BANYUMASEKSPRES.ID, Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi Smart Band 11 di pasar China pada Sabtu, 5 September 2026, sebagai penerus generasi sebelumnya.
Gelang pintar terbaru Xiaomi ini membawa sejumlah peningkatan dibandingkan Smart Band 10, terutama pada kemampuan layar dan fitur pemantauan kesehatan.
Xiaomi Smart Band 11 mempertahankan panel AMOLED berukuran 1,72 inci yang sebelumnya juga digunakan pada Xiaomi Smart Band 10.
Meski ukuran layarnya tetap sama, Xiaomi memperbarui tingkat kecerahan maksimal menjadi 2.000 nit untuk memberikan tampilan lebih terang.
Sebagai perbandingan, Xiaomi Smart Band 10 memiliki tingkat kecerahan maksimal 1.500 nit, sehingga peningkatan generasi terbaru mencapai 500 nit.
Layar tersebut juga menggunakan bezel ultra-tipis dengan ketebalan sekitar 2 mm, sehingga area tampilan terlihat semakin luas dan modern.
Peningkatan kecerahan menjadi salah satu perubahan penting pada Xiaomi Smart Band 11 untuk menunjang penggunaan dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Dengan layar yang lebih terang, informasi pada gelang pintar ini seharusnya lebih mudah dilihat ketika pengguna berada di bawah sinar matahari langsung.
Dari sisi fisik, Xiaomi Smart Band 11 memiliki ketebalan sekitar 9,9 mm dengan bobot mencapai 15,58 gram tanpa tali.
Ukuran tersebut membuat Xiaomi Smart Band 11 tetap membawa desain ringkas untuk digunakan sepanjang hari tanpa membawa beban berlebihan.

Selain pembaruan layar, Xiaomi Smart Band 11 juga menawarkan fitur NFC yang menjadi tambahan penting pada varian tertentu.
Dukungan Near Field Communication atau NFC memungkinkan pengguna mengecek dan mengisi saldo kartu uang elektronik atau e-money dengan mudah.
Fitur NFC juga dapat digunakan untuk membaca informasi dari kartu yang sudah dilengkapi dengan NFC tag sesuai kebutuhan pengguna.
Namun, kemampuan NFC tersebut tidak tersedia pada semua model Xiaomi Smart Band 11 yang dipasarkan Xiaomi di China.
Fitur NFC hanya tersedia pada Xiaomi Smart Band 11 NFC, sedangkan versi standar tidak mendapatkan dukungan konektivitas tersebut.
Selain versi standar dan NFC, Xiaomi menyediakan varian All-metal serta Ceramic Edition bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih premium.
Pilihan varian tersebut memperluas opsi desain Xiaomi Smart Band 11 tanpa mengubah fungsi utama sebagai gelang pintar untuk aktivitas harian.
Pada sektor kesehatan, Xiaomi Smart Band 11 dibekali sensor dan fitur yang dirancang untuk merekam kondisi tubuh sepanjang hari.
Gelang pintar ini mampu memantau detak jantung sekaligus Heart Rate Variability atau HRV yang berkaitan dengan variasi waktu antardetak.
HRV merupakan variasi waktu di antara setiap detak jantung dan dapat menjadi salah satu indikator kondisi pemulihan tubuh pengguna.
Data HRV juga dapat membantu melihat respons tubuh terhadap aktivitas serta stres, sehingga pengguna memperoleh gambaran kondisi tubuhnya.
Selain pemantauan kesehatan, Xiaomi Smart Band 11 dapat merekam aktivitas olahraga dengan menyediakan beragam metrik latihan untuk pengguna.
Metrik tersebut membantu pengguna memantau performa ketika berolahraga dan melihat aktivitas fisik yang dilakukan melalui perangkat gelang pintar.
Xiaomi juga meningkatkan kemampuan pemantauan tidur pada Smart Band 11 agar pengguna memperoleh informasi lebih lengkap mengenai kebiasaan istirahat.
Perangkat ini dapat merekam durasi serta kualitas tidur, kemudian menyediakan informasi mengenai pola tidur pengguna selama periode pemantauan.
Seluruh data kesehatan dan aktivitas pada Xiaomi Smart Band 11 dapat dipantau melalui aplikasi pendamping Xiaomi yang terpasang di smartphone.
Untuk perangkat lunak, Xiaomi Smart Band 11 menjalankan sistem operasi HyperOS 4 yang menjadi bagian dari peningkatan perangkat terbaru.
Xiaomi Smart Band 11 juga memiliki sertifikasi 5ATM sehingga perangkat tahan terhadap air hingga tekanan setara kedalaman 50 meter.
Ketahanan tersebut berlaku dalam kondisi pengujian, sehingga sertifikasi 5ATM menjadi salah satu fitur pendukung aktivitas pengguna sehari-hari secara praktis.
Dari sisi daya, Xiaomi mengklaim Smart Band 11 mampu digunakan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya penuh.
Daya tahan tersebut menjadi salah satu aspek penting bagi pengguna yang menginginkan gelang pintar dengan frekuensi pengisian daya lebih jarang.
Xiaomi Smart Band 11 juga kompatibel dengan ekosistem perangkat Apple, sehingga pengguna perangkat tersebut tetap dapat memanfaatkan gelang pintar ini.
Untuk pasar China, Xiaomi menetapkan harga pre-order Xiaomi Smart Band 11 versi standar sebesar 289 yuan atau sekitar Rp751.000.
Sementara itu, Xiaomi Smart Band 11 NFC dibanderol 399 yuan atau sekitar Rp1,03 juta berdasarkan asumsi kurs tersebut.
Adapun varian All-metal dan Ceramic Edition memiliki harga 339 yuan atau sekitar Rp881.000 di pasar China berdasarkan informasi yang tersedia.
Informasi harga tersebut sebagaimana dirangkum dari NotebookCheck, sementara Xiaomi belum memberikan informasi pemasaran resmi untuk pasar Indonesia.
Sampai saat ini, belum diketahui kapan Xiaomi Smart Band 11 akan dipasarkan secara resmi di Indonesia oleh Xiaomi.
Harga resmi Xiaomi Smart Band 11 untuk pasar Indonesia juga belum tersedia, sehingga calon pengguna masih perlu menunggu informasi berikutnya.
Kehadiran Xiaomi Smart Band 11 membawa peningkatan pada layar, NFC, pemantauan kesehatan, olahraga, tidur, serta daya tahan baterai.
Rangkaian fitur tersebut membuat Xiaomi Smart Band 11 menjadi penerus yang menawarkan sejumlah pembaruan dibandingkan generasi sebelumnya di pasar China. (vip)














