Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bimtek Tata Kelola Sekolah Digelar di Cimanggu Cilacap, Fokus Perkuat Mutu Pendidikan

Satuan Pendidikan di Cimanggu Digembleng Tata Kelola dan DigitalisasiSatuan Pendidikan di Cimanggu Digembleng Tata Kelola dan Digitalisasi
SAMBUTAN : Korwil Cimanggu memberikan sambutan saat kegiatan Bimtek

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan satuan pendidikan di wilayah Korwil Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tata Kelola Satuan Pendidikan yang digelar di SD Negeri Panimbang 04, Kecamatan Cimanggu, Selasa (2/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Gugus Belajar SD Kabupaten Cilacap-11 Korwil Kecamatan Cimanggu tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman satuan pendidikan mengenai pengelolaan sekolah.

Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan tata kelola, tetapi juga mencakup Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), literasi, numerasi, hingga digitalisasi pembelajaran.

Penguatan berbagai aspek tersebut diharapkan dapat membantu sekolah dalam mengelola program secara lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Dengan tata kelola yang baik, berbagai program yang telah dirancang diharapkan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.

Korwil Kecamatan Cimanggu, Eko Sartono, SAg MM, menyampaikan bahwa penguatan tata kelola satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, sekolah membutuhkan pengelolaan program dan anggaran yang efektif agar setiap kegiatan dapat berjalan sesuai tujuan.

Transparansi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan tersebut sehingga penggunaan anggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap satuan pendidikan semakin memahami pentingnya tata kelola yang baik. Pengelolaan program dan anggaran harus dilakukan secara efektif, transparan, serta disesuaikan dengan kebutuhan sekolah sehingga bermuara pada peningkatan mutu pendidikan,” ujar Eko.

Melalui kegiatan Bimtek tersebut, sekolah didorong untuk melihat tata kelola bukan sekadar sebagai kegiatan administratif.

Pengelolaan yang baik perlu diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program yang memberikan manfaat nyata bagi proses pendidikan dan peserta didik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi dari Kasi Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Narti SPd MM.

Ia sekaligus membuka kegiatan Bimtek Penguatan Tata Kelola Satuan Pendidikan tersebut.

Materi yang disampaikan berkaitan dengan kebijakan serta penguatan tata kelola satuan pendidikan.

Pembahasan diarahkan untuk mendukung sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pengelolaan yang lebih baik.

Selain itu, Kartika Wahyuningsih MPd menyampaikan materi mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan tata kelola satuan pendidikan.

Peserta mendapatkan penguatan mengenai penerapan penjaminan mutu secara internal di lingkungan sekolah.

Proses tersebut mencakup sejumlah tahapan, mulai dari pemetaan kondisi sekolah, penyusunan program perbaikan, pelaksanaan program, pemantauan, hingga evaluasi.

Penerapan SPMI diharapkan dapat membantu sekolah mengetahui kondisi dan kebutuhan secara lebih jelas.

Dengan pemetaan yang dilakukan secara tepat, sekolah dapat menentukan langkah perbaikan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pengelolaan data satuan pendidikan juga menjadi salah satu bagian penting yang dibahas dalam kegiatan tersebut.

Sekolah didorong untuk memanfaatkan data sebagai dasar dalam mengidentifikasi berbagai kebutuhan.

Data tersebut dapat digunakan untuk membantu sekolah menyusun program, menentukan skala prioritas, hingga melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan.

Pemanfaatan data dalam pengelolaan sekolah dinilai penting agar program yang dirancang tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi disesuaikan dengan kondisi nyata satuan pendidikan.

Dengan data yang dikelola secara baik, sekolah dapat mengetahui bagian mana yang perlu mendapatkan perhatian dan menentukan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Evaluasi juga menjadi bagian penting dalam siklus pengelolaan tersebut. Hasil pelaksanaan program dapat ditinjau kembali untuk mengetahui efektivitasnya sekaligus menjadi bahan perbaikan untuk program berikutnya.

Selain tata kelola dan SPMI, kegiatan Bimtek juga memberikan perhatian terhadap penguatan literasi dan numerasi.

Literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang perlu terus dikembangkan dalam proses pembelajaran.

Sekolah diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang tidak hanya mendorong peserta didik untuk membaca dan berhitung, tetapi juga memahami informasi secara lebih mendalam.

Penguatan literasi diharapkan dapat membantu peserta didik memahami, mengolah, dan menganalisis informasi yang mereka temui.

Sementara itu, numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan menggunakan konsep matematika dalam memahami dan menyelesaikan persoalan kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran yang mengembangkan kedua kemampuan tersebut diharapkan dapat membuat peserta didik lebih mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam berbagai situasi.

Perkembangan teknologi juga menjadi bagian dari penguatan dalam kegiatan tersebut.

Digitalisasi pembelajaran menjadi salah satu materi yang diperkenalkan kepada peserta.

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membantu sekolah menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan pendidikan.

Melalui Bimtek ini, satuan pendidikan di wilayah Korwil Kecamatan Cimanggu diharapkan semakin memahami pentingnya tata kelola yang baik.

Penguatan tata kelola, penerapan SPMI, pemanfaatan data, serta pengembangan literasi, numerasi, dan digitalisasi pembelajaran menjadi bagian yang saling mendukung dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Dengan pengelolaan yang efektif dan program yang disusun berdasarkan kebutuhan sekolah, peningkatan kualitas layanan pendidikan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan. (wln/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Anggaran Terbatas, NPCI Pangkas Kontingen

NPCI Banyumas Pangkas Kontingen Peparprov Jateng 2026 karena Anggaran Terbatas

Berita Selanjutnya
Anggaran Rp 40 untuk KDKMP

Pemerintah Siapkan 40 Triliun dari Dana Desa untuk Cicilan Koperasi Merah Putih