Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jurusan Paling Diminati di SNBP Unesa 2026, Mana Peluang Lolos Terbesar?

Gedung UNESAGedung UNESA
Pemandangan gedung utama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang modern dan asri, menjadi simbol prestasi dan pendidikan berkualitas di Jawa Timur.

BANYUMASEKSPRES.ID, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menjadi sorotan dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kampus negeri yang dikenal luas di Jawa Timur ini mencatat lonjakan jumlah pendaftar yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat sebanyak 53.237 peserta memilih Unesa melalui jalur SNBP 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 26,2 persen dari periode sebelumnya.

Kenaikan jumlah peminat tersebut menandakan tingginya kepercayaan calon mahasiswa terhadap kualitas pendidikan di Unesa. Tren ini juga memperlihatkan bahwa persaingan masuk perguruan tinggi negeri semakin kompetitif dari tahun ke tahun.

Dari total pendaftar, sebanyak 27.551 peserta menempatkan Unesa sebagai pilihan pertama. Sementara itu, 25.686 lainnya memilih Unesa sebagai pilihan kedua dalam sistem SNBP.

Untuk tahun ini, Unesa menyediakan kuota sebanyak 6.532 kursi bagi calon mahasiswa jalur SNBP. Jumlah tersebut sedikit meningkat karena adanya penambahan beberapa program studi baru.

Jika dibandingkan dengan jumlah pendaftar, kuota tersebut tentu membuat tingkat persaingan menjadi cukup ketat. Artinya, tidak semua peserta memiliki peluang besar meskipun mendaftar melalui jalur prestasi.

Data resmi menunjukkan ada 20 program studi jenjang S1 dengan jumlah peminat tertinggi pada SNBP 2026. Informasi ini menjadi referensi penting dalam membaca peta persaingan masuk Unesa.

Program studi S1 Manajemen menempati posisi teratas sebagai jurusan paling diminati. Jumlah pendaftarnya mencapai 1.804 orang pada jalur SNBP tahun ini.

Di urutan kedua terdapat S1 Psikologi dengan total 1.762 pendaftar. Jurusan ini memang dikenal memiliki prospek kerja luas di berbagai sektor industri dan layanan masyarakat.

Posisi ketiga ditempati oleh S1 Keperawatan yang menarik 1.673 peminat. Tingginya minat pada bidang kesehatan menunjukkan tren positif terhadap profesi tenaga medis.

S1 Akuntansi juga masuk dalam jajaran program studi favorit dengan jumlah pendaftar di atas seribu orang. Bidang ini masih dianggap menjanjikan karena kebutuhan tenaga profesional keuangan terus meningkat.

Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tidak kalah diminati oleh calon mahasiswa. Jurusan ini konsisten menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin berkarier di dunia pendidikan dasar.

S1 Ilmu Komunikasi mencatat 1.296 pendaftar pada SNBP 2026. Popularitasnya didorong oleh perkembangan industri media dan komunikasi digital yang terus berkembang.

Bidang ekonomi kreatif dan teknologi juga menarik perhatian melalui S1 Bisnis Digital. Program studi ini diminati lebih dari 1.200 peserta pada jalur SNBP.

Selain itu, S1 Ilmu Hukum masuk dalam daftar jurusan dengan peminat tinggi. Minat terhadap bidang hukum tetap stabil karena peluang kariernya luas di sektor publik maupun swasta.

S1 Gizi dan S1 Fisioterapi juga mencatat jumlah pendaftar yang signifikan. Kedua jurusan ini memperlihatkan minat besar pada bidang kesehatan non-kedokteran.

Program studi Ilmu Administrasi Negara turut menjadi pilihan favorit calon mahasiswa. Jurusan ini banyak diminati karena relevan dengan kebutuhan aparatur dan kebijakan publik.

S1 Ekonomi dan S1 Teknik Informatika juga masuk dalam kelompok prodi dengan peminat tinggi. Keduanya dianggap memiliki prospek karier yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Program studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian tidak kalah bersaing dalam menarik minat pendaftar. Bidang ini dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan nasional.

Sementara itu, S1 Teknik Sipil tetap menjadi primadona di rumpun teknik. Permintaan tenaga ahli konstruksi yang stabil membuat jurusan ini terus diminati.

Melihat data tersebut, calon mahasiswa perlu memahami bahwa jurusan favorit biasanya memiliki tingkat persaingan lebih ketat. Jumlah pendaftar yang tinggi berbanding lurus dengan seleksi yang semakin kompetitif.

Peluang lolos tidak hanya ditentukan oleh minat, tetapi juga oleh rasio daya tampung setiap program studi. Semakin kecil kuota dibandingkan jumlah pendaftar, semakin ketat pula peluangnya.

Sebaliknya, memilih jurusan dengan peminat relatif lebih rendah dapat meningkatkan kemungkinan diterima. Strategi ini kerap digunakan peserta untuk mengoptimalkan peluang di jalur SNBP.

Meski demikian, pertimbangan minat dan kemampuan akademik tetap harus menjadi prioritas utama. Memilih jurusan hanya karena peluang besar tanpa mempertimbangkan passion dapat berdampak pada proses studi ke depan.

Selain jalur SNBP, Unesa juga membuka kesempatan melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Tersedia pula jalur mandiri yang dapat menjadi alternatif bagi peserta yang belum berhasil.

Calon mahasiswa disarankan untuk memantau informasi resmi mengenai daya tampung dan statistik peminat setiap program studi. Data tersebut biasanya diperbarui melalui laman resmi admisi Unesa.

Lonjakan peminat SNBP 2026 memperlihatkan reputasi Unesa yang semakin kuat di tingkat nasional. Hal ini sekaligus menjadi tantangan bagi calon mahasiswa untuk menyusun strategi terbaik.

Jurusan seperti Manajemen, Psikologi, dan Keperawatan memang menjadi magnet utama tahun ini. Namun, peluang terbesar tetap bergantung pada kesiapan akademik dan ketepatan memilih program studi.

Dengan memahami data peminat dan daya tampung secara menyeluruh, peserta dapat memperkirakan peluang secara lebih realistis. Pendekatan berbasis informasi kampus yang akurat akan membantu menentukan langkah yang lebih terarah. (mdr)

Berita Sebelumnya
Siap Kembali Bertarung

Conor McGregor Siap Comeback 2026, Tantang Lawan Tak Terkenal di UFC

Berita Selanjutnya
Apk dana

Limit DANA Cicil Tidak Keluar? Begini Cara Agar Disetujui