BANYUMASEKSPRES.ID, MANCHESTER – Manchester United memasuki fase krusial menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.
Manajer Michael Carrick memiliki waktu kurang dari dua pekan sebelum jendela transfer ditutup pada 1 September untuk memperkuat sekaligus merapikan komposisi skuad.
Sejumlah sektor masih membutuhkan perhatian, terutama posisi bek sayap dan lini tengah. Selain mendatangkan pemain baru,
Manchester United juga harus segera mengambil keputusan terkait masa depan Marcus Rashford, kebutuhan penyerang pelapis, serta sejumlah pemain yang berpeluang meninggalkan Old Trafford.
Situasi tersebut membuat dua pekan terakhir bursa transfer menjadi periode penting bagi Carrick dan manajemen klub.
Menurut laporan Manchester Evening News, posisi bek kiri menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian serius.
Saat ini, Luke Shaw menjadi satu-satunya opsi senior yang tersedia untuk posisi tersebut.
Kondisi itu membuat Manchester United perlu menambah kedalaman di sektor bek kiri, terlebih klub akan menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi sepanjang musim.
Salah satu nama yang masuk dalam pertimbangan adalah Joaquin Seys dari Club Brugge. Pemain tersebut disebut memiliki banderol sekitar 30 juta pounds.
Kehadiran pemain baru di posisi bek kiri diharapkan dapat memberikan persaingan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Shaw.
Selain sektor pertahanan, lini tengah juga menjadi perhatian Carrick.
Manchester United disebut telah mengidentifikasi Adam Wharton sebagai salah satu target utama.
Gelandang Crystal Palace tersebut memiliki nilai transfer sekitar 85 juta pounds.
Jika Manchester United berhasil mendatangkan Wharton dan Seys sekaligus, keduanya diyakini dapat memberikan tambahan kedalaman skuad.
Kebutuhan terhadap gelandang baru semakin penting karena Manchester United harus menjaga keseimbangan skuad untuk menghadapi rangkaian pertandingan sepanjang musim.
Namun, mendatangkan Wharton tentu membutuhkan investasi besar.
Manajemen klub harus mempertimbangkan kondisi finansial serta kebutuhan di posisi lain sebelum mengambil keputusan akhir.
Salah satu persoalan terbesar Manchester United adalah masa depan Marcus Rashford.
Penyerang Inggris tersebut kembali ke Old Trafford setelah menjalani masa peminjaman bersama Barcelona pada musim lalu. Rashford juga telah mengikuti persiapan pramusim bersama Manchester United.
Namun, pembicaraan mengenai kemungkinan transfer permanen belum menemukan titik temu. Salah satu kendala yang disebut muncul adalah persoalan tuntutan gaji.
Jika Rashford akhirnya bertahan, Carrick memiliki opsi tambahan untuk lini depan dan dapat memasukkannya ke dalam proyek Manchester United musim ini.
Sebaliknya, jika Rashford meninggalkan klub, Manchester United harus bergerak cepat mencari pengganti agar tidak kehilangan kedalaman di sektor serangan.
Manchester United juga harus menyiapkan skenario apabila Joshua Zirkzee meninggalkan klub.
Penyerang asal Belanda tersebut telah lama dikaitkan dengan Juventus sepanjang musim panas.
Jika transfer tersebut terealisasi, Manchester United berpotensi hanya memiliki Benjamin Sesko sebagai penyerang tengah murni.
Carrick sebenarnya masih memiliki opsi lain seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo yang dapat dimainkan sebagai penyerang tengah.
Namun, kebutuhan terhadap penyerang nomor sembilan natural tetap menjadi perhatian.
Salah satu kandidat yang disebut masuk radar adalah Bamba Dieng dari Lorient.
Penyerang asal Senegal itu mencetak 15 gol musim lalu dan dinilai dapat memberikan tambahan persaingan sekaligus kedalaman di lini depan.
Selain aktivitas perekrutan, Manchester United juga berencana mengurangi jumlah pemain sebelum bursa transfer ditutup.
Beberapa pemain berpeluang dilepas secara permanen, sedangkan pemain lainnya dapat dipinjamkan agar mendapatkan menit bermain lebih banyak dan pengalaman kompetitif.
Harry Amass menjadi salah satu pemain yang menarik minat klub lain. West Ham dan Norwich City disebut termasuk klub yang tertarik mendapatkan jasanya.
Sementara itu, pemain akademi seperti Toby Collyer, Dan Gore, dan Chido Obi juga diperkirakan dapat mempertimbangkan kepindahan sementara.
Langkah tersebut dapat menjadi solusi bagi Manchester United untuk memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada pemain muda sekaligus mengurangi kepadatan skuad.
Dengan waktu kurang dari dua pekan sebelum bursa transfer musim panas ditutup, Manchester United menghadapi sejumlah keputusan penting.
Carrick dan manajemen klub tidak hanya harus memastikan kedatangan pemain yang dibutuhkan, tetapi juga menentukan pemain yang akan bertahan, dijual, atau dipinjamkan.
Keputusan dalam periode terakhir bursa transfer ini berpotensi menentukan keseimbangan skuad Manchester United sepanjang musim 2026/2027.
Jika perekrutan dan pelepasan pemain berjalan sesuai rencana, Carrick akan memiliki komposisi skuad yang lebih dalam untuk menghadapi padatnya kompetisi.
Namun, kegagalan menyelesaikan kebutuhan di beberapa posisi dapat menjadi persoalan ketika jadwal pertandingan mulai semakin intens. (*/stch/dda)














