Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pra Popda Sepak Bola Banjarnegara 2026: 16 Tim SMP Berebut Tiket ke Tingkat Kabupaten

Pra Popda Pencarian Bibit Atlet Sepak BolaPra Popda Pencarian Bibit Atlet Sepak Bola
PEMBUKAAN: Pra Popda Cabang sepak bola Korda 2 Wanadadi di Stadion Adhi Barata Tapen

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Persaingan yang ketat mewarnai ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra Popda) cabang sepak bola yang digelar di Koordinator Wilayah (Korda) 2 Wanadadi.

Acara ini berlangsung di Stadion Adhi Barata Tapen, Kecamatan Wanadadi, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sebanyak 16 tim yang terdiri dari putra dan putri tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) berkompetisi untuk memperebutkan tiket menuju tingkat kabupaten.

Selain itu, mereka juga menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan pelatih dan guru pembina.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Korda 2 Wanadadi, Dakir, menyatakan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi antarsekolah, melainkan juga menjadi wadah pencarian atlet muda potensial dalam bidang sepak bola.

“Kami melihat para pemain muda tampil maksimal demi mendapatkan kesempatan melaju ke tingkat kabupaten,” ujarnya dengan semangat.

Tingginya antusiasme peserta dalam ajang ini menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola di kalangan pelajar di wilayah Banjarnegara terus berkembang pesat.

Terlebih lagi, tim putri kini mulai menunjukkan persaingan yang cukup kompetitif.

Dakir berharap bahwa melalui ajang ini, akan muncul pemain-pemain muda yang nantinya mampu bersaing tidak hanya di tingkat kabupaten tetapi juga hingga provinsi.

“Ajang ini menjadi sarana evaluasi hasil latihan siswa sekaligus wadah pencarian atlet berbakat,” tambahnya.

Lebih jauh, pentingnya Pra Popda juga terletak pada perannya dalam membentuk karakter pelajar melalui olahraga.

Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Banjarnegara, Toto Raharjo, menekankan bahwa kompetisi olahraga pelajar harus mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas sejak usia dini.

“Sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang efektif dalam membangun mental kompetitif serta kekompakan di kalangan pelajar,” paparnya.

“Pra Popda tidak hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga membangun karakter dan sportivitas siswa,” kata Toto Raharjo menegaskan esensi dari ajang ini.

Dalam konteks ini, kompetisi sepak bola tidak hanya berfungsi sebagai arena pertarungan fisik semata tetapi juga sebagai kesempatan bagi siswa untuk belajar bagaimana bekerja sama dengan orang lain serta mengembangkan rasa saling menghargai.

Melihat kembali ke tahun-tahun sebelumnya, perkembangan sepak bola pelajar di Banjarnegara menunjukkan tren positif. Banyak bibit-bibit unggul yang lahir dari ajang-ajang seperti ini.

Pelatih-pelatih lokal terus memberikan dukungan dan bimbingan kepada para pemain muda agar mereka dapat mencapai potensi terbaik mereka.

Salah satu aspek menarik dari Pra Popda kali ini adalah partisipasi aktif tim putri yang sebelumnya mungkin kurang mendapat perhatian seperti rekan-rekan mereka dari tim putra.

Namun sekarang, tampaknya ada kesadaran dan usaha lebih besar untuk memperkuat jalur pembinaan bagi atlet perempuan di daerah tersebut.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak serta kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dalam olahraga, harapan untuk melihat masa depan sepak bola wanita semakin cerah. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
168 Calhaj Masuk Risiko Tinggi

168 Calhaj Purbalingga Masuk Risiko Tinggi, Dinkes Perketat Pemeriksaan Kesehatan Haji 2026

Berita Selanjutnya
Kemacetan Depan Pasar Segamas Tuntas

Dinhub Purbalingga Tertibkan Angkot Liar di Pasar Segamas, Arus Lalu Lintas Kini Lebih Lancar