BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Proyek drainase di Kabupaten Cilacap yang dijadwalkan untuk Tahun Anggaran 2025 telah berhasil diselesaikan tepat waktu, mencapai progres 100 persen.
Mochammad Munif, Kepala Bidang Drainase Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap, menyampaikan bahwa keberhasilan ini diraih meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca hujan dan medan yang sulit di beberapa titik lokasi.
“Semua pekerjaan fisik sudah selesai. Progresnya 100 persen dan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (23/12).
Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari perencanaan matang serta penyesuaian desain yang dilakukan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
PSDA Cilacap telah menyusun grand design sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan drainase, memastikan setiap langkah berjalan sesuai dengan rencana.
Paket kegiatan drainase tersebar di sejumlah wilayah strategis seperti Kecamatan Majenang, Sidareja, Jeruklegi, Kroya, hingga wilayah eks-Kotip Cilacap.
Sebagian besar kegiatan mencakup pembangunan dan rehabilitasi saluran pembuang serta penataan sistem drainase secara menyeluruh.
Munif menjelaskan bahwa nilai kontrak untuk setiap paket pekerjaan bervariasi, mulai dari Rp 70 juta hingga Rp 200 juta. Selain itu, terdapat pula pekerjaan yang melalui proses tender atau e-procurement dengan nilai hampir mencapai Rp 800 juta.
Yang menjadi sorotan tahun ini adalah Rehabilitasi Saluran Pembuang Kalimantan Yasa yang telah memasuki tahap ketiga pelaksanaannya. Proyek ini mendapat perhatian khusus mengingat kompleksitas dan dampaknya terhadap sistem drainase keseluruhan di wilayah tersebut.
Pencapaian PSDA Kabupaten Cilacap ini penting untuk diperhatikan karena menyangkut peningkatan infrastruktur vital yang berfungsi mencegah banjir dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Drainase yang efektif tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penduduk lokal tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengurangan risiko kerusakan akibat banjir.
Proyek drainase di Kabupaten Cilacap ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur dasar guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempertahankan kelestarian lingkungan.
Dengan adanya grand design yang disusun oleh PSDA, diharapkan mampu menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam merancang dan melaksanakan proyek serupa.
Selanjutnya, fokus pemerintah daerah tetap pada peningkatan kualitas infrastruktur dan penyelesaian proyek sesuai jadwal tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir.
Pengalaman dari proyek ini menunjukkan bahwa meskipun ada kendala cuaca dan medan yang menantang, dengan manajemen proyek yang baik serta koordinasi lintas sektor, semua hambatan dapat diatasi.
Proyek drainase yang diselesaikan ini mencerminkan komitmen pemerintah Kabupaten Cilacap dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur dasar yang andal.
Dengan demikian, pembangunan berkelanjutan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata.
Kemajuan dalam sektor infrastruktur seperti ini juga membuka peluang bagi investor untuk datang ke daerah tersebut karena ketersediaan fasilitas dasar sudah semakin baik.
Hal ini tentunya memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal serta menciptakan lapangan kerja baru bagi warga setempat.
Sebagai catatan tambahan, perhatian terhadap detail teknis dalam pelaksanaan proyek sangat penting agar hasilnya optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur agar mampu bekerja lebih efektif dan efisien.
Dengan telah selesainya proyek-proyek ini, PSDA Kabupaten Cilacap berharap dapat melanjutkan inovasi-inovasi lain dalam pengelolaan sumber daya air demi menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. (jul/fam)
















