BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan kalangan ulama, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Huda yang terletak di Jetis, Kutosari, Kebumen.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin (30/3) mulai pukul 11.00 WIB dan menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dengan tokoh agama.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kebumen, yang turut menyampaikan harapan agar kerjasama antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dapat semakin erat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren, KH Wahib Mahfudz.
Momen ini tidak hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan merupakan sebuah ikatan yang bertujuan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kebumen.
Dalam sambutannya, Kapolres I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak pondok pesantren. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh warga pesantren.
“Semoga momentum Idul Fitri ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya dengan penuh harap.
Lebih jauh lagi, Kapolres menyatakan bahwa dukungan dari para ulama dan lembaga pendidikan keagamaan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi serta sinergi antara aparat keamanan dengan para ulama agar situasi kamtibmas tetap terjaga.
“Komunikasi dan sinergi dengan para ulama perlu terus dijaga agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan di tengah dinamika sosial yang terus berubah.
Ia menekankan bahwa saat ini, seluruh elemen masyarakat perlu bersatu untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
“Kita harus saling menjaga satu sama lain agar potensi gangguan sosial dapat diminimalisir,” imbuhnya.
Peran pondok pesantren seperti Al Huda dianggap sangat strategis dalam membina akhlak serta pemahaman keagamaan santri.
Kapolres menyatakan bahwa pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga berfungsi sebagai benteng untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif serta penyebaran paham radikal yang bisa merusak tatanan sosial masyarakat.
Dalam konteks ini, Kapolres I Putu Bagus Krisna Purnama mengajak para tokoh agama serta kalangan pesantren untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan bahwa meningkatkan toleransi serta sikap saling menghormati antarumat beragama adalah hal yang sangat penting, terutama dalam masyarakat yang beragam seperti Indonesia.
“Dengan sinergi antara aparat keamanan, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti pesantren, kondusivitas wilayah dapat terus terjaga,” ucapnya menutup sambutan tersebut.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta suasana damai di mana semua elemen masyarakat bisa hidup berdampingan dengan harmonis.
Kunjungan AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama ke Pondok Pesantren Al Huda ini menjadi simbol komitmen kepolisian dalam membangun kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat demi terciptanya kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah Kebumen.
Hal ini juga merupakan langkah nyata dalam menerapkan prinsip E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) yang menjadi penting bagi semua institusi dalam melayani publik dengan baik.
Pondok Pesantren Al Huda sendiri memiliki reputasi baik dalam mendidik santri-santrinya untuk menjadi pribadi yang bukan hanya paham akan agamanya tetapi juga memiliki keterampilan sosial dan kemandirian yang tinggi.
Dengan adanya dukungan dari kepolisian, diharapkan pondok pesantren dapat lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan sekaligus agen perubahan bagi masyarakat. (mam/stch/dda)
















