BANYUMASEKSPRES.ID, Selebgram Hanum Mega akhirnya memberikan klarifikasi setelah namanya ramai dikaitkan dengan pernyataan Lucinta Luna mengenai seorang influencer yang disebut memiliki kekayaan dari dugaan titipan uang.
Isu tersebut berkembang di media sosial dan membuat Hanum Mega merasa perlu meminta penjelasan langsung kepada Lucinta Luna.
Sebelumnya, Lucinta Luna membuat pernyataan yang kemudian menjadi viral.
Dalam unggahannya, ia mengaku mengetahui seorang influencer yang diduga menerima titipan uang dari seseorang yang disebut memiliki kekuasaan dan kekayaan.
Pernyataan tersebut kemudian memicu spekulasi warganet mengenai siapa sosok influencer yang dimaksud.
Salah satu petunjuk yang disebut Lucinta Luna adalah influencer tersebut memiliki ketertarikan terhadap makeup dan makeup cosplay.
Karena Hanum Mega dikenal aktif membuat konten kecantikan dan makeup, sebagian warganet kemudian mengaitkan pernyataan tersebut dengan dirinya.
Nama Hanum Mega pun ikut menjadi sorotan. Tidak ingin spekulasi berkembang tanpa kejelasan, Hanum Mega memilih menghubungi Lucinta Luna secara langsung melalui pesan pribadi atau direct message (DM).
Hanum Mega juga mengaku heran karena namanya tiba-tiba ramai ditandai oleh pengguna media sosial.
Ia kemudian meminta Lucinta Luna memastikan apakah pernyataan yang disampaikan sebelumnya memang ditujukan kepadanya.
“Mak, ini pada kenapa sih? Kok pada nge-tag aku ya?” ujar Hanum Mega kepada Lucinta Luna.
Langkah tersebut dilakukan Hanum Mega agar persoalan tidak semakin melebar.
Ia tampaknya ingin memastikan bahwa publik tidak mengambil kesimpulan berdasarkan petunjuk yang masih bersifat umum.
Dalam kesempatan lain, Hanum Mega juga menyinggung tuduhan mengenai cuci uang yang ikut muncul setelah isu tersebut viral.
Ia mempertanyakan bagaimana dirinya bisa dikaitkan dengan tuduhan tersebut hanya karena aktivitasnya sebagai kreator konten makeup.
“Si Hanum Mega cuci uang, kayak mana sih guys cuci uang tuh? Soalnya setiap hari aku bikin konten makeup,” kata Hanum Mega, Rabu (26/8).
Menurut Hanum Mega, spekulasi tersebut bermula setelah Lucinta Luna memberikan komentar pada unggahan akun yang dikaitkan dengan Lina Mukherjee.
Adanya petunjuk mengenai influencer yang menyukai makeup cosplay kemudian membuat warganet menghubungkannya dengan Hanum Mega.
Namun, setelah menerima pesan dari Hanum Mega, Lucinta Luna memberikan penjelasan.
Ia menyatakan bahwa pernyataannya tersebut tidak ditujukan kepada Hanum Mega.
“Oalaah dek, ini kakak juga banyak di-tag-tag, padahal itu bukan ditunjukkan ke kamu kok,” jawab Lucinta Luna.
Lucinta Luna kemudian menjelaskan bahwa unggahan tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari pandangannya mengenai fenomena kondisi ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia.
Ia meminta Hanum Mega tidak membawa pernyataan tersebut secara personal.
“Kakak cuma lagi mengungkapkan pemikiran fenomena in this economy saja. Jadi, jangan dibawa ke personal ya nak,” ujar Lucinta Luna.
Dengan klarifikasi tersebut, Hanum Mega tidak lagi menjadi sosok yang disebut secara langsung dalam pernyataan Lucinta Luna.
Meski demikian, isu tersebut telah lebih dahulu menyebar di media sosial dan membuat namanya ikut menjadi perbincangan.
Sebelumnya, Lucinta Luna memang mengaku mengetahui seorang influencer yang menurutnya memiliki kekayaan yang berkaitan dengan dugaan penitipan uang.
Ia menyebut pertemuan dengan influencer tersebut terjadi pada 2023 dalam sebuah acara besar.
Menurut Lucinta Luna, saat itu ia melihat sang influencer tengah berbicara serius dengan seseorang.
Ketika dirinya hendak menyapa, orang tersebut disebut menunjukkan sikap panik dan kemudian pergi.
Lucinta Luna juga mengklaim orang yang disebut menitipkan uang tersebut merupakan sosok yang memiliki kekuasaan dan kekayaan.
Namun, ia tidak menyebut identitas orang tersebut maupun memberikan bukti yang dapat memastikan tuduhan tersebut.
Karena itu, berbagai spekulasi yang muncul di media sosial mengenai identitas influencer maupun dugaan cuci uang tersebut belum dapat dianggap sebagai fakta.
Klarifikasi Lucinta Luna kepada Hanum Mega justru menunjukkan bahwa petunjuk yang beredar sebelumnya tidak dapat digunakan untuk memastikan identitas seseorang.
Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana potongan informasi di media sosial dapat berkembang menjadi spekulasi ketika identitas seseorang tidak disebutkan secara jelas.
Bagi publik, penting untuk membedakan antara pernyataan, dugaan, dan fakta yang telah terbukti agar tidak ikut menyebarkan tuduhan yang belum terverifikasi. (*/stch/dda)














