BANYUMASEKSPRES.ID, NEW ORLEANS – New Orleans Pelicans membuat langkah strategis menjelang kompetisi NBA 2026-2027 dengan mendatangkan Bennedict Mathurin.
Pemain asal Kanada tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan tenaga di lini sayap sekaligus membantu Pelicans memperbaiki performa setelah gagal menembus play-in tournament musim lalu.
Mathurin sepakat menandatangani kontrak dua tahun senilai 16 juta dolar AS bersama Pelicans.
Kesepakatan tersebut juga dilengkapi player option setelah tahun pertama, sehingga sang pemain memiliki keleluasaan untuk menentukan masa depannya setelah menjalani musim pertamanya bersama klub.
Dengan nilai kontrak tersebut, Mathurin mendapatkan kesempatan untuk kembali membangun kariernya setelah hanya menjalani satu musim bersama Los Angeles Clippers.
Sebelum bergabung dengan Pelicans, Mathurin mendapatkan qualifying offer sebesar 8,8 juta dolar AS dari Clippers.
Namun, pihak perwakilan pemain memilih membuka kembali negosiasi sehingga tawaran tersebut ditarik.
Keputusan itu membuka jalan bagi Mathurin untuk mencari klub baru. Peluang akhirnya datang dari Pelicans yang memang sudah lama menunjukkan ketertarikan terhadap pemain berusia 24 tahun tersebut.
Mathurin datang ke New Orleans dengan modal performa terbaik dalam kariernya.
Pada musim lalu, ia mencatat rata-rata 17,6 poin, 5,4 rebound, dan 2,4 assist dalam 54 pertandingan.
Ia juga dipercaya menjadi starter sebanyak 25 kali. Catatan tersebut menunjukkan bahwa Mathurin memiliki kemampuan mencetak angka yang dapat dimanfaatkan Pelicans untuk memperkuat produktivitas tim.
Perjalanan Mathurin pada musim sebelumnya cukup menarik. Ia mengawali kompetisi bersama Indiana Pacers sebelum kemudian pindah ke Clippers melalui pertukaran pemain pada pertengahan musim.
Setelah hanya satu musim bersama Clippers, Mathurin kini kembali berganti klub.
Kepindahan ke Pelicans menjadi kesempatan bagi pemain tersebut untuk mendapatkan peran yang lebih besar sekaligus membuktikan potensinya di lingkungan baru.
Pelicans sendiri melihat Mathurin sebagai pemain yang dapat menambah kedalaman skuad di posisi sayap.
Kehadirannya akan melengkapi kelompok pemain muda dan atletis yang sudah dimiliki tim.
Usia Mathurin yang baru menginjak 24 tahun juga menjadi salah satu pertimbangan.
Pelicans tidak hanya mengharapkan kontribusi instan, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan sang pemain sebagai bagian dari proyek jangka panjang.
Kedatangan Mathurin tidak terlepas dari kebutuhan Pelicans untuk melakukan pembenahan setelah musim 2025-2026 berjalan kurang memuaskan.
Pelicans hanya mengoleksi 26 kemenangan dari 82 pertandingan. Hasil tersebut membuat mereka finis di posisi ke-11 Wilayah Barat dan gagal mendapatkan tiket menuju play-in tournament.
Permasalahan Pelicans sebenarnya bukan terletak sepenuhnya pada kemampuan mencetak poin. Mereka mampu menghasilkan rata-rata 115,5 poin per pertandingan.
Namun, pertahanan menjadi persoalan serius. Pelicans kebobolan rata-rata 120 poin per pertandingan dengan defensive rating mencapai 118,9, salah satu angka terburuk di NBA musim 2025-2026.
Situasi tersebut membuat manajemen perlu melakukan sejumlah perubahan untuk menghadapi musim baru.
Penambahan pemain seperti Mathurin diharapkan dapat memberikan energi dan kedalaman skuad, meskipun masalah pertahanan tetap menjadi pekerjaan besar bagi tim.
Kontrak dua tahun senilai 16 juta dolar AS memberikan Pelicans fleksibilitas dalam membangun skuad.
Kesepakatan tersebut tidak terlalu membebani tim sekaligus memberi Mathurin kesempatan menunjukkan kemampuannya.
Adanya player option pada tahun kedua juga membuat kontrak tersebut memberikan fleksibilitas kepada sang pemain.
Jika mampu tampil konsisten dan meningkatkan performanya, Mathurin dapat memiliki posisi tawar yang lebih baik untuk masa depannya.
Bagi Pelicans, situasi tersebut menjadi peluang untuk mendapatkan pemain berusia muda dengan potensi perkembangan tanpa harus mengikat diri dalam kontrak jangka panjang bernilai besar.
Mathurin sendiri memiliki profil sebagai pemain yang agresif dalam menyerang dan mampu memberikan kontribusi angka.
Jika dapat mempertahankan efisiensi sekaligus meningkatkan aspek permainan lainnya, ia berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam rotasi Pelicans.
Musim 2026-2027 akan menjadi kesempatan bagi Pelicans untuk memperbaiki posisi mereka di Wilayah Barat.
Persaingan menuju play-in tournament maupun playoff dipastikan tetap ketat.
Dengan tambahan Mathurin, Pelicans berharap memiliki opsi ofensif tambahan.
Namun, keberhasilan transfer tersebut pada akhirnya akan sangat bergantung pada bagaimana pelatih memaksimalkan kemampuan sang pemain serta memperbaiki pertahanan tim.
Bagi Mathurin, kepindahan ini juga menjadi momentum penting. Setelah berpindah dari Pacers ke Clippers dan kemudian meninggalkan Los Angeles, ia kini mendapat kesempatan memulai babak baru bersama Pelicans.
Jika mampu memberikan kontribusi sesuai harapan, kontrak 16 juta dolar AS selama dua tahun tersebut bisa menjadi awal dari kebangkitan karier Mathurin sekaligus membantu Pelicans kembali bersaing di papan tengah hingga atas Wilayah Barat. (*/stch/dda)














