Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Kesenian Bongkel dan Mino Banyumas Raih Status Warisan Budaya Takbenda 2026
PCM Sadang Gandeng Samsat Kebumen, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

PCM Sadang Gandeng Samsat Kebumen, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

PCM Sadang Luncurkan Samsat CorporatePCM Sadang Luncurkan Samsat Corporate
APRESIASI: Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menghadiri Tabligh Akbar Hari ber-Muhammadiyah di Kecamatan Sadang, Minggu (5/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sadang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program strategis.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Tabligh Akbar Hari Ber-Muhammadiyah yang digelar pada Minggu (5/7/2026) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh Muhammadiyah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani, Ketua PCM Gombong Ir H Mohammad Yahya Fuad SE, perwakilan Samsat Kebumen, Kantor Urusan Agama (KUA) Sadang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Sadang, hingga pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kebumen.

Ketua PCM Sadang, Bilaludin, memaparkan berbagai capaian organisasi yang telah berhasil direalisasikan.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah kerja sama dengan Samsat Kebumen melalui layanan Samsat Corporate.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat Kecamatan Sadang dalam mengurus dan membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat di pusat Kabupaten Kebumen.

Kehadiran layanan ini dinilai dapat menghemat waktu, biaya perjalanan, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

“Selain memberikan kemudahan layanan pajak kendaraan bagi masyarakat, kami juga terus memperkuat tata kelola organisasi, termasuk penataan administrasi aset wakaf,” ujar Bilaludin.

Selain sektor pelayanan publik, PCM Sadang juga mencatat perkembangan penting dalam pengelolaan aset.

Dari total 29 bidang tanah wakaf yang sedang diproses legalitasnya, sebanyak 17 bidang tanah kini telah resmi memiliki sertifikat.

Menurut Bilaludin, sertifikasi aset wakaf menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi aset Muhammadiyah agar dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan umat dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis sertifikat perizinan Majelis Hari Ber-Muhammadiyah beserta sertifikat tanah aset Muhammadiyah yang telah selesai diproses.

Tak hanya fokus pada pelayanan administrasi dan keagamaan, PCM Sadang juga tengah merintis pembangunan Klinik Muhammadiyah sebagai fasilitas layanan kesehatan masyarakat.

Bilaludin menjelaskan bahwa pembangunan fisik klinik sebenarnya telah siap.

Namun operasional klinik masih menunggu terpenuhinya persyaratan tenaga medis, khususnya dokter, agar izin operasional dapat diterbitkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberadaan klinik tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kecamatan Sadang yang hingga kini belum memiliki fasilitas kesehatan dengan layanan rawat inap.

“Kami berharap Klinik Muhammadiyah dapat mulai beroperasi tahun ini sehingga masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah,” jelasnya.

Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani memberikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah di Kecamatan Sadang yang dinilai aktif membantu pembangunan daerah melalui berbagai bidang, mulai dari dakwah, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sadang memiliki potensi alam yang indah serta nilai-nilai Islam dan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik. Pemerintah sangat mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang terus hadir membantu masyarakat,” ujar Bupati Lilis.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih baik.

Dengan berbagai inovasi tersebut, PCM Sadang diharapkan mampu menjadi salah satu contoh organisasi masyarakat yang tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan publik, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kebumen. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bongkel dan Mino Resmi Jadi WBTb

Kesenian Bongkel dan Mino Banyumas Raih Status Warisan Budaya Takbenda 2026