Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sektor Pertanian Jadi Target Utama KUR BRI 2025, Siap Salurkan Dana Rp30 Triliun

Sektor pertanian jadi target utama kur bri 2025Sektor pertanian jadi target utama kur bri 2025
Mayoritas penyaluran KUR BRI 2025 akan menyasar pelaku usaha di sektor pertanian

BANYUMASEKSPRES.ID, Pihak BRI (Bank Rakyat Indonesia) terus menunjukkan kesiapannya untuk mendorong laju kesuksesan para pelaku UMKM di wilayah Indonesia. Hal ini akan diwujudkan melalui peran aktif program KUR BRI dalam hal bantuan pembiayaan modal bagi para pelaku usaha menengah tersebut.

Program KUR BRI 2025 ini hadir menjadi opsi cerdas sarana pembiayaan usaha yang dapat mendorong terciptanya angka pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam waktu berkepanjangan.

Tercatat hingga pertengahan 2025 ini, pihak BRI telah berhasil menyalurkan dana KUR yang cukup besar kepada para pelaku UMKM Indonesia.

Dana Rp83,87 triliun atau sama dengan 47,9% dari total keseluruhan anggaran KUR BRI tahun ini sudah berhasil sampai ke tangan para pelaku UMKM.

Total anggaran dana KUR BRI 2025 saat ini telah ditetapkan sebesar Rp175,1 triliun. Seluruh dana yang telah dianggarkan tersebut nantinya akan disalurkan kepada para pelaku UMKM yang tengah mengalami kesulitan modal untuk mengembangkan usahanya.

Penyaluran KUR BRI 2025 akan berjalan dengan acuan beberapa hal penting yang berkaitan dengan kualitas kredit serta masalah pembayaran lainnya. Meskipun demikian, program KUR BRI ini akan tetap menjadi solusi terbaik bagi para pelaku UMKM di berbagai sektor industri.

Melalui bantuan pembiayaan modal dengan berbagai plafon pinjaman ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat terus memajukan usahanya dan menciptakan kestabilan ekonomi di kehidupan sehari-hari.

Hery Gunardi, selaku Direktur PT Bank Rakyat Indonesia saat ini, sempat menjelaskan bahwa KUR BRI 2025 ini akan mengambil peran kompleks dalam menjalankan upaya mendorong pengembangan usaha masyarakat menengah, terutama yang sedang terjerat masalah modal.

“KUR BRI ini akan menjadi salah satu instrument penting dalam urusan perluasan inklusi keuangan di era saat ini, terkhusus bagi para pelaku UMKM yang selama ini terkendala modal,” Ungkap Hery.

Petinggi BRI tersebut juga menambahkan bahwa selain menjadi solusi bantuan modal usaha, nyatanya program KUR BRI 2025 ini juga dapat membantu mendorong laju produktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor industri.

“Kami disini sangat percaya bahwa proses pembiayaan yang tepat sasaran akan dapat memperkuat kontribusi dan posisi masyarakat di berbagai sektor industri riil yang dapat menciptakan peningkatan laju petumbuhan ekonomi di lingkup nasional,” tambahnya.

KUR BRI 2025 akan memiliki plafon pinjaman mulai dari Rp50 – Rp500 juta yang siap digunakan oleh para nasabah kreditnya yang telah memenuhi syarat penerima.

Para pelaku usaha menengah dari berbagai sektor industri bisa dengan bebas mengajukan pinjaman modal usaha sesuai dengan kebutuhan. Namun, hingga saat ini terdapat beberapa sektor industri yang masih menjadi prioritas utama pihak BRI sebagai penerima bantuan KUR.

Terhitung selama 2025 ini, penyaluran KUR BRI 2025 mayoritas berada di bidang produksi. Sekitar 63,8% dari total anggaran KUR berhasil dicairkan oleh pelaku usaha yang terjun di sektor perikanan/tambak, perkebunan, pertanian, dan pengolahan bahan-bahan makanan lainnya.

Tetapi, sektor pertanian sekarang ini berhasil menduduki posisi pertama sebagai penerima KUR BRI 2025 terbesar di tanah air. Pihak BRI berhasil menyalurkan dana KUR BRI 2025 di sektor pertanian sebesar Rp37,1 triliun atau setara dengan 44,2% dari total anggaran.

Hal ini juga terlihat dari catatan pihak BRI yang menunjukkan mayoritas angka pendaftar program KUR BRI setiap tahunnya berstatus sebagai petani.

Capaian ini secara tidak langsung akan menunjukkan bahwa pihak BRI memiliki komitmen utuh akan pengembangan sektor industri yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal pangan.

Total penyaluran KUR BRI 2025 di sektor pertanian tersebut pada setiap periodenya dipercaya akan terus memuncak. Pasalnya, pihak BRI sendiri memprediksi bahwa di Indonesia masih banyak petani yang terkena masalah kekurangan modal sehingga membutuhkan bantuan pembiayaan usahanya.

Maka dari itu, inilah alasan mengapa sektor pertanian menjadi target utama penyaluran KUR BRI 2025. Para petani Indonesia pun nyatanya banyak yang memilih program KUR BRI 2025 ini untuk dijadikan bantuan modal usaha dibandingkan KUR dari bank lainnya. (dpp)

Berita Sebelumnya
Cek pip juli 2025

Cek PIP Bisa Lewat HP! Pertengahan Agustus Dana Siap Masuk Rekening Siswa

Berita Selanjutnya
Perolehan pbb kecamatan mirit tertinggi

Perolehan PBB Kecamatan Mirit Tertinggi di Kabupaten Kebumen