Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sepang Jadi Kandidat Kuat Pengganti GP Bahrain di Kalender Formula 1 2026

Sepang Berpeluang Kembali Gelar FormulaSepang Berpeluang Kembali Gelar Formula
BERPELUANG KEMBALI: Sirkuit Sepang berpeluang kembali menjadi tuan rumah Formula 1 musim 2026 setelah masuk dalam opsi pengganti GP Bahrain dan GP Arab Saudi yang terancam dibatalkan

BANYUMASEKSPRES.ID, MALAYSIA – Setelah sembilan tahun absen dari kalender Formula 1, Sirkuit Sepang di Malaysia berpeluang kembali menjadi tuan rumah balapan F1 pada musim 2026.

Kesempatan tersebut muncul menyusul ketidakpastian penyelenggaraan Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi akibat konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) bersama Formula 1 dikabarkan tengah mempertimbangkan Sepang sebagai lokasi pengganti apabila seri di Bahrain dan Arab Saudi benar-benar tidak dapat digelar.

Sebelumnya, GP Bahrain hampir dipastikan kembali masuk kalender pada awal Oktober 2026, namun rencana tersebut berubah setelah situasi keamanan di kawasan tersebut memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Jika mendapatkan persetujuan, Grand Prix Malaysia dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026.

Seri tersebut akan mengisi celah kalender di antara GP Azerbaijan yang digelar pada 26 September dan GP Singapura pada 11 Oktober, sehingga alur logistik antartim tetap efisien.

Peluang Sepang semakin besar karena Formula 1 juga masih menghadapi ketidakpastian terkait penyelenggaraan GP Qatar dan GP Abu Dhabi.

Apabila konflik di Timur Tengah belum mereda hingga akhir musim, kedua balapan tersebut juga berpotensi dibatalkan sehingga kebutuhan akan sirkuit pengganti semakin mendesak.

Selain memiliki lisensi FIA yang memenuhi standar penyelenggaraan Formula 1, Sepang dinilai menjadi pilihan paling realistis karena lokasinya berdekatan dengan Singapura.

Faktor tersebut memungkinkan distribusi logistik tim menjadi lebih mudah dibandingkan memindahkan balapan ke kawasan lain yang lebih jauh.

Peluang tersebut semakin menguat setelah Wakil Menteri Belia dan Sukan Malaysia, Mohammed Taufiq Johari, mengonfirmasi bahwa pemerintah Malaysia telah menerima informasi mengenai kemungkinan Sepang menjadi tuan rumah pengganti GP Bahrain.

Pemerintah pun mulai melakukan pembicaraan awal dengan Formula 1 untuk membahas peluang tersebut.

Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim bersama Kementerian Belia dan Sukan disebut memberikan dukungan terhadap upaya mengembalikan Formula 1 ke Sepang.

Meski demikian, proses negosiasi masih berlangsung karena harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efisiensi biaya penyelenggaraan, kepastian sponsor, hingga kesiapan akomodasi dalam waktu yang relatif singkat.

Salah satu kekuatan utama Sepang adalah dukungan dari Petronas.

Perusahaan energi nasional Malaysia itu merupakan pemilik Sirkuit Sepang sekaligus sponsor utama tim Mercedes Formula 1.

Dukungan Petronas diyakini dapat mempermudah proses penyelenggaraan apabila Formula 1 resmi menunjuk Malaysia sebagai tuan rumah pengganti.

Selain itu, Sepang memiliki pengalaman panjang dalam menggelar ajang balap dunia.

Meskipun terakhir menjadi tuan rumah Formula 1 pada 2017, sirkuit tersebut masih rutin menggelar MotoGP sehingga dinilai tetap memiliki kesiapan operasional untuk menyelenggarakan balapan berskala internasional.

Formula 1 juga telah menyiapkan opsi lain apabila Sepang tidak dapat digunakan.

Sirkuit Portimao di Portugal dan Istanbul Park di Turki masuk dalam daftar alternatif, meski peluang keduanya dinilai lebih kecil karena terkendala kondisi cuaca yang kurang ideal pada penghujung musim balap.

Pembalap Mercedes, George Russell, berharap jumlah balapan pada musim 2026 tetap sesuai rencana.

Menurutnya, apabila seri di Timur Tengah batal digelar, Formula 1 sebaiknya segera mencari pengganti agar kalender tetap berisi 24 balapan.

“Saya ingin musim ini tetap berisi 24 balapan. Jika kami tidak bisa balapan di Timur Tengah, saya berharap ada dua balapan pengganti,” ujar Russell.

Apabila negosiasi berjalan lancar, kembalinya Formula 1 ke Sepang akan menjadi momen bersejarah bagi Malaysia.

Setelah hampir satu dekade tidak menjadi bagian dari kalender F1, sirkuit legendaris tersebut berpeluang kembali menyambut para pembalap dan penggemar balap dunia dalam salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
88 Tim Ramaikan Piala Ketua DPRD Banjarnegara

Piala Ketua DPRD Banjarnegara 2026 Diikuti 88 Tim, Jadi Ajang Pembinaan Pesepak Bola Muda