasa Inggris tidak diwajibkan. Dokumen yang perlu disiapkan terdiri atas dokumen umum dan dokumen khusus.

Untuk dokumen umum, peserta wajib melampirkan scan KTP, NUPTK, surat pernyataan kesanggupan mengikuti pelatihan, surat rekomendasi dari atasan, esai personal statement, serta surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

Sedangkan dokumen khusus meliputi SK pengangkatan sebagai pendidik ASN atau guru tetap yayasan, surat tugas mengajar, ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir, serta sertifikat kemampuan Bahasa Inggris sesuai ketentuan.

Proses pendaftaran dilakukan dengan mengakses portal Pelatihan Teknis Kemdikdasmen di laman resmi GTK.

Peserta diminta membaca seluruh pengumuman dan persyaratan, menyiapkan dokumen administratif, lalu mengisi formulir pendaftaran secara online. Setelah itu, seluruh dokumen pendukung diunggah sebelum batas waktu berakhir.

Setelah pendaftaran ditutup pada 20 Oktober 2025, panitia akan melakukan seleksi administrasi dan wawancara pada minggu keempat Oktober.

Peserta yang lolos seleksi akan menerima undangan resmi untuk mengikuti pelatihan yang dijadwalkan berlangsung 3–7 November 2025 selama lima hari penuh.

Dalam tahap pelatihan, peserta wajib mengikuti semua sesi pembelajaran, menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, serta mengikuti evaluasi hingga akhir program.

Seluruh kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru dalam mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan modern dan komunikatif, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga pendidik Indonesia di tingkat global.

Melalui kolaborasi antara GTK, LPDP, dan Monash University, pemerintah berharap program ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas akses peningkatan kompetensi guru.

Dengan begitu, kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar dan menengah bisa semakin baik dan relevan dengan kebutuhan zaman. (vip)

Berita Sebelumnya
Beasiswa orbit yogyakarta 2025 menawarkan bantuan dana sekaligus pembinaan karakter

Pendaftaran Beasiswa ORBIT Yogyakarta 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya

Berita Selanjutnya
Ui menjadi salah satu universitas mitra program beasiswa bakti nusa

Beasiswa BAKTI NUSA Resmi Dibuka, Ini Link Resmi Pendaftarannya untuk Mahasiswa S1