Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Registrasi Kartu SIM dengan Verifikasi Wajah Capai Tingkat Keberhasilan 83 Persen
Polres Purbalingga Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Latihan Menembak di Satbrimob Polda Jateng

Polres Purbalingga Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Latihan Menembak di Satbrimob Polda Jateng

Tingkatkan Kemampuan, Polres Gelar Pelatihan MenembakTingkatkan Kemampuan, Polres Gelar Pelatihan Menembak
PELATIHAN : Polres Purbalingga menggelar pelatihan peningkatan kemampuan menembak bagi personel, di Lapangan Tembak Batalyon D Satbrimob Polda Jateng, Purwokerto.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Polres Purbalingga terus berupaya meningkatkan profesionalisme anggotanya melalui berbagai program pembinaan.

Salah satunya dengan menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Menembak yang berlangsung di Lapangan Tembak Batalyon D Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Purwokerto.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi personel, khususnya anggota yang bertugas di bidang operasional.

Kemampuan menggunakan senjata api secara benar dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, terutama saat melakukan penegakan hukum di lapangan.

Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan agenda penting untuk memastikan setiap personel memiliki kemampuan teknis sekaligus memahami prosedur penggunaan senjata api sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penggunaan senjata api bukan hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga legalitas dan tanggung jawab yang tinggi.

Oleh karena itu, setiap anggota wajib mengikuti pelatihan secara berkala agar tetap kompeten dalam menjalankan tugas.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk melatih rekan-rekan karena dalam penggunaan senjata api, personel harus memiliki kompetensi dan legalitas,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, setiap tindakan kepolisian yang melibatkan penggunaan senjata api harus dilakukan secara profesional.

Personel tidak diperkenankan menggunakan senjata api secara sembarangan karena seluruh tindakan telah diatur melalui standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres menambahkan, kemampuan mengendalikan senjata api menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus keselamatan petugas saat bertugas.

Karena itu, latihan rutin diperlukan agar kemampuan personel tetap terjaga.

Selain mengasah kemampuan teknis menembak, pelatihan juga bertujuan meningkatkan disiplin, ketelitian, dan kesiapan anggota ketika menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat namun tetap terukur.

Pelaksanaan latihan dipandu oleh instruktur berpengalaman dari Satbrimob Polda Jawa Tengah Batalyon D Purwokerto.

Para peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar menembak, penguasaan senjata api, prosedur keamanan, hingga praktik langsung di lapangan tembak.

Dengan pendampingan instruktur profesional, diharapkan seluruh personel mampu meningkatkan akurasi, ketepatan pengambilan keputusan, serta kemampuan mengendalikan senjata dalam berbagai situasi operasional.

Latihan peningkatan kemampuan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Purbalingga dalam menciptakan aparat kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Personel yang memiliki kompetensi tinggi diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjalankan tugas penegakan hukum secara bertanggung jawab.

Kapolres berharap seluruh anggota dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai bekal penting dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kemampuan yang terus diasah melalui latihan rutin diyakini akan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Melalui kegiatan Latkatpuan menembak ini, Polres Purbalingga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.

Dengan personel yang terlatih, kompeten, dan memahami prosedur penggunaan senjata api sesuai aturan, pelaksanaan tugas pengamanan maupun penegakan hukum di wilayah Kabupaten Purbalingga diharapkan dapat berlangsung secara aman, profesional, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Verifikasi Wajah SIM Card Capai 83 Persen

Registrasi Kartu SIM dengan Verifikasi Wajah Capai Tingkat Keberhasilan 83 Persen