Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy Cilacap, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi CitanduyMayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Citanduy
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi korban dari Sungai Citanduy Desa Rawaapu Patimuan Cilacap

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Warga Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di tepi Sungai Citanduy, Rabu (19/8/2026) siang.

Jasad laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bergerak di sekitar kompleks pemakaman umum Dusun Rawaapu RT 01 RW 09.

Hingga proses evakuasi dan pemeriksaan awal dilakukan, polisi belum mengetahui identitas korban.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo membenarkan adanya laporan terkait penemuan jasad pria tanpa identitas di wilayah tersebut.

“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Citanduy wilayah Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan,” ujar Galih, Kamis (20/8/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang warga melihat sosok tubuh manusia berada di tepi Sungai Citanduy sekitar pukul 13.30 WIB.

Karena tubuh tersebut terlihat tidak bergerak, warga kemudian melaporkan temuan itu kepada pemerintah desa melalui ketua RT setempat.

Pemerintah desa yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi pria tersebut.

Setelah memastikan adanya jasad, pemerintah desa kemudian menghubungi Polsek Patimuan. Petugas medis dari Puskesmas Patimuan juga dilibatkan dalam penanganan awal.

Polisi bersama unsur terkait kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta proses penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Penemuan mayat di Sungai Citanduy tersebut selanjutnya mendapat perhatian warga sekitar.

Petugas melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah orang yang mengetahui kejadian tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Polisi memperkirakan usia korban sekitar 27 tahun.

Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan kaus berwarna putih dan celana hitam.

Namun, tidak ditemukan identitas yang dapat langsung digunakan untuk mengetahui siapa korban.

“Korban belum diketahui identitasnya. Jenis kelaminnya laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 27 tahun,” jelas Galih.

Karena identitas korban belum diketahui, polisi masih melakukan pendataan dan penelusuran informasi dari masyarakat.

Keterangan warga di sekitar lokasi menjadi salah satu bahan untuk membantu proses identifikasi.

Polisi juga belum menyampaikan informasi mengenai kemungkinan korban merupakan warga sekitar atau berasal dari wilayah lain.

Selain mencari identitas korban, petugas juga melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jasad.

Dari pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Untuk sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” kata Galih.

Berdasarkan kondisi tersebut, polisi sementara menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam.

Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pemeriksaan guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan kronologi hingga pria tersebut ditemukan meninggal di sekitar Sungai Citanduy.

Proses penyelidikan juga penting dilakukan untuk memastikan tidak terdapat faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Hingga Kamis (20/8/2026), identitas pria yang ditemukan di Sungai Citanduy tersebut belum diketahui.

Polisi terus melakukan pendataan terhadap korban serta menggali informasi dari masyarakat.

Ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban juga menjadi bagian dari informasi yang dapat digunakan untuk membantu proses identifikasi.

Penemuan mayat tanpa identitas di Cilacap tersebut menjadi perhatian karena korban ditemukan di area sungai yang berada di wilayah Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat dengan ciri-ciri yang sesuai untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses identifikasi korban.

Sementara itu, petugas masih menangani jasad korban dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.

Kasus penemuan mayat pria di Sungai Citanduy ini masih dalam penanganan kepolisian. Informasi mengenai identitas korban maupun hasil pemeriksaan lanjutan akan menjadi bagian penting dalam mengungkap peristiwa tersebut.(jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Program Magang Nasional

Simak Program Magang Nasional Dari Kemnaker, Beserta Skema dan Manfaat bagi Fresh Graduate

Berita Selanjutnya
Lapisan Es Jaya Wijaya Mencair

BMKG Ungkap Dampak Mencairnya Es Abadi Puncak Jaya terhadap Indonesia