Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
360 Pramuka Cilacap Ikuti Raimuna Cabang VIII 2026, Didorong Kuasai Teknologi dan Kewirausahaan
TPST Karangpetir Banyumas Segera Beroperasi, Pelanggan Sampah di Tambak Bakal Dialihkan

TPST Karangpetir Banyumas Segera Beroperasi, Pelanggan Sampah di Tambak Bakal Dialihkan

TPST Sumpiuh Bakal Lepas Pelanggan TambakTPST Sumpiuh Bakal Lepas Pelanggan Tambak
MEMILAH: Karyawan TPST Sumpiuh sedang melakukan pemilahan sampah yang baru diambil dari pelanggan yang tersebar di empat kecamatan, Selasa (25/8)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Operasional Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Karangpetir di Desa Karangpetir, Banyumas, segera dimulai.

Kehadiran fasilitas pengelolaan sampah tersebut akan berdampak pada pembagian wilayah pelayanan sampah yang selama ini dilakukan oleh TPST Sumpiuh.

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPST Sumpiuh menyatakan siap menyesuaikan wilayah pelayanan apabila TPST Karangpetir mulai beroperasi.

Salah satu wilayah yang berpotensi mengalami penyesuaian adalah Kecamatan Tambak, yang selama ini masih masuk dalam cakupan pelayanan TPST Sumpiuh.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menghindari tumpang tindih pelayanan antara TPST Sumpiuh dengan fasilitas pengelolaan sampah yang baru.

Dengan pembagian wilayah yang lebih jelas, pengelolaan sampah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan sesuai wilayah masing-masing.

Ketua KSM TPST Sumpiuh, Aris Widarto, mengatakan pihaknya sudah memiliki pengalaman dalam melakukan penyesuaian wilayah pelayanan ketika terdapat TPST baru yang mulai beroperasi.

Sebelumnya, TPST Sumpiuh juga pernah menyesuaikan wilayah kerja setelah TPST di Desa Kedunggede, Kecamatan Banyumas, mulai beroperasi.

Sebelum fasilitas tersebut aktif, wilayah Kedunggede menjadi salah satu bagian dari pelayanan TPST Sumpiuh.

Menurut Aris, pembahasan mengenai pembagian wilayah biasanya dilakukan menjelang operasional TPST baru

. KSM TPST Sumpiuh nantinya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan penyesuaian pelayanan.

“Biasanya nanti ketika mendekati operasional TPST baru, kami diundang untuk membahas,” kata Aris, Selasa (25/8/2026).

Koordinasi tersebut penting agar perubahan pelayanan tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat.

Terutama bagi pelanggan yang selama ini sudah mendapatkan layanan pengangkutan sampah dari TPST Sumpiuh.

Saat ini, wilayah pelayanan TPST Sumpiuh mencakup empat kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, dan Kebasen.

Dengan segera beroperasinya TPST Karangpetir, wilayah Kecamatan Tambak berpotensi tidak lagi menjadi bagian dari pelayanan TPST Sumpiuh.

Pelepasan pelanggan di wilayah tersebut akan dilakukan melalui proses koordinasi dan penyesuaian wilayah.

Aris menilai proses penyesuaian kali ini kemungkinan tidak terlalu rumit. Salah satu alasannya adalah pelanggan TPST Sumpiuh di Kecamatan Tambak tidak memiliki kerja sama melalui nota kesepahaman atau MoU.

Mayoritas pelanggan di wilayah tersebut berasal dari rumah tangga yang menggunakan jasa pelayanan pengangkutan sampah.

“Di wilayah Kecamatan Tambak tidak ada pelanggan yang memakai MoU. Tidak seperti ketika TPST Kedunggede operasional, kami ada menyelesaikan dulu kesepakatan kerja sama yang ada di MoU,” ujar Aris.

Kondisi tersebut membuat proses pengalihan pelayanan diperkirakan lebih mudah dibandingkan ketika terjadi perubahan wilayah pelayanan sebelumnya.

KSM TPST Sumpiuh juga mencatat jumlah pelanggan pelayanan sampah di Kecamatan Tambak dalam beberapa waktu terakhir cenderung mengalami penurunan.

Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah mulai berkembangnya pengelolaan sampah secara mandiri di sejumlah desa.

Saat ini setidaknya sudah terdapat dua desa yang memiliki pengelolaan sampah sendiri.

Kondisi tersebut secara otomatis mengurangi jumlah rumah tangga yang membutuhkan pelayanan dari TPST Sumpiuh.

Selain adanya pengelolaan sampah di tingkat desa, pelayanan pengangkutan sampah TPST Sumpiuh di Kecamatan Tambak sebelumnya juga sempat menghadapi kendala keterbatasan armada.

Keterbatasan armada membuat jangkauan pelayanan ke sejumlah wilayah belum maksimal.

Kondisi tersebut kemudian berdampak pada sebagian pelanggan yang memilih berhenti menggunakan layanan pengangkutan sampah.

Persoalan armada kini mulai teratasi setelah adanya tambahan kendaraan dari dinas terkait.

“Sekarang pelayanan di Kecamatan Tambak sudah kembali maksimal dengan adanya tambahan satu armada dari dinas,” tandas Aris.

Bertambahnya fasilitas TPST di wilayah Banyumas diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah.

Kehadiran TPST Karangpetir menjadi bagian dari upaya menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih dekat dengan wilayah masyarakat.

Dengan pembagian wilayah pelayanan yang jelas, masing-masing fasilitas dapat menjalankan fungsi secara lebih optimal.

Masyarakat juga diharapkan mendapatkan kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab terhadap pelayanan pengangkutan dan pengelolaan sampah di wilayahnya.

Bagi TPST Sumpiuh, penyesuaian wilayah bukan menjadi persoalan baru.

Pengalaman ketika TPST Kedunggede mulai beroperasi menjadi modal bagi KSM untuk kembali melakukan koordinasi apabila TPST Karangpetir mulai menjalankan operasionalnya.

Di sisi lain, keberadaan pengelolaan sampah di tingkat desa juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanganan sampah.

Pengelolaan yang dilakukan sejak tingkat rumah tangga hingga fasilitas pengolahan dapat membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Dengan semakin banyaknya fasilitas pengelolaan sampah, diharapkan persoalan sampah di Banyumas dapat ditangani secara lebih terstruktur.

Kolaborasi antara pemerintah, KSM, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian penting agar pelayanan persampahan berjalan secara berkelanjutan.

Operasional TPST Karangpetir nantinya juga menjadi momentum untuk menata kembali wilayah pelayanan sampah di sekitar Tambak.

TPST Sumpiuh menyatakan siap mengikuti proses tersebut agar tidak terjadi tumpang tindih pelayanan sekaligus memastikan transisi pelanggan dapat berjalan dengan baik. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
360 Pramuka Penegak Pandega Ikuti Raimuna

360 Pramuka Cilacap Ikuti Raimuna Cabang VIII 2026, Didorong Kuasai Teknologi dan Kewirausahaan