Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sampah Harian di Cilacap Capai 954 Ton

Sampah harian capai 954 tonSampah harian capai 954 ton
TUMPUKAN SAMPAH : Salah satu TPA di Kabupaten Cilacap.

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pengelolaan sampah di Kabupaten Cilacap telah memasuki tahap kritis. Data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menunjukkan bahwa timbulan sampah harian di wilayah ini mencapai 954,54 ton, setara dengan 348.406,57 ton per tahun.

Jumlah ini terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.

Jenis sampah yang paling mendominasi adalah sisa makanan, mencapai 39,26 persen dari total sampah. Selain itu, sampah plastik menjadi jenis kedua terbesar dengan persentase 19,74 persen.

Dari sisi sumbernya, rumah tangga merupakan kontributor utama, menyumbang sebesar 53,74 persen dari keseluruhan timbulan sampah tersebut.

“Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi kami karena fasilitas yang ada belum mampu menampung seluruh timbulan sampah harian,” ujar Ady Setiawan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilacap.

Menurut Ady Setiawan, tingginya volume sampah saat ini belum sebanding dengan kapasitas pengelolaan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Saat ini, Kabupaten Cilacap memiliki empat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) aktif yang tersebar di Tritih Lor, Sidareja, Binangun, dan Majenang. Namun demikian, keempat TPA tersebut belum mampu menampung semua sampah yang terus bertambah setiap harinya.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap untuk mengurangi laju pertumbuhan sampah. Langkah-langkah tersebut mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah dari rumah.

Selain itu, penguatan peran bank sampah serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai juga termasuk dalam strategi pengendalian.

Namun demikian, Ady mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan tersendiri.

Banyak warga yang belum terbiasa untuk memilah sampah atau bahkan masih membuang sampah secara sembarangan.

“Upaya kami akan terus berjalan,” tegasnya.

“Tetapi ini tidak bisa berhasil tanpa dukungan dari masyarakat. Kesadaran untuk mengurangi sampah terutama plastik dan sisa makanan harus tumbuh dari rumah tangga.” ucapnya menambahkan.

Menghadapi situasi ini memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar solusi dapat dicapai secara efektif.

Edukasi rutin tentang pengelolaan sampah perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kelestarian alam sekitar.

Pada tingkat rumah tangga, kebiasaan memilah dan mengolah kembali barang-barang bekas bisa memberikan dampak signifikan terhadap penurunan jumlah sampah yang berakhir di TPA.

Para ahli lingkungan menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam menyusun strategi inovatif untuk menangani masalah limbah secara berkelanjutan.

Dengan menggandeng berbagai pihak seperti komunitas lokal hingga perusahaan besar untuk turut serta dalam program daur ulang atau kegiatan pemanfaatan limbah lainnya bisa menjadi salah satu cara efektif dalam mengatasi permasalahan ini.

Di sisi lain, teknologi pengelolaan limbah modern juga dapat diintegrasikan guna meningkatkan efisiensi sistem pembuangan akhir serta mendorong inisiatif hijau melalui penggunaan bahan ramah lingkungan atau energi terbarukan sebagai alternatif plastik konvensional.

Langkah-langkah kolektif semacam inilah yang pada akhirnya mampu menghadirkan perubahan positif bagi masa depan lingkungan Kota Cilacap serta generasi mendatangnya jika diterapkan secara konsisten baik oleh pihak otoritas maupun masyarakat luas. (ray/stch)

Berita Sebelumnya
Aktivitas penambangan dilarang dekat jembatan

Aturan Baru, Aktivitas Penambangan Material di Sungai Dilarang Dekat Jembatan dan Bendungan

Berita Selanjutnya
Sejumlah pekerja penerima bantuan subsidi upah (bsu) 2025 mengeluhkan adanya perbedaan informasi antara data di situs bpjs ketenagakerjaan dan aplikasi pospay

Lolos BSU di BPJS Ketenagakerjaan tapi Tak Terdaftar di Pospay? Ini Solusinya