BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Kebakaran rumah di Desa Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, menghanguskan sebuah rumah beserta satu unit sepeda
motor pada Jumat (18/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi di kawasan belakang Pasar Sakal Putung tersebut menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar.
Kebakaran rumah di Banyumas ini langsung mendapat penanganan cepat dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) setelah laporan diterima sekitar pukul 00.30 WIB.
Tim dari UPT Damkar Banyumas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala UPT Damkar Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan petugas berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu relatif singkat.
Setelah menerima laporan dari warga, tim pemadam bergerak menuju lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendataan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.57 WIB,” ujar Andaru.
Rumah yang terbakar diketahui milik Sutarno (52), warga RT 03 RW 07 Desa Sokaraja Tengah.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh istrinya, Sri, yang terbangun dari tidur karena melihat kobaran api sudah membesar di bagian rumah.
Melihat kondisi tersebut, Sri segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Dalam waktu singkat, warga berdatangan membantu upaya penyelamatan sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.
Api kemudian merembet ke bagian dapur dan dengan cepat menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.
Selain rumah, satu unit sepeda motor yang berada di dalam rumah juga tidak berhasil diselamatkan sehingga ikut terbakar.
Petugas Damkar Banyumas mengerahkan personel dari Regu 3 Pos Damkar Kembaran dan Regu 1 Pos Damkar Induk untuk menangani kebakaran tersebut.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Polsek Sokaraja, PMI, Ambulans Kitty Group, relawan, serta masyarakat sekitar yang turut membantu mengamankan lokasi.
Berkat koordinasi yang baik antara petugas dan warga, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit.
Keberhasilan tersebut membuat api tidak sempat menjalar ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Andaru, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Petugas masih mengumpulkan berbagai informasi dan melakukan pemeriksaan di lokasi guna mengetahui sumber awal munculnya api.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa, namun rumah beserta satu unit sepeda motor hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta,” jelasnya.
Peristiwa kebakaran rumah di Sokaraja ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat malam hingga dini hari ketika sebagian besar penghuni rumah sedang beristirahat.
Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, serta memastikan kompor dan sumber api telah dimatikan sebelum tidur menjadi langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
Selain itu, masyarakat juga diimbau segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kerugian dapat diminimalkan.
Respons cepat petugas Damkar Banyumas bersama aparat kepolisian, tenaga medis, relawan, dan warga sekitar menjadi faktor penting yang berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
Meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta akibat rumah dan sepeda motor yang hangus terbakar, tidak adanya korban jiwa menjadi hal yang patut disyukuri.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Hasil penyelidikan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Banyumas maupun daerah lainnya. (zet/stch/dda)
















