Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

36 Guru PAI Banyumas Dipastikan Baru Terima Tunjangan Sertifikasi Tahun 2027

Tunjangan Sertifikasi Cair Tahun DepanTunjangan Sertifikasi Cair Tahun Depan
MEMANTAU: Seksi PAIS terus memantau perkembangan pencairan TPG 36 Guru PAI yang diinfokan baru tahun depan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Sebanyak 36 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Banyumas yang dinyatakan lulus Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada akhir tahun 2025 dipastikan belum dapat menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi pada tahun 2026.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas memastikan pencairan tunjangan tersebut baru akan dilakukan pada tahun 2027 setelah seluruh tahapan administrasi pasca-PPG selesai.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kemenag Banyumas, Naufal Iskandar.

Menurutnya, meskipun para guru mengajar di berbagai sekolah di Kabupaten Banyumas, proses Pendidikan Profesi Guru yang mereka ikuti dilaksanakan di luar daerah.

“Guru-guru tersebut mengajar di Banyumas, hanya pelaksanaan PPG-nya berada di luar Banyumas. Namun pembayaran Tunjangan Profesi Guru tetap diproses melalui Kantor Kemenag Banyumas,” jelas Naufal saat ditemui, Rabu (8/7).

Ia menerangkan bahwa kelulusan PPG tidak secara otomatis membuat seorang guru langsung memperoleh tunjangan sertifikasi.

Masih terdapat sejumlah tahapan administrasi yang harus diselesaikan, termasuk penerbitan sertifikat pendidik sebagai syarat utama pencairan TPG.

Proses administrasi tersebut membutuhkan waktu sehingga pembayaran tunjangan profesi tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat setelah peserta dinyatakan lulus.

Karena itulah, 36 guru PAI yang menyelesaikan PPG pada akhir 2025 dipastikan baru menerima hak tunjangan sertifikasi pada tahun depan.

Naufal menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan peserta PPG pada periode sebelumnya.

Guru PAI yang mengikuti PPG di Banyumas telah lebih dahulu menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga tunjangan profesi mereka sudah dapat dicairkan.

“Lulusan PPG tahap sebelumnya yang pelaksanaannya di Banyumas, setahu kami tunjangan sertifikasinya sudah cair,” ungkapnya.

Selain menjelaskan proses pencairan tunjangan, Kemenag Banyumas juga mengungkapkan bahwa hingga awal Juli 2026 pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai jadwal pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru PAI tahun 2026.

Meski demikian, upaya peningkatan kompetensi guru tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidikan menyatakan siap memberikan dukungan pembiayaan bagi guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar di jenjang SD dan SMP negeri apabila pelaksanaan PPG kembali dibuka.

Sementara itu, untuk guru PAI yang bertugas di jenjang SMA dan SMK, sumber pembiayaan diperkirakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Untuk guru SMA dan SMK, solusinya dapat melalui APBN atau Baznas,” kata Naufal.

Program Tunjangan Profesi Guru merupakan salah satu bentuk penghargaan pemerintah kepada tenaga pendidik yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.

Melalui program ini diharapkan kesejahteraan guru meningkat sehingga kualitas layanan pendidikan juga semakin baik.

Kemenag Banyumas mengimbau para guru PAI yang telah lulus PPG agar tetap bersabar menunggu proses administrasi selesai.

Selama seluruh persyaratan telah dipenuhi, hak atas Tunjangan Profesi Guru akan tetap diberikan sesuai mekanisme dan jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan kepastian tersebut, 36 guru PAI lulusan PPG akhir 2025 kini tinggal menunggu tahapan administrasi hingga akhirnya dapat menerima tunjangan sertifikasi pada tahun 2027. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kejar Realisasi LTT di Atas 80 Persen

Luas Tambah Tanam Padi Cilacap 2026 Menurun, Dinas Pertanian Fokus Jaga Produksi

Berita Selanjutnya
Pemkab Benahi Distribusi Program MBG

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkab Banjarnegara Evaluasi Program MBG dan Kinerja SPPG