Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Khvicha Kvaratskhelia Bersinar di Paris Saint-Germain, Nilai Pasar Tembus Rp1,5 Triliun

Mesin Gol Berjuluk 'Kvaradona'Mesin Gol Berjuluk 'Kvaradona'
Khvicha Kvaratskhelia

BANYUMASEKSPRES.ID, Khvicha Kvaratskhelia kini menjadi sorotan utama di kalangan pecinta sepak bola global berkat penampilan gemilangnya bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Pemain berbakat asal Georgia ini berhasil menunjukkan performa luar biasa ketika timnya menghadapi raksasa Inggris, Chelsea, dalam sebuah pertandingan yang penuh ketegangan dan drama.

Dengan mengenakan nomor punggung 7, Kvaratskhelia membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar seorang pemain muda berbakat, tetapi juga ancaman serius di lini depan bagi setiap lawan yang harus dihadapi.

Mengacu pada data dari Transfermarkt dan ESPN, nilai pasar Khvicha Kvaratskhelia saat ini mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun atau setara dengan lebih dari €100 juta.

Ia dikenal dengan julukan “Kvaradona,” sebuah nama yang mencerminkan potensinya yang besar dan kemampuan bermain yang memukau.

Bakatnya sudah terendus sejak lama; bahkan pada tahun 2018 lalu, ia masuk dalam daftar 60 talenta muda terbaik dunia versi The Guardian.

Lahir di Tbilisi, Georgia, pada 12 Februari 2001, Kvaratskhelia kini berusia 25 tahun dan berada di puncak kariernya.

Sebelum bergabung dengan PSG pada 17 Januari 2025 dengan kontrak yang mengikatnya hingga Juni 2029, dia telah menjadi pahlawan bagi Napoli di Serie A Italia.

Di sana, ia tidak hanya membantu klub meraih gelar juara Serie A tetapi juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (MVP) Serie A musim 2022-23.

Capaian tersebut menegaskan bahwa Kvaratskhelia adalah salah satu pemain paling menjanjikan saat ini.

Kariernya di PSG juga dapat dikatakan sangat cemerlang. Dalam waktu singkat setelah kepindahan tersebut, dia telah berkontribusi besar dalam meraih berbagai trofi prestisius untuk klub yang dijuluki Les Parisiens itu.

Gelar-gelar tersebut meliputi Ligue 1, Piala Prancis, serta mahkota paling bergengsi di Eropa, Liga Champions UEFA untuk musim 2024-2025. Statistiknya pun sangat mengesankan; selama kompetisi Ligue 1 musim 2025-26, Kvaratskhelia sudah mencatatkan 13 penampilan sebagai starter dengan koleksi 4 gol dan 3 assist.

Keunggulan Kvaratskhelia terletak pada kelincahan serta kemampuan menggunakan kedua kakinya secara seimbang.

Kemampuan ini membuatnya fleksibel untuk dimainkan baik sebagai penyerang sayap kiri maupun sebagai gelandang serang.

Meskipun PSG sempat mengalami kekalahan tipis dari Chelsea di final Piala Dunia Antarklub FIFA tahun 2025, aksi individu Kvaratskhelia tetap menjadi sorotan utama dan membuat barisan pertahanan The Blues jatuh bangun menghadapi permainan kreatifnya.

Di level internasional, Khvicha Kvaratskhelia juga menjadi andalan utama tim nasional Georgia. Ia berhasil mencetak total 20 gol dari 47 penampilan internasionalnya.

Dengan usia yang masih tergolong muda dan potensi yang terus berkembang pesat, Khvicha kini bukan sekadar bayang-bayang dari legenda-legenda sebelumnya, melainkan bintang utama yang siap mengangkat PSG ke puncak kejayaan sepak bola Eropa di bawah arahan pelatih Luis Enrique.

Kehadiran Kvaratskhelia di PSG tidak hanya membawa harapan baru bagi tim tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap dinamika permainan klub asal Paris tersebut.

Dengan gaya bermain yang atraktif dan efektif, ia telah menarik perhatian banyak pengamat sepak bola serta penggemar dari berbagai penjuru dunia.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran seorang pemain dalam membentuk identitas sebuah klub serta bagaimana mereka bisa mempengaruhi hasil pertandingan secara keseluruhan. (*/dda)

Berita Sebelumnya
PSI Jalin Silaturahmi Lewat Safari Ramadan

Safari Ramadan di Pesantren Kebumen, Kaesang Pangarep Pastikan Jateng jadi "Kandang Gajah"

Berita Selanjutnya
Korlantas Rilis Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran

Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Mulai Tanggal 18–19 Maret 2026