BANYUMASEKSPRES.ID, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia kembali menjadi pusat perhatian setelah Grand Prix Aragon.
Di lintasan MotorLand, keduanya menjalani tes penting bersama tim Ducati Lenovo untuk menguji fairing baru yang direncanakan akan digunakan di balapan MotoGP berikutnya di Mugello.
Tes ini menjadi bagian krusial dari strategi Ducati untuk meningkatkan performa motor dan memberikan keunggulan kompetitif bagi kedua pembalap.
Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati Lenovo, memberikan wawasan mengenai hasil tes tersebut.
Menurut Tardozzi, Marquez dan Bagnaia menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap fairing baru, mencerminkan perjalanan musim yang berbeda bagi kedua pembalap.
“Di pagi hari kami memulai dengan program untuk menguji fairing baru. Kami mencoba mendapatkan lebih banyak downforce dan cengkeraman pada ban belakang. Kami juga berusaha agar motor lebih lincah di tikungan chicane,” ujar Tardozzi.
Ducati memfokuskan upaya mereka untuk meningkatkan aerodinamika, meskipun Tardozzi mengakui tidak semua aspek bisa ditingkatkan sekaligus.
“Apa yang kami minta kepada tim aerodinamika adalah peningkatan di setiap area. Namun jelas itu tidak mungkin secara sekaligus. Oleh karena itu para insinyur bekerja berdasarkan masukan dari pembalap setelah tes,” jelasnya.
Bagnaia tampak lebih optimis setelah tes ini, terutama setelah beberapa balapan terakhir yang mengecewakan. Tardozzi mengungkapkan bahwa Bagnaia kembali menemukan kepercayaan dirinya setelah merasa lebih baik dengan bagian depan GP25.
“Di sisi Pecco, sudah ada senyum dan kebahagiaan. Tapi di sisi Marc masih ada tanda tanya,” tambah Tardozzi.
Dia juga yakin bahwa Bagnaia akan tampil sangat kompetitif di Mugello, mengingat kemenangan yang diraihnya tahun lalu di sirkuit tersebut.
“Setelah hari Minggu, Pecco kembali! Di Mugello dia akan sangat kompetitif,” kata Tardozzi.
“Akhirnya, kami menemukan cara untuk memberinya lebih banyak feeling di bagian depan. Ia bekerja dengan baik saat tes, menjelaskan dengan jelas titik-titik lemah dan minusnya kepada Gigi Dall’Igna dan insinyur.”
Sementara itu, Marc Marquez, yang menyelesaikan tes di posisi ketiga, memiliki pandangan yang berbeda. Meskipun waktu lapnya hampir sama dengan fairing lama, Marquez merasa ada potensi yang bisa dieksplorasi lebih lanjut.
“Kami fokus pada fairing baru. Dengan kedua fairing, waktu lap sangat mirip. Ketika membawa sesuatu yang baru dan waktu lapnya mirip, itu pertanda bagus,” ujar Marquez.
Dia menambahkan bahwa keseimbangan motor adalah faktor kunci yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakan fairing baru di Mugello.
“Tim analis akan memeriksa semuanya, lalu memutuskan arah yang akan diambil. Jika saya ingin menggunakan fairing itu di Mugello, saya bisa mendapatkannya,” kata Marquez.
Namun, dia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan kecepatan motor saat ini.
“Kami harus memutuskan karena keseimbangan dan kecepatan motor kami saat ini sudah bagus. Kami harus memutuskan agar tidak kehilangan keunggulan ini,” jelasnya.
Keputusan akhir mengenai penggunaan fairing baru di Mugello akan sangat bergantung pada hasil analisis tim dan masukan dari kedua pembalap.
Ducati tampaknya berusaha keras untuk memastikan setiap perubahan akan membawa manfaat maksimal tanpa mengorbankan keunggulan kompetitif yang sudah ada.
Dengan optimisme dan strategi yang matang, mereka bertekad untuk mendominasi di Mugello dan mengamankan posisi terdepan dalam klasemen MotoGP. (*/stch)
















