BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Empat unit usaha wisata yang berada di bawah naungan Perusahaan Daerah (Perumda) Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga masih belum dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan perusahaan secara keseluruhan.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dalam acara pelantikan Direktur Utama dan Direktur Operasional Perumda Owabong yang baru, di Ruang Andrawina, Owabong Purbalingga, Kamis, 7 Agustus 2025.
Menurut Bupati Fahmi Muhammad Hanif, empat unit usaha tersebut belum mencapai kinerja optimal dan bahkan masih mengalami kerugian.
“Empat unit usaha yang berada di bawah pengelolaan Perumda Owabong masih belum maksimal. Bahkan, diketahui masih merugi. Sehingga, membebani pendapatan Owabong secara keseluruhan,” ungkapnya.
Perumda Owabong saat ini memiliki enam unit usaha yang dikelola yaitu Owabong Waterpark, Sanggaluri Park, Goa Lawa Purbalingga (Golaga), Taman Kota Usman Janatin, Monumen Tempat Lahir (MTL) Soedirman dan Hotel Owabong.
Namun demikian beberapa unit seperti Sanggaluri Park, MTL Jenderal Soedirman, Hotel Owabong dan Taman Kota Usman Jantin belum memberikan profit optimal seperti yang diharapkan.
Sebagai perusahaan daerah Perumda Owabong tidak hanya berfokus pada keuntungan semata tetapi juga memiliki tugas untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu Bupati menegaskan bahwa Perumda juga harus melaksanakan fungsi sosial dengan memberikan edukasi terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata serta terlibat dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan kegiatan lainnya.
Mas Bupati menyoroti besarnya aset yang dimiliki oleh Perumda Owabong yang juga berdampak pada tingginya biaya operasional.
“Ini menjadi tanggung jawab direktur untuk menaikkan keuntungan sambil menekan biaya operasional,” tegasnya sembari berharap kepemimpinan baru membawa visi jauh ke depan agar perusahaan tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Menghadapi tantangan tersebut Mas Bupati mendorong agar jajaran direksi Perumda terus meningkatkan kreativitas berani mengambil inisiatif serta berpikir out of the box.
Dia optimistis bahwa dengan kepemimpinan baru ini Perumda Owabong bisa menjadi penggerak utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Purbalingga.
Kedua direktur baru yakni Arif Taat Ujiyanto sebagai Direktur Utama dan Adi Jaya Pamungkas sebagai Direktur Operasional telah dilantik untuk masa jabatan lima tahun ke depan dari 2025 hingga 2030.
Mereka terpilih setelah melalui serangkaian seleksi terbuka yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga sejak pengumuman rekrutmen pada 11 Juni 2025. Proses seleksi tersebut meliputi lulus administrasi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) serta wawancara akhir.
Sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi tantangan ini Mas Bupati memberikan dorongan agar para pemimpin baru di Perumda Owabong tidak hanya fokus pada aspek bisnis tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan sekitar.
“Harus selalu buat hal baru dan menarik jangan sampai ketinggalan dan tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Pelantikan ini dianggap sebagai langkah penting menuju revitalisasi perusahaan daerah tersebut dimana inovasi dan adaptasi dianggap kunci untuk memastikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan dalam industri pariwisata lokal.
Dengan demikian harapan besar ditempatkan pada kepemimpinan Arif Taat Ujiyanto dan Adi Jaya Pamungkas untuk membawa perubahan positif baik dari sisi finansial maupun citra perusahaan kepada masyarakat luas. (tya/stch)
















