BANYUMASEKSPRES.ID, Universitas Jenderal Soedirman atau Unsoed resmi mengumumkan hasil seleksi Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dengan jumlah pendaftar yang mencapai 28.442 orang. Dari total tersebut, sebanyak 3.176 peserta dinyatakan lolos sebagai calon mahasiswa baru melalui jalur prestasi yang sangat kompetitif.
Jumlah mahasiswa yang diterima ini telah memenuhi kuota SNBP yang ditetapkan sekitar 30 persen dari total daya tampung universitas. Hal ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Unsoed yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2026, Unsoed menyediakan total daya tampung sebanyak 9.820 kursi yang tersebar di berbagai program studi. Pilihan tersebut mencakup 47 Program Studi Sarjana (S1) dan 10 Program Studi Diploma (D3) yang menawarkan beragam bidang keilmuan.
Tingginya jumlah peminat membuat persaingan masuk Unsoed melalui jalur SNBP semakin ketat, terutama pada program studi favorit. Kondisi ini mencerminkan kualitas dan reputasi Unsoed yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional.
Keketatan SNBP 2026 di Unsoed
Program studi Kedokteran Gigi menjadi yang paling ketat dengan tingkat penerimaan hanya sebesar 2,93 persen. Artinya, dari 100 pendaftar, hanya sekitar tiga orang saja yang berhasil lolos seleksi.
Di posisi berikutnya terdapat program studi Manajemen dengan tingkat keketatan sebesar 3,67 persen. Persaingan yang tinggi juga terjadi pada program Keperawatan yang mencatat angka 4,43 persen.
Program studi Akuntansi dan Teknik Mesin turut masuk dalam daftar prodi paling ketat dengan persentase masing-masing 4,47 persen dan 4,62 persen. Hal ini menunjukkan bahwa bidang ekonomi dan teknik tetap menjadi pilihan favorit calon mahasiswa.
Selain itu, program Pendidikan Dokter juga menjadi salah satu yang paling diminati dengan tingkat keketatan sebesar 5,15 persen. Tingginya minat ini tidak terlepas dari prospek karier yang menjanjikan di bidang kesehatan.
Program studi Teknik Komputer dan Farmasi masing-masing memiliki tingkat keketatan 5,61 persen dan 5,70 persen. Kedua prodi ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap bidang teknologi dan kesehatan modern.
Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Bahasa Indonesia melengkapi daftar 10 besar prodi paling kompetitif dengan angka 6,44 persen dan 6,68 persen. Hal ini menunjukkan bahwa bidang sosial dan pendidikan juga tetap diminati.
Program Diploma yang Paling Diminati
Pada jenjang Diploma (D3), beberapa program studi menjadi primadona dengan jumlah pendaftar terbanyak. D3 Administrasi Perkantoran menempati posisi teratas sebagai pilihan favorit calon mahasiswa.
Selain itu, D3 Administrasi Bisnis dan D3 Akuntansi juga banyak diminati karena peluang kerja yang luas setelah lulus. Program-program ini dianggap praktis dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
D3 Bisnis Internasional turut menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang global. Sementara itu, D3 Agribisnis tetap diminati karena relevansinya dengan sektor pertanian yang kuat di Indonesia.
Unsoed juga menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan tingginya jumlah mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Dari total mahasiswa yang diterima melalui SNBP, sebanyak 872 orang atau sekitar 27,46 persen merupakan penerima KIP-K. Angka ini mencerminkan keberpihakan universitas terhadap mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Kebijakan ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi. Dengan demikian, kesenjangan akses pendidikan dapat terus ditekan.
Jadwal Registrasi Mahasiswa Baru
Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti proses registrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tahapan pertama adalah registrasi online yang dilaksanakan pada 6 hingga 13 April 2026.
Selain itu, peserta juga harus mengikuti tes kesehatan pada tanggal yang sama sebagai bagian dari proses administrasi. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan calon mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
Selanjutnya, registrasi fisik akan dilakukan langsung di kampus Unsoed pada 14 hingga 16 April 2026. Calon mahasiswa diharapkan mempersiapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar proses berjalan lancar.
Informasi lengkap mengenai pendaftaran ulang dapat diakses melalui situs resmi admisi Unsoed. Calon mahasiswa disarankan untuk memantau informasi terbaru agar tidak melewatkan tahapan penting dalam proses penerimaan. (mdr)
















