Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pemerintah China Ekstradisi Bos Judol dan Online Scam dari Kamboja

Bos Penipuan Daring Kamboja Diekstradisi ke ChinaBos Penipuan Daring Kamboja Diekstradisi ke China
SEPI: Suasana kantor penipuan daring Kamboja

BANYUMASEKSPRES.ID, BEIJING – Seorang individu yang diduga merupakan anggota inti dari jaringan penipuan daring di Kamboja, Li Xiong, telah diekstradisi ke China.

Informasi ini disampaikan oleh media pemerintah China, CCTV, pada Rabu (1/4/2026).

Pemerintah Kamboja sendiri telah mengkonfirmasi kebenaran mengenai ekstradisi ini melalui sebuah pernyataan resmi.

Dalam laporan yang dirilis oleh CCTV, disebutkan bahwa Li Xiong, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Huione Group di bawah naungan Prince Group, terlibat dalam sejumlah tindak pidana yang serius.

Penyelidikan yang dilakukan menunjukkan bahwa Li Xiong merupakan bagian dari geng kriminal yang dipimpin oleh Chen Zhi.

Chen adalah pendiri Prince Group, sebuah konglomerat besar di Kamboja yang fokus pada pengembangan properti, layanan keuangan, serta layanan konsumen.

Pada bulan Januari tahun ini, Chen juga telah diekstradisi ke China. Ia dituduh mengendalikan operasi kerja paksa yang kompleks di berbagai lokasi di Kamboja.

Menariknya, Chen sebelumnya pernah menjabat sebagai penasihat bagi Perdana Menteri Kamboja saat ini, Hun Manet, serta ayahnya yang merupakan mantan pemimpin negara tersebut, Hun Sen.

Dalam sebuah wawancara dengan AFP pada Februari lalu, Hun Manet menjelaskan bahwa pemerintah tidak mengetahui peran Chen sebagai otak dibalik jaringan penipuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa tuduhan kolusi terhadap pemerintah harus ditolak karena tidak ada bukti konkret yang mendukung klaim tersebut.

“Pemerintah tidak tahu bahwa dia (Chen) adalah otak di balik jaringan tersebut,” tegasnya.

Baik Li Xiong maupun Chen Zhi memiliki kewarganegaraan Kamboja yang kemudian dicabut oleh pemerintah setempat setelah terungkapnya keterlibatan mereka dalam aktivitas kriminal.

Pada tahun 2025, Amerika Serikat juga menuduh Prince Group bertindak sebagai kedok bagi salah satu organisasi kriminal transnasional terbesar di Asia. Hal ini semakin memperburuk citra Kamboja di mata internasional.

Organisasi hak asasi manusia telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait situasi di Kamboja yang menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu orang yang terlibat dalam praktik penipuan daring.

Fenomena ini menunjukkan adanya kekosongan regulasi dan penegakan hukum yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melakukan aktivitas ilegal secara bebas.

“Memberantas perjudian daring dan penipuan telekomunikasi merupakan tanggung jawab bersama komunitas global,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataannya.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen China untuk bekerja sama dengan negara lain dalam memerangi kejahatan siber dan memastikan keamanan dunia maya.

Fenomena penipuan daring yang marak terjadi di Kamboja bukanlah masalah baru.

Banyak warga negara asing menjadi korban dari berbagai jenis penipuan yang beroperasi secara terorganisir.

Para penipu biasanya menggunakan taktik manipulatif untuk mengecoh korbannya agar mentransfer uang atau memberikan informasi pribadi mereka.

Kondisi sosial-ekonomi di Kamboja juga turut berkontribusi terhadap penyebaran praktik penipuan daring ini.

Sebagian besar masyarakat masih bergantung pada sektor informal untuk mencari nafkah dan sering kali terjebak dalam janji-janji manis dari pekerjaan dengan imbalan tinggi namun tanpa risiko sedikit pun.

Situasi ini menciptakan celah bagi para pelaku kejahatan untuk menarik lebih banyak korban.

Lebih jauh lagi, pengaruh Chen Zhi dan Prince Group sebagai konglomerat besar tidak bisa dipandang remeh dalam konteks ini.

Dengan sumber daya dan jaringan bisnis yang luas, kelompok ini memiliki kemampuan untuk menyembunyikan aktivitas ilegal mereka dengan mudah dari mata publik dan aparat penegak hukum. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kecewa Kasasi Ditolak

Nikita Mirzani Hadapi Kekecewaan Usai MA Tolak Permohonan Kasasi

Berita Selanjutnya
Benang Raja Sediakan Batik Seragaman

Benang Raja Purwokerto Sediakan Beragam Motif Batik Elegan dan Modern untuk Seragam Acara