Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Petani di Cilacap Ditemukan Meninggal dalam Sumur, Evakuasi Basarnas Berlangsung hingga Malam

Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam SumurLansia Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jenazah seorang petani di dalam sumur wilayah Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Warga Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, dikejutkan dengan penemuan seorang petani yang meninggal dunia di dalam sumur, Senin (31/8/2026). Korban diketahui bernama Rosidi (57), warga setempat.

Jenazah Rosidi ditemukan warga sekitar pukul 18.15 WIB setelah sebelumnya sempat dicari karena tidak berada di rumah.

Proses evakuasi korban dari dalam sumur berlangsung cukup lama lantaran kondisi sumur yang dalam serta keterbatasan peralatan yang dimiliki petugas pemadam kebakaran di wilayah tersebut.

Informasi mengenai korban bermula ketika seorang warga datang ke rumah Rosidi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedatangan warga tersebut bertujuan mengantarkan makanan. Namun, saat tiba di rumah, Rosidi tidak ditemukan.

Warga tersebut kemudian berusaha mencari keberadaan korban di sekitar rumah.

Ia juga menanyakan kepada sejumlah tetangga mengenai keberadaan Rosidi. Namun, tidak ada warga yang mengetahui keberadaan korban.

Karena korban tidak kunjung ditemukan, warga tersebut kemudian melaporkan kondisi itu kepada Ketua RT setempat.

Ketua RT bersama sejumlah warga selanjutnya melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan Rosidi.

Pencarian berlangsung hingga sore hari. Sekitar pukul 18.15 WIB, warga akhirnya menemukan Rosidi berada di dalam sebuah sumur. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada sejumlah pihak terkait, mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, kepolisian, Koramil, hingga petugas pemadam kebakaran.

Tim Rescue Pos Damkar Sidareja kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses evakuasi korban.

Proses evakuasi jenazah Rosidi tidak dapat dilakukan dengan cepat. Petugas menghadapi kendala berupa kondisi sumur yang cukup dalam.

Selain itu, peralatan yang tersedia di Pos Damkar Sidareja juga terbatas sehingga diperlukan dukungan dari tim lain yang memiliki perlengkapan evakuasi lebih memadai.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan petugas kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Cilacap untuk membantu proses pengangkatan korban dari dalam sumur.

“Karena kedalaman sumur dan peralatan yang terbatas, kami kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Cilacap untuk membantu proses evakuasi,” kata Gatot, Selasa (1/9).

Koordinasi tersebut dilakukan agar proses evakuasi dapat berjalan dengan aman.

Tim gabungan bersama Basarnas Cilacap kemudian mendatangi lokasi dan melakukan upaya pengangkatan jenazah dari dalam sumur.

Setelah melalui proses evakuasi, korban akhirnya berhasil diangkat sekitar pukul 22.20 WIB.

Petugas menggunakan peralatan Basarnas untuk memastikan proses pengangkatan jenazah berlangsung aman.

“Korban berhasil dievakuasi dengan aman menggunakan peralatan Basarnas. Setelah berhasil diangkat, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Untuk penyebabnya belum diketahui,” lanjut Gatot.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Rosidi kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga proses evakuasi selesai, penyebab korban berada di dalam sumur hingga akhirnya meninggal dunia masih belum diketahui.

Pihak terkait masih memerlukan informasi lebih lanjut untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut.

Belum diketahui pula kapan tepatnya Rosidi masuk atau terjatuh ke dalam sumur.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga Desa Cinangsi karena korban sebelumnya diketahui tidak berada di rumah sejak siang hari.

Pencarian yang dilakukan warga akhirnya menemukan korban di lokasi yang tidak terduga.

Dengan bantuan tim gabungan dan Basarnas Cilacap, proses evakuasi jenazah dapat diselesaikan pada Senin malam. Setelah dievakuasi, korban diserahkan kepada keluarga untuk proses selanjutnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika berada di sekitar sumur, khususnya sumur dengan kondisi terbuka atau memiliki kedalaman yang cukup tinggi.

Keamanan lingkungan sekitar sumber air perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Hingga kini, informasi mengenai penyebab pasti meninggalnya Rosidi masih belum diketahui.

Pihak terkait masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan kronologi kejadian yang menimpa petani berusia 57 tahun tersebut. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Lenovo Idea Tab Plus

Lenovo Idea Tab Plus Resmi Meluncur, Baterai 10.200 mAh Harga 6 Jutaan

Berita Selanjutnya
Kemarau Ancam Budidaya Ikan

Kemarau Bikin Debit Air Kolam Menyusut, Pembudidaya Ikan Purbalingga Didorong Gunakan Bioflok dan RAS