BANYUMASEKSPRES.ID, Penyanyi pop dunia, Taylor Swift, kembali mencatatkan prestasi luar biasa dalam perjalanan kariernya yang mengesankan.
Dalam tahun 2026, Taylor berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi Forbes Iconoclast 50 yang dirilis pada tanggal 2 Juni.
Daftar ini menampilkan tokoh-tokoh paling berpengaruh dari berbagai sektor, yang diakui mampu membawa perubahan signifikan dalam industri, pasar, dan budaya melalui inovasi serta keputusan strategis yang mereka ambil.
Selain itu, pencapaian terbaru Taylor Swift juga mengukuhkan posisinya sebagai musisi perempuan terkaya dalam sejarah, dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp35,9 triliun.
Keberhasilan ini tidak hanya berakar dari popularitas musiknya yang mendunia, tetapi juga dari langkah-langkah bisnis cerdas yang dinilai telah mengubah lanskap industri hiburan secara keseluruhan.
Salah satu keputusan paling berani dan berpengaruh yang diambil oleh Taylor adalah merekam ulang enam album pertamanya setelah kehilangan hak atas master rekaman asli.
Langkah ini dinilai sangat strategis dan menjadi sorotan banyak pihak. Proyek rekaman ulang ini dikenal luas dengan sebutan “Taylor’s Version”, di mana pelantun lagu legendaris “Love Story” ini berhasil mengambil kembali kendali atas karya-karyanya.
Tindakan tersebut tidak hanya memberikan dampak positif bagi kariernya, tetapi juga menginspirasi banyak musisi lainnya untuk memperjuangkan hak kepemilikan atas musik mereka sendiri.
Keberhasilan tur dunia “Eras Tour” juga berperan penting dalam peningkatan kekayaan Taylor.
Pendapatan besar dari tur tersebut membantu Taylor membeli kembali hak master rekamannya dari perusahaan investasi Shamrock Capital pada Mei 2025 dengan nilai sekitar US$360 juta atau setara Rp5,8 triliun.
Pendapatan konser yang fantastis serta royalti lagu menjadi sumber utama kekayaan Taylor; ditambah lagi dengan nilai katalog musik dan investasi properti yang dimilikinya.
Pencapaian Taylor Swift dalam daftar Forbes Iconoclast 50 menempatkannya sejajar dengan sejumlah tokoh berpengaruh global lainnya, seperti Elon Musk dan Gwynne Shotwell. Sebelumnya, ia juga telah mendapatkan berbagai pengakuan dari Forbes.
Di antaranya adalah masuk dalam daftar 30 Under 30 kategori musik pada tahun 2014 dan resmi bergabung dalam daftar miliarder Forbes pada tahun 2024.
Dengan serangkaian pencapaian ini, posisi Taylor Swift semakin menguatkan statusnya bukan hanya sebagai salah satu musisi paling sukses di dunia, tetapi juga sebagai sosok bisnis berpengaruh yang mampu mengubah aturan permainan dalam industri hiburan global. (*/stch/dda)














