BANYUMASEKSPRES.ID, Jorge Martin, pembalap dari tim Aprilia Racing, merasa lega setelah berhasil lolos dari cedera serius meskipun mengalami kecelakaan hebat dalam balapan utama MotoGP Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (17/8/2025).
Walaupun tidak dapat menyelesaikan balapan hingga finis, Martin mengungkapkan bahwa ia memperoleh banyak pelajaran penting dari pengalaman tersebut.
Sepanjang akhir pekan di Austria, Martin menghadapi tantangan sulit untuk tampil kompetitif. Hal ini berbeda dengan penampilannya di Ceko sebelumnya, di mana ia berhasil finis di posisi ketujuh.
Di Austria, Martin memulai balapan dari posisi 14 dan hanya mampu menempati posisi ke-10 dalam sesi Sprint. Pada balapan utama, ia sebenarnya memiliki peluang untuk menembus posisi 10 besar.
Pada lap pertama, Martin sempat naik ke posisi sembilan. Namun seiring berjalannya balapan, ia harus merelakan posisinya turun ke peringkat 13 setelah disalip oleh sejumlah pembalap lainnya.
Upaya untuk kembali ke posisi sepuluh besar pada akhir Lap 3 terhambat oleh kekacauan yang terjadi setelah Alex Marquez menjalani hukuman long lap penalty.
Dalam momen tersebut, Martin harus bersaing ketat dengan Franco Morbidelli, Fabio di Giannantonio serta Jack Miller.
Sejak saat itu, Jorge Martin berjuang keras untuk mempertahankan posisinya di peringkat 14 hingga akhirnya disalip oleh Luca Marini.
Kepada TNT Sports, Martin mengakui bahwa kurangnya pengalaman menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerjanya dengan motor RS-GP miliknya.
“Itulah kesalahan terbesar saya,” ujarnya sambil menambahkan bahwa kurangnya pengalaman khususnya terasa pada bagian awal balapan.
Martin menjelaskan bahwa pada hari itu dirinya sudah berada di posisi sembilan setelah berhasil menyalip lima pembalap hanya dalam dua tikungan pertama.
Namun ia menyadari bahwa strategi defensif yang diterapkannya justru menjadi bumerang karena banyak pembalap lain yang kemudian menyusulnya.
“Saya coba kembali menyerang tetapi kesulitan dengan bagian depan motor,” tambahnya.
Kecelakaan terjadi ketika Jorge Martin terjatuh di Tikungan 7 pada Lap 14. Ia segera dilarikan ke pusat medis sirkuit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Beruntung bagi Martin dan tim Aprilia Racing karena hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dirinya tidak mengalami cedera serius meskipun ada rasa sakit yang dirasakannya di seluruh tubuh.
Insiden ini sempat membuat tim Aprilia khawatir mengingat Jorge Martin telah absen dalam 11 seri awal musim ini akibat tiga kecelakaan berat sebelumnya yang menyebabkan cedera parah.
Namun kali ini keberuntungan berpihak padanya sehingga ia dapat melanjutkan balapan berikutnya tanpa kendala berarti.
“Saya baik-baik saja,” ujar sang juara dunia bertahan kepada awak media sambil menambahkan bahwa rasa sakit memang masih dirasakan tetapi tidak ada cedera serius yang dialaminya kali ini.
“Untungnya ada balapan lain pekan depan jadi kami bisa fokus ke sana dan tak terlalu memikirkan hari ini,” imbuhnya penuh optimisme.
Meskipun meninggalkan Austria tanpa membawa pulang satu pun poin tambahan untuk klasemen sementara musim ini, Jorge Martin tetap melihat sisi positif dari akhir pekan tersebut dimana tim berhasil melakukan perbaikan signifikan terhadap setup dasar motor mereka guna mendekati performa para pembalap terdepan lainnya.
Sebagai akibat dari hasil kurang memuaskan tersebut saat ini ‘Martinator’ – julukan bagi Jorge Martin – berada pada peringkat 21 klasemen pembalap dengan raihan total sembilan poin sejauh musim berlangsung hingga kini.
Ia berharap dapat lebih meningkatkan performanya ketika kembali turun lintasan dalam Seri Hungaria mendatang yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 22 hingga 24 Agustus 2025 nanti bertempat di Sirkuit Balaton Park.
Meskipun ada banyak tantangan selama akhir pekan lalu namun Jorge Martin tetap optimistis menghadapi seri-seri berikutnya seraya berharap mampu meraih hasil lebih baik lagi bersama tim Aprilia Racing demi memperbaiki posisinya pada klasemen akhir MotoGP musim ini.
Pembalap asal Spanyol tersebut menyadari pentingnya terus belajar dan beradaptasi agar mampu bersaing secara kompetitif melawan para rival tangguh lainnya terutama dalam ajang bergengsi sekelas MotoGP sekaligus menjaga konsistensi performanya sepanjang sisa kompetisi tahun ini guna mencapai target-target ambisius pribadi maupun tim bersama Aprilia Racing ke depannya.
Dengan semangat pantang menyerah serta tekad kuat membara dalam diri sang ‘Martinator’, para penggemar setia tentunya berharap agar Jorge Martin bisa segera bangkit dari keterpurukannya kali ini serta memberikan penampilan terbaik lagi bersama Aprilia Racing demi meraih prestasi gemilang sepanjang karier profesionalnya sebagai salah satu pembalap top dunia masa kini. (stch)
















