Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Desa Bingkeng Cilacap, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

Longsor Tutup Jalan DesaLongsor Tutup Jalan Desa
TERTUTUP LONGSOR : Kondisi pasca longsor yang menutup akses jalan Desa Bingkeng Kecamatan Dayeuhluhur

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, terjadi bencana alam yang mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Tanah longsor yang terjadi pada Kamis, 14 Mei, menutup akses jalan desa secara total.

Insiden ini memicu langkah cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap yang segera melakukan penanganan dengan menggunakan alat berat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, menjelaskan bahwa longsor ini terjadi di dua titik berbeda dengan ukuran yang cukup signifikan.

Total panjang longsoran mencapai sekitar 50 meter dengan ketebalan material mencapai antara 1 hingga 2,5 meter.

“Material longsoran cukup tebal, sehingga akses jalan tertutup total dan tidak bisa dilewati,” ungkap Taryo pada Jumat, 15 Mei.

Akibat dari kejadian ini, jalan desa tidak dapat dilalui baik oleh kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.

Ini tentu menjadi masalah serius bagi warga setempat karena aksesibilitas merupakan hal penting untuk kelangsungan hidup sehari-hari mereka.

Dalam situasi darurat seperti ini, koordinasi yang baik antara pihak pemerintah dan masyarakat menjadi sangat krusial.

Taryo mengungkapkan bahwa BPBD bersama Pemerintah Desa Bingkeng langsung berkoordinasi untuk menangani situasi darurat ini.

Mengingat jumlah material longsoran yang terlalu banyak untuk dibersihkan secara manual, Pemdes Bingkeng dan BPBD Kabupaten Cilacap kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.

Tindakan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam penanggulangan bencana.

Pada Kamis pagi, tim BBWS Citanduy telah melakukan survei lokasi untuk mengevaluasi kondisi dan menentukan langkah-langkah selanjutnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, alat berat tiba di lokasi dan langsung dioperasikan untuk membersihkan material longsoran yang menghalangi akses jalan tersebut.

“Alat berat sudah mulai bekerja melakukan pembersihan material longsoran di dua titik yang menutup jalan desa,” kata Taryo.

Proses penanganan ini berlangsung secara intensif dan BPBD Cilacap juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.

Hal ini sangat penting agar aktivitas warga bisa kembali normal secepat mungkin.

“Terima kasih dukungan dari semua pihak termasuk BBWS Citanduy, karena informasi dari lapangan saat ini menyebutkan bahwa akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan,” jelasnya lebih lanjut.

Namun begitu, meski upaya penanganan telah dilakukan dan jalur akses sudah mulai dibuka kembali, Taryo tetap mengingatkan kepada warga setempat untuk tetap waspada.

Kondisi tanah di wilayah tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan terutama saat hujan turun.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi warga agar tidak lengah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam lebih lanjut.

Warga di sekitar lokasi longsor juga disarankan untuk memperhatikan cuaca dan kondisi lingkungan mereka dengan lebih seksama.

Mengingat bahwa bencana alam seperti tanah longsor sering kali dipicu oleh faktor cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang tidak stabil, kewaspadaan menjadi kunci dalam mencegah jatuhnya korban jiwa atau kerugian materiil lainnya.

Dalam konteks penanggulangan bencana seperti ini, kehadiran alat berat tentu sangat membantu proses pemulihan pasca bencana.

Dengan adanya teknologi modern dan kerjasama antar lembaga pemerintah serta masyarakat lokal, harapan untuk segera mendapatkan kembali aksesibilitas penuh semakin terbuka lebar. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ribuan Peserta Meriahkan Harlah MAN

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Harlah ke-36 MAN 2 Kebumen, Suasana Meriah dan Penuh Kebersamaan

Berita Selanjutnya
Empat Barung Terbaik Wakili Banjarnegara

Empat Barung Pramuka Terbaik Banjarnegara Siap Berkompetisi di Pesta Siaga Jateng 2026