Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Harga Emas Antam Terus Merosot, Tembus Rp 1,93 Juta per Gram

Harga emas batangan 24 karat produksi logam mulia antam kembali mengalami penurunan pada kamisHarga emas batangan 24 karat produksi logam mulia antam kembali mengalami penurunan pada kamis
Harga emas batangan 24 karat produksi Logam Mulia Antam kembali mengalami penurunan pada Kamis (19/6/2025)

BANYUMASEKSPRES.ID, Harga emas batangan 24 karat produksi Logam Mulia Antam kembali mengalami penurunan pada Kamis (19/6/2025). Harga emas turun sebesar Rp 6.000 per gram dan kini berada di angka Rp 1.937.000 per gram.

Tren penurunan ini telah berlangsung beberapa hari berturut-turut, mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung negatif terhadap logam mulia tersebut.

Sebelumnya, pada Selasa (17/6), harga emas Antam sempat jatuh drastis sebesar Rp 18.000 dan menyentuh level Rp 1.950.000 per gram. Kondisi ini berlanjut pada Rabu (18/6), saat harga kembali turun Rp 7.000 menjadi Rp 1.943.000 per gram.

Penurunan berturut-turut ini mengindikasikan bahwa investor mulai berhati-hati terhadap instrumen safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jika menengok data harga emas Antam dalam sepekan terakhir, pergerakannya berada dalam kisaran Rp 1.937.000 hingga Rp 1.968.000 per gram. Sementara dalam rentang waktu satu bulan, harga logam mulia tersebut tercatat bergerak antara Rp 1.871.000 hingga Rp 1.968.000 per gram. Ini menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih relatif stabil meski cenderung menurun secara bertahap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas satuan terkecil, yakni 0,5 gram, dibanderol Rp 1.018.500.

Adapun untuk ukuran 1 gram hari ini, nilainya tetap sesuai harga dasar terbaru yakni Rp 1.937.000. Emas dengan berat 10 gram dijual dengan harga Rp 18.865.000, sementara satuan terbesar yakni 1.000 gram (1 kilogram) dihargai Rp 1.877.600.000.

Harga emas dalam ukuran menengah hingga besar juga turut disesuaikan. Untuk emas 2 gram, harganya berada di angka Rp 3.814.000, sedangkan emas 3 gram dijual Rp 5.696.000. Bagi yang ingin membeli emas dalam ukuran 5 gram, harus merogoh kocek sebesar Rp 9.460.000. Pilihan 25 gram dijual dengan harga Rp 47.037.000, sementara 50 gram dihargai Rp 93.995.000.

Tak hanya harga beli, harga jual kembali atau buyback emas antam juga mengalami penurunan sebesar rp 6.000
Tak hanya harga beli, harga jual kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 6.000

Tak hanya harga beli, harga jual kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 6.000, yang kini berada di level Rp 1.781.000 per gram. Buyback merupakan harga yang akan dibayarkan Antam kepada pelanggan yang ingin menjual kembali emasnya.

Nilai ini penting bagi para investor atau kolektor emas yang mempertimbangkan waktu terbaik untuk menjual logam mulia mereka.

Mengacu pada ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, setiap pembelian emas batangan akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9%. Namun, potongan pajak tersebut dapat dikurangi menjadi hanya 0,45% apabila pembeli mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat melakukan transaksi.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong transaksi formal dan meningkatkan kepatuhan pajak dari sektor investasi emas.

“Demikian rincian harga emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Kamis (19/6/2025),” tulis sumber resmi Logam Mulia dalam keterangannya.

Pergerakan harga emas Antam secara umum menunjukkan bahwa instrumen investasi ini tetap menjadi sorotan meskipun sedang mengalami koreksi harga. Banyak investor masih menjadikan emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven, terutama di tengah gejolak ekonomi dan ketidakpastian global.

Beberapa analis memperkirakan harga emas masih bisa berfluktuasi dalam jangka pendek, tergantung pada sentimen pasar, kondisi geopolitik, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Meski saat ini nilainya sedang menurun, emas tetap menjadi aset yang menarik dalam jangka panjang karena sifatnya yang cenderung stabil dan tahan terhadap inflasi.

Sementara itu, dengan harga emas yang sedang turun, beberapa konsumen justru melihat ini sebagai peluang untuk mulai berinvestasi atau menambah portofolio mereka. Menurunnya harga bisa menjadi momen yang tepat untuk membeli, terutama bagi investor pemula yang ingin memulai investasi emas dalam jumlah kecil terlebih dahulu.

Namun, penting bagi setiap investor untuk memperhatikan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi harga logam mulia ini. Selain kondisi ekonomi makro dan geopolitik, faktor teknikal dan permintaan pasar global turut menjadi pendorong utama dinamika harga emas di pasar domestik. (WAN)

Berita Sebelumnya
Buron 11 tahun, ramlan akhirnya ditangkap

Setelah Buron 11 Tahun, Pelaku Korupsi Pengadaan Alat Peraga Pendidikan di Banjarnegara Ditangkap

Berita Selanjutnya
Sebaran domisili smpn 8 hingga kembaran

Cakupan Sebaran Domisili SMPN 8 Purwokerto Diperluas Hingga Kecamatan Kembaran