Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dukung Penurunan Angka Stunting Berbasis Pangan Lokal, PKK Cilacap Adakan Lomba Masak Ikan

Angka stunting di daerah lokus masih tinggiAngka stunting di daerah lokus masih tinggi
Tim Penggerak PKK Ira Tanti Syamsul bersama tim juri saat meninjau olahan ikan lele dari salah satu peserta.

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di wilayah ini tercatat sebesar 15,6 persen. Angka ini menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 18,5 persen.

Meski demikian, angka tersebut masih dianggap tinggi jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan populasi balita, sehingga diperlukan langkah-langkah percepatan untuk mengatasinya.

Untuk mendukung penurunan angka stunting, Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap menyelenggarakan lomba masak dengan bahan utama ikan lele.

Acara ini melibatkan perwakilan PKK dari berbagai kecamatan. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul, menjelaskan bahwa ikan lele dipilih karena mudah didapatkan, terjangkau, dan kaya akan nutrisi.

“Ikan lele sangat mudah didapat dan harganya terjangkau,” ujar Ira Tanti Syamsul pada Rabu (9/7).

“Yang lebih penting, kandungan gizinya tinggi. Sangat cocok untuk mencegah stunting, terutama pada anak usia dini.” lanjutnya.

Ira menekankan bahwa pencegahan stunting harus terus digalakkan melalui edukasi gizi berbasis pangan lokal seperti olahan ikan lele.

Ia berharap menu-menu inovatif dari lomba ini bisa diterapkan di posyandu-posyandu desa atau kelurahan dengan tingkat stunting yang tinggi.

“Harapan kami menu-menu variatif dari ajang lomba ini dapat diterapkan atau diduplikasi pada masing-masing posyandu di desa atau kelurahan terutama di daerah lokus stuntingnya masih tinggi,” tandasnya.

Lebih lanjut, Ira menegaskan bahwa masalah stunting bukan hanya tanggung jawab satu dinas saja tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektoral.

“Stunting bukan tupoksi Dinas Kesehatan saja,” katanya.

“Tapi kita butuh kolaborasi dari dinas lain seperti Dinas Perikanan, Dinas Pangan atau dinas lainnya. Jika semua bergerak, maka angka 15 persen bukan mustahil untuk diturunkan.” lanjutnya menegaskan.

Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak terkait dan pemanfaatan sumber daya lokal seperti ikan lele, harapannya angka prevalensi stunting dapat terus ditekan.

Lomba masak ini hanyalah salah satu cara untuk memotivasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya asupan gizi seimbang bagi pertumbuhan anak.

Selain itu, kegiatan seperti lomba memasak ini juga berperan sebagai medium edukasi bagi ibu-ibu rumah tangga tentang manfaat gizi yang terkandung dalam makanan lokal yang mungkin sering kali dianggap remeh.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong implementasi praktik memasak sehat di lingkungan keluarga maupun komunitas sekitar.

Dukungan terhadap pengurangan angka stunting juga datang dari berbagai sektor selain kesehatan, seperti pendidikan dan sosial ekonomi. Semua pihak perlu bekerja sama dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak agar mereka tumbuh sehat dan cerdas.

Pendekatan holistik dalam pencegahan dan penanganan masalah gizi buruk termasuk stunting memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat serta pemangku kebijakan.

Dengan adanya komitmen bersama dan kerjasama lintas sektor yang kuat, upaya untuk menekan prevalensi stunting menjadi lebih efektif.

Peran serta masyarakat sangatlah penting agar program-program pemerintah terkait pangan lokal dan gizi seimbang dapat berjalan dengan baik dan mencapai sasaran yang tepat.

Partisipasi aktif dari komunitas setempat dapat mempercepat pencapaian target penurunan angka stunting sesuai harapan pemerintah daerah.

Melalui langkah-langkah strategis dan sinergi antar lembaga maupun masyarakat luas, tantangan dalam mengatasi masalah stunting diharapkan dapat teratasi secara berkelanjutan hingga mencapai hasil yang optimal demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih baik. (jul/stch)

Berita Sebelumnya
Program back to school di depo pelita

Belanja Seru & Banyak Diskon Program Back To School di Depo Pelita Sokaraja

Berita Selanjutnya
Diduga rem blong, truk boks masuk jurang

Kecelakaan di Bayeman Karangreja Purbalingga: Diduga Rem Blong, Truk Boks Masuk Jurang