Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Job Fair Banjarnegara 2026 Dibanjiri Pencari Kerja, 27 Perusahaan Buka Lowongan Besar-Besaran

503 Pencari Kerja di Job Fair Hari Pertama503 Pencari Kerja di Job Fair Hari Pertama
MENJELASKAN: Suasana di hari pertama pelaksanaan Job Fair Banjarnegara 2026 di Aula Kecamatan Banjarnegara, Selasa (19/5/2026) pagi

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Ratusan pencari kerja memenuhi Aula Kecamatan Banjarnegara pada acara Job Fair Banjarnegara 2026 yang berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026.

Acara ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara untuk mengatasi masalah pengangguran di daerah tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di 20 kecamatan, menghadirkan sebanyak 27 perusahaan yang menawarkan berbagai jenis lowongan pekerjaan.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Job Fair ini akan berlangsung dari tanggal 19 Mei hingga 18 Juni 2026.

Konsep keliling yang diterapkan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, sehingga mereka dapat memperoleh informasi dan kesempatan kerja dengan lebih mudah.

“Alhamdulillah kami bisa menambah jumlah perusahaan yang berpartisipasi dari awalnya hanya 25 menjadi 27 perusahaan,” ungkap Amalia.

Menurut Bupati Amalia, kondisi geografis Banjarnegara yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri bagi para pencari kerja.

Banyak di antaranya harus mengeluarkan biaya tambahan jika acara job fair hanya dilaksanakan di satu lokasi pusat.

Dengan mengadakan kegiatan ini di tiap kecamatan, Pemkab berharap dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja dan memudahkan mereka dalam menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan passion masing-masing.

“Harapan kami adalah agar dengan didekatkan di tiap kecamatan, pencari kerja dapat lebih mudah mencari pekerjaan sesuai passion mereka,” imbuhnya.

Dalam upaya menekan angka pengangguran terbuka, Pemkab Banjarnegara terus melakukan berbagai program ketenagakerjaan, termasuk pelaksanaan job fair ini.

Lebih jauh Amalia juga menjelaskan bahwa partisipasi perusahaan tidak hanya berasal dari dalam daerah Banjarnegara saja.

Terdapat pula perusahaan dari luar daerah bahkan beberapa di antaranya memiliki jaringan internasional meski penempatan kerjanya tetap berada di Banjarnegara.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan variasi pilihan bagi para pencari kerja.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Banjarnegara, Abdul Suhendi, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan job fair sangat tinggi.

Jumlah pengunjung terus meningkat seiring berjalannya waktu hingga siang hari.

“Antusiasme masyarakat cukup bagus dan peminatnya juga banyak. Situasi di sini makin siang makin ramai, apalagi karena hari ini ada 27 perusahaan yang datang dengan berbagai jenis lowongan pekerjaan,” jelas Abdul.

Data menunjukkan bahwa hingga hari pertama pelaksanaan job fair, jumlah pendaftar online se-Kabupaten Banjarnegara mencapai 503 orang.

Khusus untuk pendaftar di Kecamatan Banjarnegara tercatat sebanyak 183 orang.

Hal ini menunjukkan betapa besar minat masyarakat terhadap kesempatan kerja yang ditawarkan dalam acara tersebut.

Selain menyediakan berbagai lowongan pekerjaan, Job Fair Banjarnegara juga menghadirkan layanan pendukung lainnya untuk memfasilitasi para pencari kerja.

Salah satunya adalah layanan pembuatan kartu kuning atau AK-1 serta konsultasi ketenagakerjaan bagi para peserta.

Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa pencari kerja tidak hanya mendapatkan informasi mengenai lowongan tetapi juga dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja.

Masyarakat menyambut positif inisiatif Pemkab dalam menggelar acara ini.

Sejumlah peserta mengungkapkan rasa syukur dan harapan mereka agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya sehingga semakin banyak orang mendapatkan peluang untuk bekerja dan memperbaiki kualitas hidup mereka.

Dalam konteks yang lebih luas, Job Fair Banjarnegara bukan hanya sekadar ajang bertemunya pencari kerja dengan perusahaan, namun juga merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mengatasi isu pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan hadirnya banyak perusahaan dari berbagai sektor industri, diharapkan akan tercipta sinergi antara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang internasional setelah viral video perempuan membawa Kartu Pokémon dari luar negeri.

Viral Pemeriksaan Kartu Pokémon oleh Bea Cukai, Ini Kronologi Lengkapnya

Berita Selanjutnya
Diisukan Dekat dengan Reza Arap

Nama Caitlin Halderman Viral Setelah Disebut Reza Arap Saat Live Streaming