Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Longsor Putus Pipa PDAM, Pasokan Air Bersih Kota Banjarnegara dan Bawang Terganggu

Longsor Putus Pipa Utama PerumdamLongsor Putus Pipa Utama Perumdam
KOORDINASI: Wakil Bupati bersama Sekda Banjarnegara saat meninjau lokasi jebolnya pipa utama akibat tanggul jembatan yang longsor

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Distribusi air bersih Perumdam Tirta Serayu di Kabupaten Banjarnegara terpaksa dihentikan sementara setelah longsor merusak talud Jembatan Gendol di Desa Singomerto, Kecamatan Sigaluh.

Bencana tersebut menyebabkan pipa utama jaringan distribusi air milik Perumdam Tirta Serayu putus sehingga pasokan air bersih ke ribuan pelanggan di wilayah Kota Banjarnegara hingga Kecamatan Bawang terdampak.

Kerusakan terjadi ketika longsoran tanah menghantam pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter DN250 yang berfungsi menyalurkan air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 menuju sejumlah wilayah layanan.

Akibatnya, distribusi air bersih tidak dapat dilakukan hingga proses perbaikan selesai.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut.

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali bersama Sekretaris Daerah, Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Serayu, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) langsung meninjau lokasi longsor pada Jumat (17/7/2026).

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali mengatakan, pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Menurutnya, fokus penanganan tidak hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa longsor mengakibatkan pipa utama PDAM terputus sehingga distribusi air bersih kepada pelanggan harus dihentikan sementara.

Karena itu, koordinasi dengan BBPJN dan Perumdam Tirta Serayu dilakukan agar perbaikan akses jalan maupun jaringan pipa dapat berjalan secara bersamaan.

“Pemerintah memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat. Penanganan darurat distribusi air bersih harus segera dilakukan agar warga tidak mengalami kesulitan mendapatkan air,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Serayu, Fauzan, menjelaskan bahwa jaringan dari Instalasi Pengolahan Air memiliki dua pipa utama.

Dari dua jalur tersebut, hanya pipa berdiameter DN250 yang mengalami kerusakan akibat diterjang longsoran tanah sekitar pukul 07.00 WIB, sedangkan pipa berdiameter DN300 masih dalam kondisi aman.

Menurut Fauzan, proses perbaikan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari karena kerusakan berada di lokasi yang terdampak longsor dan memerlukan penanganan secara hati-hati agar jaringan kembali berfungsi secara normal.

Selama masa perbaikan berlangsung, Perumdam Tirta Serayu telah menyiapkan langkah darurat dengan mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah yang terdampak gangguan layanan.

Langkah tersebut diambil agar kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi meskipun distribusi melalui jaringan pipa belum dapat dilakukan.

Seluruh tim teknis Perumdam Tirta Serayu juga telah diterjunkan ke lapangan untuk mempercepat proses perbaikan pipa utama.

Perusahaan menargetkan pekerjaan dapat selesai dalam waktu sesingkat mungkin sehingga layanan air bersih kembali normal.

Gangguan distribusi ini diperkirakan berdampak pada pelanggan di sejumlah wilayah, terutama Kota Banjarnegara hingga Kecamatan Bawang yang selama ini bergantung pada pasokan dari Instalasi Pengolahan Air 1.

Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan Perumdam Tirta Serayu mengenai perkembangan pemulihan layanan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur layanan air bersih sangat rentan terhadap bencana alam seperti longsor, terutama di wilayah dengan kondisi geografis berbukit seperti Banjarnegara.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Perumdam Tirta Serayu, dan instansi terkait menjadi faktor penting agar proses pemulihan dapat berjalan cepat serta pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Perumdam Tirta Serayu memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada pelanggan hingga seluruh jaringan distribusi air bersih kembali beroperasi normal.

Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan proses perbaikan pipa utama yang putus akibat longsor dapat segera rampung sehingga pasokan air bersih kembali mengalir ke seluruh pelanggan yang terdampak. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Rekrutmen Lowongan Konsultan Kemenkes

Kualifikasi Posisi Konsultan dalam Rekrutmen Kemenkes 2026 yang Perlu Diketahui

Berita Selanjutnya
Rumah di Sokaraja Ludes Terbakar

Rumah Warga Sokaraja Banyumas Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai 50 Juta