Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

480 Atlet Ikuti Pra Popda Jawa Tengah Zona 6 di Banjarnegara

480 Atlet Ramaikan Pra Popda Jateng480 Atlet Ramaikan Pra Popda Jateng
TANDING: Para atlet saat bertanding dalam cabang olahraga basket di Gor Cenderawasih Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Sebanyak 480 atlet dan pelatih dari lima kabupaten mengikuti Pra Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra Popda) Jawa Tengah Zona 6 yang resmi dibuka di Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (29/7/2026).

Ajang ini menjadi tahap penting dalam proses seleksi atlet pelajar terbaik tingkat SMA yang akan mewakili daerahnya pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026.

Pra Popda Zona 6 berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Juli 2026.

Total peserta yang ambil bagian terdiri atas 385 atlet dan 95 pelatih dari lima kabupaten di wilayah eks Karesidenan Banyumas dan sekitarnya.

Adapun lima daerah yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini adalah Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Brebes.

Seluruh kontingen akan bersaing untuk memperebutkan tiket menuju Popda Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Untuk mendukung kelancaran pertandingan, panitia menyiapkan sejumlah venue olahraga di Banjarnegara.

Beberapa lokasi yang digunakan antara lain Lapangan Basket Cenderawasih, Surya Yudha Sport Center, Jascon Sport Center, serta Stadion Soemitro Kolopaking.

Empat cabang olahraga dipertandingkan dalam Pra Popda Jateng Zona 6 tahun ini, yaitu bola basket, bola voli, sepak bola, dan sepak takraw.

Keempat cabang tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet pelajar yang telah menjalani latihan intensif di daerah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, mengatakan bahwa Pra Popda bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang.

Menurutnya, ajang ini memiliki peran penting sebagai sarana pembinaan dan penjaringan atlet muda yang berpotensi tampil di level yang lebih tinggi.

Ia menjelaskan bahwa atlet-atlet pelajar yang tampil di Pra Popda merupakan calon-calon terbaik yang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.

“Pra Popda ini menjadi kesempatan untuk melihat potensi bibit-bibit unggul, khususnya atlet pelajar tingkat SMA yang nantinya dipersiapkan menghadapi Popda Jawa Tengah,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, Banjarnegara menurunkan kekuatan penuh di seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Setiap tim telah dibekali target prestasi sesuai kemampuan masing-masing.

Menurut Yusuf, cabang bola basket menjadi salah satu nomor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi Banjarnegara.

Meski demikian, cabang olahraga lainnya juga memiliki target tersendiri agar mampu memberikan hasil terbaik.

“Target pasti ada dari masing-masing cabang olahraga. Paling tidak di cabang basket kami berharap bisa memperoleh medali. Cabang lain juga memiliki target masing-masing, mudah-mudahan semuanya bisa tercapai,” katanya.

Selain mengejar prestasi, penyelenggaraan Pra Popda juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para atlet muda untuk meningkatkan mental bertanding, sportivitas, dan kemampuan teknik saat menghadapi lawan dari daerah lain.

Yusuf juga mengingatkan seluruh atlet agar terus berlatih secara disiplin dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kualitas permainan.

Menurutnya, kerja keras dan konsistensi menjadi kunci utama agar atlet pelajar mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.

Ia berharap atlet-atlet muda Banjarnegara maupun peserta dari kabupaten lain dapat terus berkembang sehingga mampu menjadi kebanggaan daerah dan Jawa Tengah pada masa mendatang.

“Pesan kami kepada atlet muda Banjarnegara, terus kembangkan kemampuan, berlatih dengan disiplin, dan manfaatkan waktu luang untuk latihan. Kami berharap ke depan atlet-atlet muda Banjarnegara, bahkan dari Zona 6, bisa mewakili Jawa Tengah pada jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Pra Popda Jateng Zona 6, pemerintah daerah berharap proses pembinaan olahraga pelajar dapat berjalan berkelanjutan.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi antarkabupaten, tetapi juga menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berbakat yang siap mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.

Dengan persaingan yang ketat di empat cabang olahraga, Pra Popda Jawa Tengah Zona 6 di Banjarnegara diharapkan mampu menghasilkan atlet-atlet terbaik yang akan tampil maksimal pada Popda Jawa Tengah 2026 mendatang. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Komisi Ojol Delapan Persen Diterapkan

Komisi Ojol 8 Persen Resmi Berlaku, Pemerintah Finalisasi Aturan Teknis

Berita Selanjutnya
Beasiswa LPDP (3)

LPDP Tahap 2 Berakhir 31 Juli, Masih Bisakah Memilih Kampus di Luar Daftar?