BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya kembali menyalurkan bantuan pangan bersubsidi bagi warga Ibu Kota.
Program pangan bersubsidi menjadi salah satu langkah konkret pemprov untuk menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
Untuk bisa mendapatkan bantuan ini, warga diwajibkan memiliki tiket antrean resmi sebelum melakukan pengambilan barang. Sistem antrean ini diterapkan agar proses distribusi berlangsung tertib dan tepat sasaran tanpa kerumunan yang berisiko.
Pasar Jaya menyediakan layanan pendaftaran tiket antrean secara online melalui website resmi yang dapat diakses publik.
Mekanisme digital ini diterapkan untuk memudahkan warga dalam melakukan registrasi tanpa harus datang langsung ke lokasi pendaftaran.
Program bantuan pangan bersubsidi ditujukan khusus bagi warga Jakarta yang tergolong kurang mampu secara ekonomi, dengan tujuan memberikan akses terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum.
Cara Daftar Bansos Pangan Bersubsidi Jakarta 2025
Melansir unggahan resmi akun Instagram Perumda Pasar Jaya, disampaikan sejumlah syarat dan cara mendapatkan tiket antrean bantuan pangan bersubsidi DKI Jakarta tahun 2025.
Warga yang berhak mendapatkan tiket antrean meliputi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Anak Jakarta, dan Kartu Pekerja Jakarta.

Selain itu, penyandang disabilitas, lansia tidak mampu, kader PKK dengan kondisi ekonomi sulit, serta penghuni rumah susun yang memenuhi kriteria pemerintah daerah juga termasuk penerima manfaat program ini.
Program ini juga mencakup penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) dengan pendapatan maksimal 1,1 kali Upah Minimum Provinsi (UMP), serta guru dan tenaga pendidikan non-PNS yang berada dalam kategori penghasilan yang sama.
Untuk proses pendaftarannya, warga dapat membuka laman resmi Antrian Pangan Bersubsidi Pasar Jaya. Setelah itu, lakukan pemindaian (scan) QR code yang tersedia di laman tersebut.
Langkah berikutnya adalah mengisi data registrasi sesuai petunjuk. Informasi yang perlu dimasukkan antara lain wilayah pengambilan, lokasi gerai, nomor Kartu Keluarga (KK), nomor KTP, nomor kartu pangan, dan tanggal lahir penerima.
Setelah registrasi berhasil dikirim, data akan diverifikasi oleh sistem Pasar Jaya. Jika seluruh data dinyatakan valid, tiket antrean akan diterbitkan dan dapat digunakan sebagai syarat pengambilan bahan pangan bersubsidi pada H+1 setelah tiket dicetak.
Warga diimbau untuk memastikan seluruh data yang dimasukkan benar agar tidak mengalami kendala saat verifikasi.
Meski disebut bantuan, pangan bersubsidi ini tidak diberikan secara gratis. Warga tetap perlu membayar, namun dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Melalui program ini, daging sapi per kg dijual seharga Rp35.000, sedangkan daging ayam per ekor hanya Rp8.000.
Adapun telur ayam 1 tray dijual Rp30.000, beras kemasan 5 kg Rp30.000, susu kotak isi 24 pcs (200 ml) Rp30.000, dan ikan kembung 1 kg Rp13.000.
Harga-harga tersebut disubsidi oleh pemerintah daerah agar masyarakat bisa tetap memenuhi kebutuhan gizi dengan biaya rendah.
Pasar Jaya juga menegaskan agar warga berhati-hati terhadap oknum atau calo yang memanfaatkan proses pendaftaran online dengan iming-iming bantuan berbayar.
Melalui mekanisme yang transparan dan berbasis teknologi online, Pemprov DKI Jakarta berharap distribusi pangan bersubsidi semakin tepat sasaran, tanpa penyalahgunaan.
Warga sangat disarankan mengikuti prosedur dengan benar agar dapat menikmati manfaat dari program bantuan pangan bersubsidi 2025 ini dengan aman dan lancar. (fam)
















