Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Tugiman Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Cilacap melalui PAW, Gantikan Imam Fauzi
Siswa MI Diponegoro Adipala Raih 4 Juara II di PORSADIN VIII dan FASI III 2026

Siswa MI Diponegoro Adipala Raih 4 Juara II di PORSADIN VIII dan FASI III 2026

Santri MI Diponegoro Adipala Raih Empat Juara IISantri MI Diponegoro Adipala Raih Empat Juara II
PENGHARGAAN : Kepala MI Diponegoro Adipala, memberikan penghargaan kepada Alesha juara 2 Bulutangkis

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa MI Diponegoro Adipala sekaligus santri Madin Nurussalam Kalikudi dalam ajang PORSADIN VIII untuk Madrasah Diniyah dan FASI III untuk TPQ tingkat Kecamatan Adipala 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Darul Fawaid, Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Selasa (25/8/2026).

Kompetisi diikuti peserta dari 18 TPQ dan 17 Madrasah Diniyah se-Kecamatan Adipala.

Selain berbagai perlombaan, kegiatan PORSADIN VIII dan FASI III juga semakin semarak dengan pelaksanaan Pawai Ta’aruf yang diikuti para peserta.

Dalam kompetisi tersebut, empat siswa atau santri dari MI Diponegoro Adipala dan Madin Nurussalam Kalikudi berhasil membawa pulang empat gelar Juara II dari cabang lomba yang berbeda.

Empat Siswa Raih Juara II

Empat prestasi tersebut diraih oleh siswa dengan kemampuan di berbagai bidang, mulai dari keagamaan hingga olahraga.

Berikut daftar prestasi yang berhasil ditorehkan:

  • Arfan Ardi Wicaksana – Juara II Pidato Bahasa Arab.
  • Arsyila – Juara II Tahfidz Putri.
  • Alesha Nazla – Juara II Bulutangkis Putri.
  • M. Fajar Rizkiansyah – Juara II Akidatul Awam.

Capaian tersebut menunjukkan keberagaman potensi peserta didik.

Tidak hanya kemampuan dalam bidang keagamaan yang berkembang, tetapi juga keterampilan berbicara, hafalan Al-Qur’an, pemahaman dasar keislaman, hingga kemampuan olahraga.

Prestasi di ajang tingkat Kecamatan Adipala tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi MI Diponegoro Adipala dan Madin Nurussalam Kalikudi.

Kepala MI Diponegoro Adipala, Yusuf Munawar, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian para siswa.

Menurutnya, prestasi yang diraih para peserta menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah mampu menjadi wadah untuk mengembangkan berbagai potensi peserta didik.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih anak-anak. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih dan mengembangkan potensi, sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkap Yusuf Munawar.

Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada pencapaian di tingkat kecamatan.

Para siswa diharapkan terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar dan latihan secara konsisten.

Dukungan dari sekolah, madrasah diniyah, orang tua, guru, serta para pembimbing juga dinilai penting dalam membantu peserta didik mengembangkan bakat dan minat mereka.

PORSADIN dan FASI menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi.

Bagi peserta didik madrasah dan santri TPQ, ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan juara.

Kegiatan juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tampil percaya diri, meningkatkan kemampuan, menjunjung sportivitas, serta membangun semangat berprestasi.

Cabang seperti pidato Bahasa Arab dan tahfidz memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan keagamaan.

Sementara cabang bulutangkis memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan di bidang olahraga.

Keberagaman cabang perlombaan tersebut membuat PORSADIN dan FASI memiliki peran penting dalam menggali potensi generasi muda di tingkat lokal.

Yusuf Munawar berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang.

Menurutnya, kompetisi seperti PORSADIN dan FASI dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap agama sekaligus mendorong mereka agar terus mengembangkan bakat.

Ia juga berharap para peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Semoga kegiatan PORSADIN dan FASI dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, memperkuat kecintaan terhadap agama, serta membentuk generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia,” harapnya.

Keberhasilan empat siswa MI Diponegoro Adipala meraih Juara II dalam PORSADIN VIII dan FASI III tingkat Kecamatan Adipala 2026 menjadi bukti bahwa potensi siswa dapat berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi dan terus mengasah kemampuan di bidang masing-masing. (wln/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kursi PAN di DPRD Kembali Terisi

Tugiman Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Cilacap melalui PAW, Gantikan Imam Fauzi