Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rumah Warga Murtirejo Kebumen Terbakar, Polisi Temukan Kabel Listrik Tidak Standar

Instalasi Listrik Tak Standar, Rumah TerbakarInstalasi Listrik Tak Standar, Rumah Terbakar
TERBAKAR: Sebuah rumah di Desa Murtirejo, Kecamatan Kebumen, terbakar

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Kali ini, sebuah rumah milik warga di Dukuh Karangkemiri, Desa Murtirejo, Kecamatan Kebumen, terbakar pada Minggu (16/8/2026) pagi.

Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Namun, kebakaran menyebabkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, rumah yang terbakar merupakan milik Mulyono (58), warga Desa Murtirejo.

Saat kebakaran terjadi, Mulyono diketahui sedang tidak berada di rumah karena mengikuti pengajian di Masjid An-Nadhloh, Desa Murtirejo.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Titi Johan (61). Saat itu, Titi sedang memasak di dapur rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia kemudian melihat asap tebal sekaligus mendengar suara benda roboh yang berasal dari arah bagian belakang rumah Mulyono.

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Titi segera keluar rumah untuk memeriksa kondisi sekitar.

Dari luar, ia melihat bagian atap rumah Mulyono sudah terbakar. Sebagian atap bahkan telah roboh akibat kobaran api.

Titi kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan berusaha membantu memadamkan api agar tidak semakin meluas.

Warga selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian.

Tidak lama kemudian, petugas Damkar BPBD Kebumen bersama personel Polsek Kebumen tiba di lokasi dan melakukan proses pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, kebakaran tidak menghanguskan seluruh bagian rumah. Namun, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat api.

Kapolres Kebumen menjelaskan bahwa bagian atap rumah menjadi salah satu bagian yang terdampak cukup parah.

Atap dengan rangka bambu ikut terbakar dan sebagian mengalami kerusakan.

Selain bagian atap, dua kamar di dalam rumah juga mengalami kerusakan. Api turut merusak tempat tidur serta bagian atap yang berada tepat di atas kamar.

“Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan sebagian rumah terbakar. Atap dengan rangka bambu ikut terbakar. Dua kamar mengalami kerusakan akibat api, termasuk tempat tidur dan bagian atap di atas kamar,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Meski kerusakan cukup signifikan pada beberapa bagian rumah, tidak ada penghuni yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu fokus penyelidikan polisi. Kapolsek Kebumen AKP Wayan Sukedana mengatakan petugas menemukan kabel instalasi listrik dalam kondisi terbakar.

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah sambungan listrik lain yang dinilai tidak sesuai standar keamanan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), titik awal kebakaran diduga berada di salah satu kamar tidur yang lokasinya berdekatan dengan dapur.

Api diduga berasal dari saluran listrik yang menuju ke kandang ayam. Kondisi kabel dan sambungan listrik yang tidak standar menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap penyebab kebakaran.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, pemeriksaan di lokasi tetap dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan api muncul dan kemudian membakar bagian rumah.

Peristiwa kebakaran rumah di Murtirejo menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.

Kabel yang sudah tua, sambungan listrik yang tidak sesuai standar, maupun penggunaan kabel secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya hubungan pendek arus listrik.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala.

Instalasi yang sudah berusia lama sebaiknya segera diperiksa atau diperbaiki oleh tenaga yang memiliki kompetensi.

Masyarakat juga disarankan tidak menggunakan sambungan kabel secara sembarangan, terutama pada bagian rumah yang memiliki beban listrik tinggi.

“Instalasi yang sudah tua juga perlu diperiksa untuk mencegah terjadinya korsleting dan kebakaran,” kata AKBP Putu.

Kebakaran akibat korsleting listrik dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menyebar dengan cepat, terutama ketika api mengenai material yang mudah terbakar seperti kayu, bambu, kain, atau perabot rumah tangga.

Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan keamanan rumah.

Kejadian kebakaran di Desa Murtirejo, Kecamatan Kebumen, tersebut kini menjadi perhatian sekaligus pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang bersumber dari instalasi listrik. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Flores Diguncang Lagi

Update Gempa NTT Hari Ini: Gempa Susulan Capai 1.624 Kali, Warga Diminta Waspada

Berita Selanjutnya
KIP Kuliah

Calon Mahasiswa Ingin Dapat KIP Kuliah 2026? Cek Desil DTSEN Sekarang