BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kecelakaan perairan kembali terjadi di Kabupaten Kebumen. Seorang warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Darwaji (56), dilaporkan terseret ombak saat mencari ikan di Pantai Desa Entak, Kecamatan Ambal.
Hingga Jumat (4/9), korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir kawasan pantai maupun melalui jalur laut.
Kepala Seksi Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/9).
Darwaji diketahui merupakan warga RT 3 RW 1 Dukuh Krajan, Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal. Sehari-hari, pria berusia 56 tahun tersebut bekerja sebagai petani.
Menurut Heri, sebelum kejadian Darwaji berangkat dari rumah pada Rabu sore untuk menjaring ikan di Pantai Desa Entak.
Lokasi pantai tersebut berada tidak terlalu jauh dari rumah korban. Aktivitas mencari ikan dengan cara menjaring juga disebut sudah biasa dilakukan Darwaji.
Biasanya, Darwaji berangkat pada sore hari dan kembali ke rumah pada tengah malam.
Namun, pada hari kejadian, Darwaji tidak kunjung pulang seperti biasanya.
Kondisi tersebut membuat keluarga mulai khawatir. Anak korban, Luki Kurniawan, kemudian berinisiatif mencari keberadaan ayahnya ke kawasan pantai.
“Namun pada hari kejadian, survivor belum terlihat pulang ke rumah. Khawatir, anak survivor yakni Luki Kurniawan mencari ke pantai,” ujar Heri, Kamis (4/9).
Sesampainya di kawasan Pantai Desa Entak, Luki tidak menemukan keberadaan ayahnya.
Ia hanya menemukan sepeda motor dan sandal yang diketahui milik Darwaji.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa setempat. Laporan selanjutnya diteruskan kepada BPBD Kabupaten Kebumen untuk mendapatkan penanganan.
BPBD kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.
BPBD Kebumen menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan penanganan awal. Upaya pencarian kemudian dilanjutkan bersama tim SAR gabungan.
Petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan keberadaan Darwaji.
Pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan pantai serta menggunakan jalur laut.
Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dengan memperhatikan kondisi wilayah dan situasi di sekitar perairan.
Heri mengatakan hingga berita ini diturunkan, Darwaji masih belum ditemukan.
“Pencarian masih dilakukan dengan menyisir pantai dan melalui jalur laut,” kata Heri.
Hingga Jumat (4/9), operasi pencarian terhadap warga Desa Gondanglegi tersebut masih berlangsung.
Tim SAR gabungan terus menyisir area yang dinilai berkaitan dengan lokasi kejadian.
Pencarian dilakukan untuk mengetahui keberadaan Darwaji setelah dirinya dilaporkan terseret ombak.
Kecelakaan perairan tersebut kembali menjadi perhatian karena terjadi di kawasan pesisir Kabupaten Kebumen.
Tim SAR bersama pihak terkait masih berupaya menemukan korban dan memberikan perkembangan informasi kepada keluarga.
Masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan pantai juga diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sekitar perairan.
Sampai proses pencarian selesai, informasi mengenai keberadaan Darwaji masih menunggu hasil operasi Tim SAR gabungan di lapangan. (cah/stch/dda)
















