BANYUMASEKSPRES.ID, Kegembiraan terpancar dari wajah legenda bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii, saat menghadiri audisi PB Jaya Raya Jakarta di Manado, Sulawesi Utara.
Kehadirannya pada acara yang digelar di GOR Bulu Tangkis POLKESDO, Kelurahan Perkamil, Kecamatan Tikala ini membawa Greysia kembali mengenang masa kecilnya saat pertama kali mengenal dunia bulu tangkis.
Audisi bertajuk “Menjaring Juara Dunia Masa Depan” berlangsung dari 14 hingga 16 November 2025 dan dihadiri oleh sejumlah legenda bulu tangkis tanah air lainnya seperti Rosiana Tendean.
Mereka didampingi oleh Bambang Supriyanto yang menjabat sebagai pelatih kepala sektor ganda dan Simon Santoso sebagai pelatih kepala sektor tunggal PB Jaya Raya.
“Saya merasa sangat-sangat menyenangkan berada di sini karena ini adalah kampung saya. Saya berasal dari Sulawesi Utara,” ungkap Greysia Polii dalam unggahan Instagramnya yang dipetik Minggu (23/11).
Ungkapan ini menandakan betapa pentingnya akar budaya dan asal usul bagi seorang atlet sekelas Greysia.
“Saya ikut pergi ke Kotamobagu, ikut pergi ke Gorontalo, ikut pergi kemanapun yang ada di Indonesia Timur ini untuk bisa latihan bulu tangkis atau bisa untuk pertandingan,” tambahnya dengan antusias.
Greysia Polii memang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Sulawesi Utara. Meskipun lahir di Jakarta, ia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Manado.
Hal ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebelum akhirnya pindah kembali ke Jakarta pada tahun 1995 untuk bergabung dengan klub bulu tangkis ternama Jaya Raya.
Di sinilah bakatnya semakin terasah hingga mendapatkan panggilan Pelatnas PBSI pada tahun 2003.
Dalam kesempatan tersebut, Greysia mengharapkan atlet-atlet muda Indonesia yang mengikuti audisi untuk bersemangat serta konsisten dalam berlatih.
Menurutnya, bergabung dengan klub seperti Jaya Raya memberikan dukungan besar yang sangat berarti bagi perkembangan karier seorang atlet.
Dukungan tersebut tidak hanya datang dari klub tetapi juga dari lingkungan keluarga dan pembina.
“Jadi saya berharap kepada adik-adik di sini ketika kita tahu kalau kita memang suka main bulu tangkis, latihan yang konsisten, disiplin. Jadi kalian tunjukkan yang terbaik, apapun hasilnya, kalian tunjukkan yang terbaik adalah semangat, fighting spirit kalian di lapangan,” ucap Greysia dengan penuh motivasi.
Ia menekankan pentingnya dukungan dari orang tua dan pembina serta klub Jaya Raya yang telah membantunya meraih kesuksesan.
Greysia mengakui bahwa meskipun dirinya memiliki bakat alami dalam bermain bulu tangkis, dukungan dari berbagai pihaklah yang membuatnya mampu mencapai puncak kejayaan seperti sekarang.
“Support dari orang tua dan support dari para pembina dan dari klub Jaya Raya. Saya tidak akan jadi juara tanpa support mereka semua. Saya punya bakat, yes, tapi saya butuh support. Dan ini yang Jaya Raya lakukan,” jelas Greysia menambahkan dengan penuh rasa syukur atas perjalanan panjang kariernya.
Kehadiran para legenda bulu tangkis ini tentunya memberikan inspirasi tersendiri bagi para peserta audisi.
Semangat dan tekad mereka menjadi contoh nyata bagi generasi muda untuk terus berjuang mencapai impian meskipun harus melewati berbagai rintangan dan tantangan sepanjang perjalanan.
Sebagai peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu, Greysia kini berdedikasi untuk memotivasi generasi penerus agar dapat meraih prestasi gemilang di bidang olahraga yang sama.
Warisan semangat dan kerja keras yang ditanamkan sejak dini oleh para pendahulu inilah yang akan menjadi fondasi kuat dalam membangun masa depan bulu tangkis Indonesia. (*/dda)
















