BANYUMASEKSPRES.ID, Pembalap Spanyol yang terkenal, Marc Marquez, telah meminta kepada tim Ducati Lenovo untuk memberikan waktu lebih lama terkait negosiasi kontrak MotoGP 2027.
Meskipun kemitraan antara Marquez dan Ducati setelah musim 2026 dianggap hampir pasti, pembalap yang telah mengukir berbagai prestasi ini belum menandatangani perjanjian resmi.
Permintaan ini muncul setelah Marquez mengalami cedera bahu kanan akibat insiden dengan Marco Bezzecchi selama balapan MotoGP Mandalika pada Oktober 2025.
Hingga saat ini, kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, meskipun ia telah kembali berkompetisi di Seri Thailand 2026.
Cedera yang dialami Marquez cukup serius dan menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya ragu untuk menandatangani kontrak baru.
“Soal kontrak, saya dan Ducati sepakat soal sebagian besar poin. Namun, seperti yang saya bilang pada jumpa pers di Thailand, saya minta Ducati menunggu sedikit lebih lama,” ungkap Marquez.
Ia menjelaskan bahwa saat ini ia hanya ingin mendapatkan kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan untuk musim berikutnya. Namun, tim Ducati menginginkan kontrak berdurasi dua musim penuh.
Marquez menambahkan, “Saya hanya butuh waktu lebih banyak. Saat mulai membicarakan masa depan kami, saya sedang cedera. Saya perlu merasa nyaman di atas motor lebih dulu, baru kemudian saya tanda tangan kontrak.”
Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya bagi seorang pembalap untuk berada dalam kondisi fisik optimal sebelum membuat keputusan besar mengenai karirnya.
Dalam balapan Seri Thailand minggu lalu, Ducati juga tidak tampil memuaskan.
Dalam sesi Sprint, Marquez dikenakan hukuman yang mengakibatkan ia hanya mampu finis di posisi kedua. Selain itu, ia gagal menyelesaikan balapan di Grand Prix utama.
Meski hasil tersebut mengecewakan, Marquez tetap optimis dan tidak sabar menanti balapan selanjutnya di Grand Prix Brasil yang akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Maret 2026.
Balapan tersebut juga akan menjadi kesempatan bagi rekannya Diogo Moreira dari Pro Honda LCR untuk tampil di hadapan publik rumahnya.
“Saya menantikan balapan selanjutnya karena kami sedikit kesulitan di Thailand. Meskipun demikian, kami berada di sana dan mampu berjuang untuk podium. Itu hal yang positif,” tambah Marquez dengan semangat.
Ia mengungkapkan harapannya untuk meningkatkan kondisi fisik dalam dua minggu ke depan sebelum menghadapi tantangan di Brasil.
“Sekarang saya punya waktu dua minggu untuk meningkatkan kondisi fisik saya. Kita lihat apakah saya bisa mengatasinya. Namun, saya perlahan merasa lebih baik dan lebih baik,” tutup rider asal Spanyol ini.
Situasi yang dialami Marquez mencerminkan betapa kompleksnya dunia balap motor profesional, di mana setiap keputusan dapat berdampak signifikan terhadap karier seorang pembalap dan timnya.
Dengan pertimbangan matang tentang kesehatan fisik dan mentalnya, Marquez menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang tidak hanya peduli terhadap hasil balapan tetapi juga terhadap masa depannya sebagai atlet. (*/dda)
















